BRI Super League: Hadapi Bali United, Arema FC Coba Melawan Kesialan

Arema FC berharap keberuntungan ada di pihak mereka kali ini, saat bertandang menghadapi Bali United pada pekan ke-16 BRI Super League 2025/26.

Bola.com, Denpasar - Arema FC dalam masa yang cukup sulit di BRI Super League 2025/2026. Contoh terdekat, dalam lima pertandingan, Singo Edan tidak pernah menang. Perinciannya adalah tiga kali imbang dan dua kali kekalahan.

Hasil itu jelas menjadi catatan yang kurang apik untuk bisa mendapatkan sanjungan. Situasi ini bisa saja akan berlanjut jika skema pelatih Arema, Marcos Santos, saat menghadapi Bali United di Stadion Dipta dalam pekan ke-16 BRI Super League 2025/2026, tidak berjalan baik.

Siap-siap saja Aremania kembali memberikan kritik pedas untuk klub yang sudah berdiri sejak 1987 tersebut.

Sebenarnya ada peluang yang bagus bagi Arema untuk memenangkan pertandingan karena Bali United juga tidak memiliki catatan impresif di kandang sendiri musim ini.

Hanya satu kali menang dalam tujuh penampilan di kandang sendiri, seharusnya bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Arema.

Namun bagi Dedik situasi pertandingan tidak bisa disamaratakan.

"Itu menjadi catatan bagi kami, tetapi situasi setiap pertandingan berbeda. Kami fokus pada permainan kami sendiri dan berusaha tampil maksimal,” ucapnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 3 halaman

Berharap Keberuntungan

Kekuatan kedua tim jika dilihat dalam statistic cukup berimbang. 18 kali pertemuan, Bali United dan Arema FC sama-sama meraih tujuh kali kemenangan dan 4 pertandingan berakhir remis.

Situasi ini menurut Dedik dinilai bukan menjadi masalah karena kondisi dan komposisi pemain yang selalu berubah membuat setiap laga memiliki tantangan tersendiri. Sebagai pengingat, Bali United sempat menang telak 6-1 di Stadion Dipta, delapan tahun lalu.

"Sejarah tentu ada, tetapi situasinya selalu berbeda. Kami tidak bisa terlalu terpaku pada masa lalu. Yang terpenting adalah bagaimana pemain percaya diri dan menjalankan rencana permainan dengan baik. Jika ada peluang untuk meraih poin di sini, tentu itu akan sangat bagus," ucap pemain senior di Arema tersebut.

Perihal performa Arema yang belum meraih kemenangan dalam beberapa laga terakhir, Dedik menyebut faktor keberuntungan masih menjadi ganjalan bagi timnya.

"Dalam beberapa pertandingan terakhir, sebenarnya permainan Arema sudah cukup bagus, baik kandang maupun tandang. Tapi, memang ada satu faktor yang belum kami miliki, yaitu keberuntungan. Mudah-mudahan di laga ini faktor itu berpihak kepada Arema," harapnya.

3 dari 3 halaman

Antisipasi Kiper Bali United

Sebagai striker, Dedik menaruh perhatian khusus pada kualitas kiper dan lini pertahanan Bali United yang dikenal solid musim ini. Kebetulan, kiper tuan rumah, Mike Hauptmeijer, berstatus kiper dengan penyelamatan terbanyak, 62 kali.

Dalam beberapa pertandingan, kiper asal Belanda ini juga mampu membuat gawang Bali United nirbobol.

Meski begitu, kubu Singo Edan disebut telah menyiapkan strategi khusus.

"Kiper Bali United memang bagus dan punya catatan yang baik musim ini. Tapi, di latihan, kami sudah menyiapkan strategi khusus untuk para pemain depan. Semoga bisa diterapkan dengan baik di pertandingan," lanjut Dedik.

Ia menambahkan, kepercayaan diri para penyerang Arema tetap terjaga, meski kerap gagal memaksimalkan peluang. Satu di antaranya adalah ketika gol yang dicetak Dedik saat menghadapi Persita di laga tunda pekan ke-8, dianulir wasit.

"Kepercayaan diri tetap ada. Kami sering menciptakan peluang, hanya kadang kurang beruntung dalam penyelesaian akhir. Semoga kali ini keberuntungan datang dan membantu Arema meraih hasil terbaik," kata Dedik.

Video Populer

Foto Populer