Serangkaian Insiden di Liga 4 Bikin PSSI Gerah, Emergency Meeting Digelar Tengah Malam

PSSI bergerak cepat merespons sejumlah insiden serius yang mencoreng jalannya kompetisi Liga 4 musim 2025/2026. Federasi menggelar rapat darurat atau emergency online meeting bersama PSSI Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Bola.com, Jakarta - PSSI bergerak cepat merespons sejumlah insiden serius yang mencoreng jalannya kompetisi Liga 4 musim 2025/2026. Federasi menggelar rapat darurat atau emergency online meeting bersama PSSI Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Rapat tersebut membahas berbagai peristiwa luar biasa yang terjadi sepanjang pelaksanaan Putaran Provinsi Liga 4. Sejumlah insiden itu bahkan viral di media sosial dan memicu kecaman luas dari publik.

Situasi ini dinilai tidak bisa dipandang sebelah mata. PSSI menilai, apa yang terjadi di level daerah tetap membawa dampak langsung terhadap citra sepak bola Indonesia secara keseluruhan.

Karena itu, federasi menegaskan perlunya langkah tegas agar kompetisi akar rumput tetap berjalan sesuai prinsip sportivitas dan keselamatan semua pihak.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 5 halaman

Dihadiri Jajaran Elite PSSI dan Asprov Jawa Tengah–Jawa Timur

Rapat daring tersebut diikuti sejumlah petinggi PSSI, di antaranya Wakil Ketua Umum Zainudin Amali, Sekretaris Jenderal Yunus Nusi, anggota Exco Rudy Yulianto dan Kairul Anwar, Ketua Komite Disiplin Umar Husin, serta perwakilan Departemen Wasit Pratap Singh.

Selain itu, pertemuan juga melibatkan perwakilan PSSI Jawa Tengah, PSSI Jawa Timur, manajer klub, hingga panitia pelaksana pertandingan Liga 4 di kedua provinsi tersebut.

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, mengatakan rapat darurat ini digelar atas arahan langsung Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Eksekutif Komite.

“Atas arahan Ketua Umum Bapak Erick Thohir dan Eksekutif Komite PSSI, terkait persoalan-persoalan luar biasa yang saat ini terjadi pada event-event sepak bola Indonesia, khususnya di Liga 4 di Jawa Timur dan Jawa Tengah, kami diminta untuk segera mengambil langkah tegas,” ujar Yunus.

 

3 dari 5 halaman

PSSI Siapkan Sanksi Lebih Luas, Tak Hanya Pemain

Menurut Yunus, insiden-insiden tersebut tidak hanya melibatkan tindakan tidak sportif pemain, tetapi juga berdampak luas terhadap ekosistem sepak bola nasional.

“Akibat dari tindakan sejumlah pemain, media sosial menjadi sangat ramai dan mendiskreditkan nama sepak bola Indonesia, khususnya PSSI,” kata Yunus.

PSSI pun menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh sekaligus menyiapkan penambahan regulasi khusus untuk Liga 4. Sanksi yang disiapkan tidak akan berhenti pada individu pemain.

“Apabila terjadi hal-hal luar biasa, maka akan dilakukan evaluasi serta penambahan regulasi Liga 4 untuk memberikan sanksi. Sanksi tersebut tidak hanya ditujukan kepada pemain, tetapi juga kepada pelatih, manajer, ofisial, bahkan kepada klubnya,” tegas Yunus.

 

4 dari 5 halaman

Zainudin Amali: Daerah Tetap Dinilai sebagai Sepak Bola Indonesia

Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, menegaskan bahwa setiap insiden di level mana pun tetap akan dipersepsikan sebagai wajah sepak bola Indonesia.

“Kejadian di mana pun dan apa pun yang terjadi, itu akan selalu dilihat sebagai peristiwa sepak bola Indonesia. Terjadi di kabupaten, terjadi di provinsi, apalagi di tingkat nasional,” ujar Zainudin.

Ia juga mengingatkan bahwa sepak bola Indonesia berada di bawah pengawasan federasi internasional, sehingga setiap peristiwa di daerah berpotensi berdampak secara global.

“Kita berada di bawah pengawasan FIFA dan AFC. Apa pun yang terjadi di kabupaten atau provinsi, FIFA pasti menilainya sebagai kejadian sepak bola Indonesia,” katanya.

 

5 dari 5 halaman

Dipicu Aksi Tendangan Brutal yang Viral

Emergency meeting ini digelar menyusul sejumlah insiden keras yang terjadi di kompetisi Liga 4. Salah satunya terjadi pada laga Liga 4 Jawa Tengah antara Persikaba Blora melawan PSIR Rembang di Stadion Krida, Rabu (21/1/2026).

Dalam pertandingan tersebut, seorang pemain Persikaba Blora ditendang di bagian dada oleh kiper PSIR Rembang. Aksi itu viral dan menuai kecaman luas.

Insiden serupa juga terjadi di Liga 4 Jawa Timur pada pertandingan PS Putra Jaya melawan Perseta 1970 Tulungagung di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (5/1/2025).

PSSI memastikan konsolidasi akan terus dilakukan bersama asosiasi provinsi, perangkat pertandingan, dan seluruh pemangku kepentingan agar kompetisi Liga 4 berjalan dengan menjunjung sportivitas, fair play, serta keselamatan semua pihak.

Video Populer

Foto Populer