BRI Super League: Bernard Henry Doumbia, Striker Baru Bhayangkara FC yang Meledak di Jawa Timur!

Keberhasilan Bhayangkara FC menyapu bersih enam poin pada tur Jawa Timur tak lepas dari peran Bernard Henry Doumbia.

Bola.com, Jakarta - Keberhasilan Bhayangkara FC menyapu bersih enam poin pada tur Jawa Timur tak lepas dari peran Bernard Henry Doumbia. Persebaya dan Persik jadi korban keganasan striker asal Pantai Gading tersebut.

Lebih spesial lagi. Pemain yang didatangkan The Guardians of Saburai pada bursa transfer kedua musim ini jadi penentu kemenangan. Gol Henry Doumbia pada menit ke-70 membuat Persebaya tertunduk lesu dengan skor 1-2.

Begitu pula gol striker berusia 33 tahun itu di menit ke-74 menghentikan perlawanan heroik Persik yang harus mengakui kekalahan dengan skor 3-4.

"Dua pekan ini kami menjalani pertandingan besar melawan tim Jatim. Terutama laga kontra Persik sangat berat. Kami mencetak empat gol, dan Anda tahu, itu bukanlah sesuatu yang mudah," kata Henry Doumbia. 

Eks penggawa El Ettihad di Liga Arab Saudi ini mengungkapkan taktik jitu yang diterapkan pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster.

"Lawan Persik, kami menguasai lapangan. Kami ikuti instruksi coach Paul Munster agar kami harus bertahan di garis pertahanan bawah dan bermain sesuai rencana dengan transisi cepat. Terima kasih Tuhan kami bisa menang," ucapnya.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Harus Beradaptasi

Sejak resmi teken kontrak pada 16 Januari lalu, Henry Doumbia telah tampil dalam lima pertandingan. Dia langsung mendapat kepercayaan Paul Munster mengisi starting XI klub berjulukan The Guardians of Saburai itu.

Meski sarat pengalaman berkarir di berbagai negara, Henry Doumbia mengakui harus beradaptasi dengan rekan setimnya dan gaya bermain yang diinginkan Paul Munster.

"Mencetak dua gol penentu kemenangan di partai tandang sangat bagus bagi saya dan tim. Sebelumnya saya bermain di tiga pertandingan tanpa gol. Jadi sebagai seorang striker, ini agak aneh bagi saya. Namun saya berterima kasih kepada pelatih yang selalu memberi kekuatan dan kepercayaan diri. Juga dukungan teman-teman di tim," ucapnya.

 

 

Perjalanan Masih Berat

Lepas dari pencapaian fantastis itu, Henry Doumbia tetap mengutamakan target kolektif.

"Dengan hasil bagus di luar kandang dengan tiga kali menang dan sekali seri, kini kami lebih mudah untuk masuk ke jalurnya. Namun yang penting bukanlah dua gol dalam dua pertandingan tersebut, melainkan dua kemenangan itu. Enam poin lagi melawan Persebaya dan Persik sesuatu yang harus kita jaga untuk pertandingan berikutnya," tuturnya.

Pemain yang terakhir merumput di Liga Super Malaysia bersama PDRM ini sadar perjalanan Bhayangkara FC di sisa musim ini sangat berat.

"Kami ingin terus melangkah lebih jauh di trek yang sudah bagus ini. Kita tak boleh puas dengan hasil itu. Kita harus fokus pada pertandingan berikutnya. Kita harus terus bekerja keras, karena kita tak tahu hasil akhir dari perjalanan panjang musim ini," pungkasnya.

Video Populer

Foto Populer