Racikan Skuad Berbuah Manis, Persijap Catat Tren Positif dan Terus Menanjak di BRI Super League

Perubahan komposisi skuad Persijap buahkan rekor fantastis. Tren impresif berlanjut, Laskar Kalinyamat kian Melesat di BRI Super League 2025/2026.

Bola.com, Jepara - Persijap Jepara kini mulai memasuki periode terbaik setelah menggulingkan PSBS Biak pada laga pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026. Komposisi pemain baru dan ide permainan yang berbeda berhasil membawa Laskar Kalinyamat melesat.

Kemenangan atas PSBS dengan skor 2-0 yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, Jumat (24-4-2026), makin memperkuat catatan positif Persijap pada putaran kedua ini. Dengan hasil itu, mereka kini sudah mengukir tiga kemenangan beruntun.

Sebelum menggulung PSBS, Laskar Kalinyamat telah menggasak Bhayangkara FC (2-1) dan Semen Padang (2-0).

Padahal, pada putaran pertama lalu, Wahyudi Hamisi dkk. selalu mengalami kekalahan dari ketiga lawannya tersebut.

Ketika itu, Persijap harus menelan pil pahit saat tumbang di kandang Persebaya Surabaya (0-4) dan Bhayangkara FC (0-2). Kemudian, ketika menjamu Semen Padang di kandangnya sendiri, anak asuh Mario Lemos harus menyerah dengan skor 1-2.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Dampak Perubahan Komposisi

Bek asing Persijap, Diogo Brito, menjadi satu di antara pemain yang merasakan perbedaan signifikan dari pertemuan-pertemuan tersebut. Sebagai pemain yang sudah bergabung sejak awal musim, ia mengakui ada perubahan signifikan yang dialami Laskar Kalinyamat.

Perombakan komposisi pemain asing, menurut bek asal Portugal itu, punya peran krusial di balik melonjaknya performa Persijap. Di lini pertahanan, misalnya, dia kini berduet dengan bek asal Spanyol, Jose Luis Espinosa Arroyo.

Dari kolaborasi keduanya, Persijap kini mulai minim kebobolan dan mengukir delapan laga tanpa tersentuh kekalahan.

Selama rekor itu bertahan, Laskar Kalinyamat hanya kemasukan empat gol saja dari empat laga dan bisa mengukir lima cleansheet.

"Jika dibandingkan putaran pertama, situasinya memang berbeda. Kami memiliki pemain-pemain yang berbeda. Ide permainannya juga berbeda. Ini yang membuat situasinya tidak sama. Beruntungnya kini kami bisa berada di situasi yang jauh lebih baik," ujar Diogo.

Kehadiran pemain asing lain juga memberikan dampak positif. Iker Guarrotxena, misalnya, mampu mencetak empat gol plus dua assist. Ada juga Borja Herrera yang mencetak dua gol dari tiga laga terakhirnya bersama Laskar Kalinyamat.

 

Harus Tetap Konsisten

Kendati berhasil mencatatkan performa yang mengesankan, Diogo berharap rekan-rekannya tak terlena. Menurut pemain berusia 26 tahun itu, Persijap masih memiliki sejumlah tantangan berat untuk bisa bertahan di kasta tertinggi.

Laskar Kalinyamat tak boleh lengah dalam menatap lima pertandingan terakhir. Apalagi, masih ada banyak tim-tim papan atas yang sudah menanti untuk dalam perjalanan menjauhi zona degradasi BRI Super League.

"Setiap pertandingan selalu memberikan tantangannya masing-masing. Kami berkompetisi di Super League yang sangat ketat. Setiap laga menyajikan kesulitannya sendiri untuk dimenangkan," lanjut Diogo.

 

Lima Laga Berat

Dari lima laga terakhir, Persijap bakal jumpa tim-tim yang saat ini sedang saling sikut di papan atas, dari Persija Jakarta yang berada di peringkat ketiga (pekan ke-31), Borneo FC di posisi kedua (pekan ke-33), dan Persib Bandung yang menjadi pemuncak klasemen sementara (pekan ke-34).

Laskar Kalinyamat tentu harus bersiap-siap dengan sederet tantangan berat ini. Sebab, mereka masih belum bisa dipastikan lolos dari ancaman degradasi, karena hanya terpaut lima poin dari Madura United di peringkat ke-16.

Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer