Transformasi Timnas Indonesia di Era John Herdman Tuai Pujian: Mimpi ke Piala Dunia 2030 Realistis

Performa Timnas Indonesia di bawah arahan John Herdman terus menunjukkan tren positif. Sejak ditunjuk sebagai pelatih kepala pada 3 Januari lalu, ia perlahan membawa perubahan signifikan pada skuad Garuda.

Bola.com, Jakarta - Performa Timnas Indonesia di bawah arahan John Herdman terus menunjukkan tren positif. Sejak ditunjuk sebagai pelatih kepala pada 3 Januari lalu, ia perlahan membawa perubahan signifikan pada skuad Garuda.

Dalam empat laga yang dijalani, Tim Merah-Putih mengukir hasil cukup menjanjikan. Di antaranya menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis serta kalah 0-1 dari Bulgaria di FIFA Series 2026, lalu memetik dua kemenangan beruntun pada FIFA Matchday 2026.

Timnas Indonesia membungkam Oman dengan skor 3-0 pada 5 Juni 2026, sebelum kembali meraih hasil positif usai menekuk Mozambik 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, empat hari berselang.

Peningkatan performa tersebut mendapat sorotan dari pengamat sekaligus legenda PSM Makassar, Luciano Leandro. Menurutnya, Timnas Indonesia kini berada di jalur yang tepat untuk mewujudkan target lolos Piala Dunia 2030.

 

 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Ketahanan Fisik Meningkat Drastis

Luciano menilai salah satu perkembangan paling mencolok dari Timnas Indonesia terletak pada aspek fisik. Ia melihat skuad Garuda mampu bersaing dengan tim-tim yang selama ini dikenal memiliki keunggulan dalam kekuatan dan daya tahan.

"Menghadapi tim-tim dengan keunggulan fisik alami seperti negara-negara Afrika, ketahanan fisik pemain Indonesia kini berada pada level yang jauh lebih kompetitif," ujar Luciano kepada Bola.com, Sabtu (13/6/2026).

"Program pelatihan intensif yang diterapkan tim kepelatihan berhasil meningkatkan stamina, daya tahan dalam duel satu lawan satu, serta intensitas pressing sepanjang 90 menit penuh."

"Kemampuan fisik yang prima ini memungkinkan Timnas Indonesia untuk mempertahankan disiplin posisi dan tidak mudah goyah saat menghadapi tekanan bertensi tinggi dari lawan," lanjutnya.

 

 

Mimpi Menuju Piala Dunia 2030 Bukan Hal Mustahil

Pelatih asal Brasil itu mengatakan, semua peningkatan yang tengah dibangun bermuara pada satu tujuan besar; membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030. Proses tersebut sedang berjalan melalui serangkaian laga kompetitif yang dilakoni skuad Garuda.

"Proses yang sedang dibangun hari ini melalui laga-laga kompetitif seperti melawan Oman dan Mozambik adalah investasi krusial untuk membentuk mentalitas juara dan kemandirian bermain," kata Luciano.

"Pelatih kepala terus bekerja keras tidak hanya untuk memenangkan turnamen regional terdekat seperti Piala AFF, FIFA ASEAN Cup atau Piala Asia, melainkan untuk membangun ekosistem taktis agar sepak bola Indonesia siap bersaing di panggung global tertinggi."

"Transformasi ini membuktikan sepak bola Indonesia sedang berjalan di trek yang benar. Laga kontra Oman dan Mozambik menjadi panggung pembuktian bahwa mimpi menuju Piala Dunia 2030 bukan hal mustahil, melainkan target realistis yang sedang diperjuangkan dengan kerja keras dan strategi matang," pungkasnya.

Video Populer

Foto Populer