Momen Kedatangan Pemain Asing Terakhir Arema FC Tinggal Menunggu Waktu

Muncul kabar jika Arema FC segera mendatangkan striker berusia 22 tahun asal Nigeria, yakni Samuel Otusanya.

Bola.com, Malang - Arema FC masih memiliki satu kuota untuk mendaftarkan pemain asing di BRI Super League 2026/2027. Itu karena striker Joel Vinicius yang baru saja dilepas beberapa hari lalu oleh tim berjulukan Singo Edan.

Bersamaan dengan itu, muncul kabar jika Arema FC segera mendatangkan striker berusia 22 tahun asal Nigeria, yakni Samuel Otusanya.

Namanya muncul karena situs transfermarkt mencatatnya sebagai pemain Arema FC. Situs itu dikenal tidak sembarangan mengubah status pemain di klub.

Hanya saja, manajemen Arema FC belum memberikan komentar terkait rumor itu.

“Nanti pasti akan kami infokan jika ada pemain baru yang bergabung,” kata General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Butuh Tambahan Penyerang Utama

Seperti sebelumnya, Arema FC menjaga betul informasi terkait pemain baru, karena banyak pertimbangan, seperti persyaratan administrasi hingga enggan pemain bidikannya ditikung klub lain.

Jika melihat kebutuhan Arema FC saat ini, baru ada dua orang yang berposisi asli striker murni, yakni Gustavo Henrique dan Mauro Zijlstra. Namun, hanya Zijlstra yang dalam kondisi fit.

Sedangkan Gustavo masih dalam pemulihan cedera otot paha. Ada kemungkinan dia belum bisa tampil dalam laga awal BRI Super League.

Artinya, Arema memang butuh tambahan penyerang utama untuk menghadapi kompetisi nanti.

Berkarier di Brasil

Sebenarnya, agak aneh jika Arema berencana menggaet striker asal Nigeri. Karena saat ini, mayoritas pemain asing Singo Edan berasal dari Brasil, karena gerbong tim kepelatihan juga berasal dari Brasil.

Namun, jika melihat pengalaman bermain Otusanya, ternyata sejak 2024 dia bermain kompetisi Brasil. Terakhir dia tampil bersama Athletic Club yang berada di kasta kedua Liga Brasil.

Hanya saja, selama di Brasil dia agak kesulitan bersaing. Dua tahun di Brasil, total baru 6 gol dicetak dalam dua musim, baik di kompetisi kasta kedua maupun ketiga.

Jika melihat rekaman video, karakter bermainnya memang tidak egois. Dia lebih sering melayani tandemnya di lini depan. Otusanya punya skill individu yang tenang ketika menghadapi kawalan pemain belakang.

Hal yang agak unik bagi pemain asal Nigeria, karena sejak muda dia sudah merantau ke Brasil. Bahkan karirnya dimulai di tahun 2022 di kasta kedua Norwegia bersama klub FK Haugesund II.

Video Populer

Foto Populer