Sukses


Carig Bellamy Kirim Kritikan Keras ke Manajer Tottenham Hotspur karena Terus Andalkan Harry Kane

Jakarta - Keputusan Mauricio Pochettino terus mengandalkan Harry Kane di lini depan Tottenham Hotspur membuat Craig Bellamy angkat bicara. Eks striker sejumlah klub Liga Inggris itu menyebut Kane sudah kelelahan.

Kane tampak tidak dalam performa terbaiknya pada awal Premier League musim ini. Kebugaran Harry Kane terus menjadi topik diskusi dalam beberapa pekan terakhir karena dia baru saja menjalani musim panas yang berat.

Betapa tidak, Kane tampil habis-habisan saat membantu timnas Inggris mencapai semifinal Piala Dunia 2018 lalu. Setelahnya, dia tak bisa beristirahat cukup lama, Kane langsung bersiap memulai Premier League bersama Tottenham.

Kelelahan Kane berlanjut saat dia juga dipanggil Gareth Southgate di jeda internasional selama sepekan terakhir. Dia bermain penuh saat melawan Spanyol dan tampil 30 menit saat melawan Swiss.

Bellamy menyadari Harry Kane adalah pemain terpenting di skuat Tottenham saat ini. Absennya Kane tentu akan mengurangi kekuatan Tottenham secara drastis. Kendati demikian, Bellamy meminta Mauricio Pochettino mengambil keputusan yang terbaik untuk jangka panjang.

 

1 dari 2 halaman

Komentar Bellamy

"Ini sulit untuk Mauricio Pochettino. Saya menyukai dia sebagai pelatih, tetapi dia harus mengatakan 'Saya tak akan memainkan Anda (Kane), Anda butuh waktu untuk berisitrahat, saya tidak akan memainkan Anda untuk dua atau tiga laga ke depan, jadi pergilah berlibur, segarkan diri, karena saya ingin Anda untuk sisa musim ini'," kata Bellamy seperti dilansir Skysports.

"Namun kenyataannya dia hanya menjalani beberapa pekan liburan setelah Piala Dunia, kembali ke latihan dan langsung bertanding."

"Dia langsung disambut laga Premier League dengan intensitas tinggi, dan dia sama sekali tidak mendekati level terbaiknya karena kurang berlatih dan kondisinya yang tidak maksimal," ujarnya.

Sumber: Bola.net

Sumber: liputan6.com

0 Komentar

Belum ada komentar

    Video Populer

    Foto Populer