Sukses


6 Gelandang Jangkar yang Bisa Gantikan Peran Nemanja Matic di MU

Bola.com, Jakarta - Nemanja Matic memutuskan untuk angkat kaki dari Manchester United pada akhir musim ini. Dengan begitu, Matic mengakhiri lima tahun kebersamaannya di MU.

Gelandang berusia 33 tahun tersebut diboyong Tim Setan Merah dari Chelsea pada 2017 lalu dengan banderol 44,7 juta euro. Sejauh ini, Nemanja Matic telah menorehkan 184 penampilan dan mencetak empat gol.

Sayangnya, Matic tak pernah sekalipun membawa Manchester United merengkuh trofi juara. Sejauh ini, prestasi terbaik Nemanja Matic bersama MU adalah runner-up Piala FA 2017/2018 dan peringkat kedua Liga Europa 2020/2021.

Seiring bertambahnya usia, performa Matic terus menurun dan membuatnya tersingkir ke bangku cadangan. Pemain Timnas Serbia itu membuat 27 penampilan bersama MU pada musim ini.

Kontrak Matic di Manchester United bakal kedaluwarsa pada musim panas 2023. Namun, dia sudah memastikan untuk meninggalkan Old Trafford pada akhir musim ini.

Kepergian Matic akan membuat MU kekurangan stok pemain di lini tengah. Untuk itu, Tim Setan Merah perlu membeli gelandang baru pada musim panas nanti.

Berikut ini adalah enam gelandang jangkar yang bisa direkrut Manchester United sebagai pengganti Nemanja Matic.

 

2 dari 8 halaman

Enzo Fernandez

Gelandang River Plate, Enzo Fernandez, diyakini telah menarik perhatian banyak klub top Eropa. Pemain berusia 21 tahun itu membuka musim 2022 dengan empat gol dan tiga assist dalam 11 penampilan di semua kompetisi.

Kesepakatan Fernandez dengan River Plate akan berakhir pada musim panas 2025. Namun, sang gelandang mungkin bisa meninggalkan Argentina pada bursa transfer musim panas mendatang.

Manchester United kabarnya tertarik untuk mendatangkan Fernandez ke Old Trafford. Selain MU, Manchester City dan Real Madrid juga dikaitkan dengan sang pemain.

 

3 dari 8 halaman

Amadou Haidara

Nama Amadou Haidara cukup santer dikaitkan dengan Manchester United belakangan ini. Dia dikabarkan menjadi salah satu pemain yang ingin diboyong Ralf Rangnick ke Old Trafford.

Haidara adalah sosok yang krusial di lini tengah RB Leipzig. Gelandang berusia 24 tahun tersebut mulai membela Leipzig sejak 2019, setelah didatangkan dari RB Salzburg.

Sampai sejauh ini, Haidara sudah tampil dalam 111 pertandingan dengan koleksi 11 gol dan tujuh assist untuk Die Roten Bullen. Dia masih terikat kontrak dengan klubnya sampai 2025.

 

4 dari 8 halaman

Aurelien Tchouameni

Aurelien Tchouameni merupakan pemain muda yang tampil bagus bersama AS Monaco. Dia mendapat kesempatan bermain reguler di lini tengah Monaco meski baru berusia 22 tahun.

Pada musim ini, Tchouameni sudah memainkan 45 pertandingan di semua kompetisi untuk Monaco. Gelandang asal Prancis tersebut menyumbang tiga gol dan dua assist dari penampilannya tersebut.

Kontrak Tchouameni bersama Monaco akan habis di tahun 2023. Sejauh ini sang gelandang tidak mau memperpanjang kontraknya di Stade Louis II.

 

5 dari 8 halaman

Joao Palhinha

Joao Palhinha bergabung dengan akademi Sporting CP pada tahun 2012 ketika berusia 17 tahun. Dia kemudian mendapat debut di tim utama Sporting pada 2016/2017.

Musim ini Palhinha masih menjadi andalan di ini tengah Sporting. Gelandang berusia 26 tahun tersebut sudah 34 kali membela Sporting di semua kompetisi.

Kontribusi Palhinha juga sangat apik, di mana dia berhasil menyumbangkan tiga gol untuk raksasa Portugal tersebut.

 

6 dari 8 halaman

Ibrahim Sangare

Ibrahim Sangare adalah gelandang bertahan yang bermain untuk PSV Eindhoven. Pemain asal Pantai Gading tersebut berada di klub Eredivisie tersebut sejak tahun 2020.

Sangare mampu tampil reguler di lini tengah PSV. Gelandang berusia 24 tahun tersebut menjadi salah satu sosok penting dalam membantu PSV bersaing memperebutkan gelar Eredivisie musim ini.

Sangare sudah memainkan 44 pertandingan di semua kompetisi untuk klubnya dengan mencetak empat gol dan tiga assist. Dia dikontrak PSV sampai tahun 2025.

 

7 dari 8 halaman

Renato Tapia

Renato Tapia pertama kali merumput di Eropa pada tahun 2013. Dia saat itu memperkuat klub Eredivisie Twente sebelum pindah ke Feyenoord pada 2019.

Sejak tiba di Spanyol pada 2020, Tapia mampu memperlihatkan kualitas terbaiknya bersama Celta Vigo. Dia menjadi gelandang andalan pelatih Eduardo Coudet.

Pada musim ini, Tapia sudah tampil dalam 28 pertandingan di semua kompetisi dengan menyumbang satu assist. Tapia sering dijuluki sebagai Casemiro dari Peru.

Sumber: berbagai sumber

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta/Published: 19/04/2022)

8 dari 8 halaman

Simak Posisi Manchester United:

Video Populer

Foto Populer