Deretan Manajer Premier League Kritik Keputusan MU Memecat Ruben Amorim

Keputusan Manchester United (MU) memecat Ruben Amorim menuai respons dari sejumlah manajer Premier League. Salah satunya datang dari pelatih Tottenham Hotspur, Thomas Frank, yang mempertanyakan langkah Setan Merah tersebut.

Bola.com, Jakarta - Keputusan Manchester United (MU) memecat Ruben Amorim menuai respons dari sejumlah manajer Premier League. Salah satunya datang dari pelatih Tottenham Hotspur, Thomas Frank, yang mempertanyakan langkah Setan Merah tersebut.

Ruben Amorim resmi diberhentikan dari jabatannya pada Senin setelah 14 bulan menangani MU. Selama periode tersebut, Bruno Fernandes dan kawan-kawan mencatatkan 23 kekalahan di semua kompetisi sebelum akhirnya memutuskan berpisah dengan pelatih asal Portugal itu.

Thomas Frank menilai pergantian figur kunci secara cepat menyulitkan klub meraih kesuksesan jangka panjang. Ia menegaskan bahwa keberlanjutan merupakan faktor utama di balik konsistensi klub-klub papan atas Premier League.

"Sangat sulit mencapai kesuksesan yang berkelanjutan jika Anda terus mengganti figur penting di klub, seperti pelatih kepala dan direktur olahraga,” ujar Frank.

Ia menambahkan bahwa klub yang merasa telah memiliki sosok yang tepat seharusnya memberi waktu lebih panjang. "Jika Anda pikir orang-orangnya sudah tepat dan sejalan, maka itu harus dijalankan dalam jangka waktu lama,” tambahnya. 

 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Amorim Gantikan Ten Hag

Ruben Amorim ditunjuk sebagai manajer Manchester United pada November 2024menggantikan Erik ten Hag. Thomas Frank sendiri sempat didekati MU untuk posisi tersebut pada musim panas 2024 sebelum akhirnya bertahan di Tottenham.

Salah satu pemilik Manchester United, Sir Jim Ratcliffe, sebelumnya menyebut Mikel Arteta sebagai contoh pelatih yang sukses berkat kesabaran klub.

Namun, Amorim akhirnya didepak setelah secara terbuka mempertanyakan struktur internal, termasuk keinginannya untuk memiliki peran lebih besar.

 

 

3 dari 4 halaman

Komentar Para Pelatih Premier League

Manajer Manchester City (Man City), Pep Guardiola, memilih bersikap singkat saat dimintai tanggapan soal pemecatan Ruben Amorim.

Dia tidak mengomentari keputusan MU, tetapi menyampaikan dukungan kepada Amorim. "Yang bisa saya katakan hanyalah Ruben adalah manajer top. Saya mendoakan yang terbaik untuk masa depannya,” kata Guardiola.

Manajer West Ham United, Nuno Espirito Santo, juga mengaku terkejut atas kepergian Amorim. Meski demikian, ia menilai situasi tersebut mencerminkan realitas dunia sepak bola.

"Seperti semua orang, saya terkejut dan sedih. Dia pelatih muda, tetapi begitulah industri ini bekerja,” ujar Nuno.

Sumber: SI 

Penulis: Roby Dian 

 

4 dari 4 halaman

Yuk Lihat Peta Persaingan

Video Populer

Foto Populer