Enzo Fernandez Isyaratkan Hengkang dari Chelsea usai Disingkirkan PSG di Liga Champions

Enzo Fernandez mengisyaratkan kepergian Chelsea setelah tersingkir dari Liga Champions di tangan PSG.

Bola.com, Jakarta - Enzo Fernandez memberi sinyal yang memicu spekulasi soal masa depannya di Chelsea, tak lama setelah The Blues tersingkir dari Liga Champions oleh Paris Saint-Germain (PSG), Rabu (18-3-2026) dini hari WIB.

Bermain di Stamford Bridge, Chelsea harus mengakui keunggulan PSG setelah kalah 0-3 lewat gol Khvicha Kvaratskhelia, Bradley Barcola, dan Senny Mayulu. Hasil itu membuat The Blues tersingkir dengan agregat telak 2-8.

Dalam laga tersebut, Fernendez yang menjabat wakil kapten dipercaya memimpin tim menggantikan Reece James yang absen karena cedera.

Gelandang berusia 25 tahun itu masih terikat kontrak panjang hingga 2032 sejak didatangkan dari Benfica pada Februari 2023 dengan nilai transfer sekitar 106 juta paun.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Jawaban Memicu Spekulasi

Namun, ketika ditanya apakah ia bisa menjamin tetap bertahan musim depan, jawabannya justru membuka ruang spekulasi.

"Saya tidak tahu. Fokus saya sekarang di sini. Kami masih punya delapan pertandingan Premier League dan Piala FA. Lalu ada Piala Dunia, jadi kita lihat nanti setelah itu," ujarnya kepada ESPN Argentina.

Pernyataan tersebut langsung mendapat tanggapan dari pelatih Chelsea, Liam Rosenior. Ia mengaku belum mengetahui komentar anak asuhnya itu dan memilih fokus ke laga berikutnya.

"Saya belum melihatnya. Sulit bagi saya membahas spekulasi setelah pertandingan. Fokus saya sekarang adalah memastikan kami meraih hasil melawan Everton pada Sabtu," ujar Rosenior.

Ucapan Fernandez datang di tengah malam yang buruk bagi Chelsea, yang mendapat cemoohan dari suporter baik saat jeda maupun setelah laga usai.

Situasi Sulit

Gelandang asal Argentina itu juga menyoroti performa timnya.

"Kami gagal mengontrol permainan. Di leg pertama, kami kehilangan fokus dalam 15 menit terakhir dan kebobolan tiga gol, dan di sini hal itu terjadi sejak awal," katanya.

"Di level ini, Anda tidak bisa kebobolan dua gol cepat hanya karena detail kecil. Pada akhirnya, dalam dua leg, PSG adalah tim yang lebih baik dan pantas lolos," katanya lagi.

Meski begitu, Fernandez mengingatkan bahwa situasi sulit bukan hal baru bagi Chelsea.

"Sejak saya datang, kami sudah melalui situasi seperti ini dan bisa bangkit. Sekarang, fokus kami harus memenangkan Piala FA dan memastikan lolos ke Liga Champions musim depan," ucapnya.

 

Sumber: ESPN

Video Populer

Foto Populer