Baru Terungkap, Jose Mourinho Tolak Kesempatan Emas Gantikan Sir Alex Ferguson di MU, Pilih Kembali ke Chelsea

Jose Mourinho pernah menolak jadi suksesor Sir Alex Ferguson di MU. Begini ceritanya.

Bola.com, Jakarta - Jose Mourinho ternyata pernah menolak kesempatan untuk menjadi penerus Sir Alex Ferguson di Manchester United pada 2013.

Pelatih asal Portugal itu sebenarnya sudah bersiap menangani MU, tetapi kemudian mengubah keputusan dan memilih kembali ke Chelsea.

Fakta tersebut terungkap dalam dokumenter Netflix berjudul "Mourinho".

Serial yang terdiri dari tiga episode itu diproduksi Ventureland, perusahaan yang sebelumnya menggarap dokumenter Beckham dan FIFA Uncovered.

Dokumenter tersebut mengisahkan perjalanan karier Mourinho yang penuh kesuksesan sekaligus kontroversi.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Akhir di Real Madrid

Serial itu dirilis ketika Mourinho bersiap menjalani periode keduanya sebagai pelatih Real Madrid setelah kembali pada musim panas ini.

Satu di antara bagian penting dokumenter membahas periode pertama Mourinho di Real Madrid. Ia berhasil mengakhiri dominasi Barcelona asuhan Pep Guardiola.

Namun, hubungan Mourinho dengan mayoritas pemain Real Madrid memburuk menjelang akhir masa tiga tahunnya di Santiago Bernabeu.

Mourinho juga terlibat perselisihan sengit dengan kapten Real Madrid saat itu, Iker Casillas.

Real Madrid kemudian mengakhiri musim tanpa trofi. Mourinho dan Real Madrid pun berpisah pada musim panas 2013.

Sempat Sepakat dengan MU

Setelah meninggalkan Real Madrid, Mourinho mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya sudah menandatangani kesepakatan untuk menjadi pelatih MU setelah Sir Alex Ferguson.

"Saya pikir tujuan pekerjaan yang kami lakukan ini adalah mengatakan kebenaran. Ketika saya meninggalkan Real Madrid, saya menandatangani kontrak dengan Manchester United untuk pergi ke Manchester United setelah Sir Alex," ujar Mourinho dalam dokumenter tersebut.

Ferguson sebelumnya telah mengumumkan keputusan untuk meninggalkan MU pada akhir musim 2012/2013. Keputusan itu mengakhiri masa kepemimpinannya selama 26 tahun di Old Trafford.

Ferguson juga mengakui bahwa Mourinho memang sempat ditawari posisi tersebut.

"Mourinho ditawari pekerjaan itu, ya. Saya mendudukkannya dan menjelaskan situasinya. Sejauh yang saya pahami, dia menerima. Namun, dalam hitungan jam, semuanya berubah," kata Ferguson.

Menelpon sambil Menangis

Mourinho mengakui dirinya merasa tersanjung dengan tawaran tersebut. Namun, ia akhirnya memilih kembali ke Chelsea karena membutuhkan perasaan dicintai setelah melewati periode yang sulit bersama Real Madrid.

Ferguson mengungkapkan Mourinho bahkan sempat meneleponnya sambil menangis.

"Dia menelepon saya malam harinya dan menangis. Dia berkata, 'Saya tidak sanggup, saya sudah memberikan janji kepada Chelsea dan saya tidak akan mengingkari janji itu,'" ujar Ferguson.

Ferguson mengaku bisa memahami alasan Mourinho, meski tetap merasa kecewa.

"Saya bisa memahami alasan yang dia berikan kepada saya. Namun, saya kecewa," lanjutnya.

Tak Menyesal

Mourinho kemudian mengenang keputusannya untuk tidak menjadi penerus Ferguson di MU.

Ia mengakui bahwa keputusan tersebut terasa sangat berat, tetapi tidak menyesal karena dibuat berdasarkan perasaan.

"Bagi saya, kehilangan kesempatan menjadi pelatih yang menggantikan Sir Alex Ferguson adalah sesuatu yang dramatis. Namun, saya tidak menyesal karena itu adalah keputusan yang saya buat dengan hati," ujar Mourinho.

Mourinho juga mengaitkan keputusannya dengan pemikiran Nietzsche tentang cinta.

"Saya pikir Nietzsche, yang mengatakan bahwa ketika Anda melakukan sesuatu karena cinta, Anda tidak pernah melakukan sesuatu yang salah. Saya rasa itu adalah sesuatu yang alami. Saya melakukannya karena cinta," katanya.

Periode Kedua di Chelsea

Mourinho kemudian kembali ke Chelsea dengan tanggung jawab besar karena kesuksesan periode pertamanya di klub sudah menjadi bagian dari sejarah.

"Saya kembali dengan perasaan, ya, saya pulang, tetapi dengan tanggung jawab besar karena apa yang saya lakukan sebelumnya adalah sejarah dan Anda tidak ingin menghancurkan warisan Anda," ujar Mourinho.

Pada periode pertamanya bersama Chelsea, Mourinho membawa The Blues mengakhiri penantian 50 tahun untuk meraih gelar liga.

Chelsea menjadi juara Premier League pada musim 2004/2005 dan kembali memenanginya pada musim berikutnya.

Dalam periode keduanya di Chelsea, Mourinho kembali mempersembahkan gelar Premier League pada musim 2014/2015.

Namun, setelah mengawali musim 2015/2016 dengan buruk, Mourinho kembali dipecat oleh pemilik Chelsea, Roman Abramovich.

Mourinho akhirnya menjadi pelatih MU pada 2016. Selama 2,5 tahun menangani Setan Merah, ia mempersembahkan trofi Liga Europa dan Piala Liga.

 

Sumber: ESPN

Trilogi Sepak Bola Putri
Trilogi Sepak Bola Putri
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer