Rio Ferdinand Bela Luke Shaw: Manchester United Jangan Buru-Buru Menjualnya, Cari Pelapisnya Saja

Legenda Manchester United (MU), Rio Ferdinand, memberikan pesan tegas kepada klub terkait masa depan Luke Shaw.

Bola.com, Jakarta - Legenda Manchester United (MU), Rio Ferdinand, memberikan pesan tegas kepada klub terkait masa depan Luke Shaw. Ferdinand menilai MU tidak perlu buru-buru mencari pengganti bek kiri berusia 31 tahun tersebut.

Menurut Ferdinand, MU justru membutuhkan pemain yang bisa menjadi pelapis Luke Shaw. Pemain baru itu nantinya bisa diproyeksikan sebagai pengganti Shaw dalam jangka panjang.

Komentar tersebut disampaikan Ferdinand setelah Manchester United bangkit dan meraih kemenangan telak 5-2 atas Ipswich Town pada pekan kedua Liga Inggris 2026/2027 di Old Trafford, Minggu (30/8/2026).

Shaw memang kembali mendapat sorotan dalam pertandingan tersebut. Ia kesulitan mengawal Abdul Fatawu yang kemudian berkontribusi dalam proses terciptanya gol Leif Davis pada menit ke-29.

Namun, penampilan kurang meyakinkan itu tidak membuat Ferdinand berubah pikiran mengenai kualitas Shaw.

Sebelumnya, Setan Merah juga tampil mengecewakan ketika takluk 0-2 dari tim promosi Hull City pada pekan pertama.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Sebut Luke Shaw Konsisten

Ferdinand bahkan mengaku geram ketika melihat sejumlah suporter Manchester United meminta klub melepas Luke Shaw.

"Luke Shaw dalam setahun terakhir menjadi salah satu pemain kami yang paling konsisten. Jadi ketika ada yang mengatakan dia harus pergi, saya tidak setuju," ujar Ferdinand melalui kanal YouTube Rio Ferdinand Presents, seperti dikutip Metro, Senin (31/8/2026). 

Menurut mantan bek Timnas Inggris itu, Manchester United seharusnya mendatangkan pemain yang bisa beradaptasi secara bertahap di posisi bek kiri.

"Carilah bek kiri yang bisa kami kembangkan dari waktu ke waktu untuk menjadi pengganti Luke Shaw," kata Ferdinand.

Ferdinand menyadari MU mungkin harus mengeluarkan dana besar jika ingin mendapatkan bek kiri berkualitas. Namun, menurutnya, kondisi finansial klub saat ini membuat transfer besar bukan pilihan ideal.

"Anda berpikir bisa masuk ke pasar dan menemukan pemain seperti itu? Mungkin harus membayar sekitar 60 juta poundsterling. Kami tidak punya uang sebanyak itu," ujarnya.

"Anggaran kami sudah banyak digunakan untuk memperkuat lini tengah."

 

Jangan Terlalu Cepat Menghakimi

Ferdinand juga meminta suporter tidak terlalu cepat menghakimi Shaw hanya karena satu pertandingan yang kurang bagus.

"Luke Shaw memang menjalani pertandingan yang lebih baik sebelumnya, tetapi apakah posisi itu yang harus segera kami perbaiki? Tidak," tegas Ferdinand.

"Kami membutuhkan pelapis di posisi tersebut untuk jangka panjang."

Ferdinand menilai Shaw masih memiliki kualitas yang cukup untuk menjadi pilihan utama Manchester United.

"Jangan terbawa suasana. Terlalu banyak orang yang terbawa emosi dan memiliki sentimen pribadi terhadap pemain tertentu sehingga mencoba membuat orang lain percaya bahwa dia tidak cukup bagus," lanjutnya.

"Jika melihat performanya selama setahun terakhir, dia jelas masuk empat atau lima pemain kami yang paling konsisten."

"Satu pertandingan di bawah standar hari ini tidak mengubah pandangan saya," sambung Ferdinand. 

Butuh Pelapis Shaw

Meski tetap membela Shaw, Ferdinand mengakui Manchester United memang membutuhkan tambahan pemain di posisi bek kiri.

Menurutnya, MU saat ini belum memiliki sosok yang benar-benar siap menjadi pengganti Shaw.

"Di posisi bek kiri, kami memang belum memiliki understudy. Tidak ada pemain yang bisa langsung masuk dan menjadi pengganti siap pakai," kata Ferdinand.

Manchester United sempat dikaitkan dengan sejumlah bek kiri pada bursa transfer musim panas ini, salah satunya pemain Newcastle United dan Timnas Inggris, Lewis Hall.

Namun, Newcastle dikabarkan tidak membuka pintu untuk melepas Hall sehingga waktu MU untuk memperkuat sektor tersebut semakin menipis.

Sumber: Metro

 

Video Populer

Foto Populer