Ketika Elliot Anderson Membuat Frank Lampard Membuka Masa Lalunya

Frank Lampard, yang kini menangani Coventry, memberikan pujian tinggi kepada gelandang Manchester City, Elliot Anderson.

Bola.com, Jakarta - Elliot Anderson tampil luar biasa saat Manchester City menghadapi Coventry City. Gelandang asal Inggris itu bahkan memaksa Frank Lampard mengakui kualitasnya secara langsung.

Lampard, yang kini menangani Coventry, memberikan pujian tinggi kepada Anderson setelah pertandingan.

"Dia pemain yang benar-benar bagus. Saya sudah mengaguminya dari jauh, termasuk ketika dia bermain di Nottingham Forest. Hari ini saya melihatnya secara langsung untuk pertama kalinya," ujar Lampard.

Pernyataan tersebut cukup menarik. Lampard sebenarnya pernah melihat Anderson secara langsung ketika masih menjadi pelatih caretaker Chelsea.

Saat Chelsea menghadapi Newcastle United di Stamford Bridge pada Mei 2023, Anderson bermain selama 76 menit dan turut memberikan assist untuk gol Anthony Gordon.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Berkembang Pesat

Namun, bisa dimaklumi jika Lampard ingin melupakan periode singkatnya sebagai pelatih Chelsea pada akhir musim 2022/2023.

Kini, Anderson telah berubah drastis. Hanya dalam tiga tahun, pemain jebolan akademi Newcastle United itu berkembang menjadi salah satu gelandang penting Manchester City.

Manchester City merekrut Anderson dengan nilai transfer mencapai 116 juta poundsterling. Harga tersebut memang sangat besar, tetapi penampilannya mulai menunjukkan mengapa City berani mengeluarkan uang sebanyak itu.

Anderson bahkan mengingatkan pada sosok Rodri maupun Fernandinho. Bermain sebagai gelandang bertahan tunggal, ia mampu menjangkau banyak area, memenangkan duel, merebut bola, sekaligus memberikan perlindungan kepada lini belakang.

 

 

Rekor Gelandang Instimewa

Namun, kekuatan utama Anderson tetap terletak pada kemampuannya mengalirkan bola.

Ia mencatat 146 operan, lebih banyak dibandingkan total operan Coventry yang hanya mencapai 140. Sebanyak 39 operannya menjadi umpan pemecah garis, sementara 21 lainnya diarahkan ke sepertiga akhir lapangan.

Tidak ada pemain yang mencatat lebih banyak umpan pemecah garis maupun umpan ke sepertiga akhir dibandingkan Anderson dalam pertandingan tersebut.

Bahkan, Anderson mencatat rekor sebagai gelandang Inggris dengan jumlah operan terbanyak dalam satu pertandingan Premier League.

Sumber: Sportsmole

Video Populer

Foto Populer