Florian Wirtz Sebaiknya Dicadangkan Saja?

Florian Wirtz menghadapi ancaman kehilangan tempat di Liverpool setelah Jamie Carragher mendesak Andoni Iraola segera mengambil keputusan.

Bola.com, Jakarta - Florian Wirtz mulai menghadapi tekanan serius di Liverpool setelah performanya kembali mendapat kritik tajam. Jamie Carragher bahkan meminta Andoni Iraola tidak terlalu lama mempertahankan pemain asal Jerman tersebut sebagai starter.

Wirtz datang ke Anfield dengan status transfer lebih dari £100 juta, atau sekitar Rp2,38 triliun. Nilai tersebut membuatnya diharapkan menjadi pemain yang mampu membawa Liverpool menuju gelar Liga Inggris dan bersaing di Liga Champions.

Namun, kontribusi Wirtz sejauh ini belum sebanding dengan ekspektasi tersebut. Kritik Carragher bahkan sudah bergeser dari persoalan adaptasi dan performa buruk menjadi pertanyaan lebih besar mengenai kemampuan Wirtz memberikan pengaruh nyata untuk Liverpool.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Wirtz, Mana Kontribusimu?

Kemenangan Liverpool atas Bournemouth tidak mengubah persoalan Wirtz. Ia bermain sebagai nomor 10, menciptakan tiga peluang, tetapi hanya mencatat expected assists 0,05 dan expected goals 0,22.

Wirtz juga tidak memiliki tembakan yang lolos dari blok lawan. Carragher menilai penampilan tersebut sebagai salah satu yang paling buruk dari Wirtz sejak mengenakan seragam Liverpool.

Persoalannya bukan sekadar tidak mencetak gol atau assist. Carragher melihat Wirtz memang masih mampu bermain rapi dan menjaga penguasaan bola, tetapi kontribusi tersebut dinilai terlalu kecil untuk pemain dengan harga transfer sebesar yang dibayarkan Liverpool.

Iraola Harus Menentukan Masa Depan Wirtz

Carragher menilai Iraola cepat atau lambat harus membuat keputusan mengenai Wirtz. Ia bahkan berharap keputusan tersebut datang lebih cepat, terutama ketika Liverpool akan menghadapi Manchester City setelah jeda internasional.

Pelatih Liverpool itu sudah menunjukkan bahwa nama besar dan kontrak besar tidak otomatis menjamin tempat di tim utama. Ryan Gravenberch menjadi contoh ketika Iraola berani mencadangkannya meski baru mendapatkan kontrak berdurasi lima tahun dengan nilai besar.

Situasi itu membuka kemungkinan Wirtz mengalami perlakuan serupa. Carragher menilai pencadangan Wirtz bukan bentuk penolakan terhadap sang pemain, melainkan langkah yang dapat diambil demi meningkatkan peluang Liverpool meraih kemenangan.

Szoboszlai Bisa Mengambil Posisi Wirtz

Absennya Wirtz dari starting XI juga dapat membuka ruang bagi Dominik Szoboszlai untuk kembali bermain lebih dekat dengan lini depan. Posisi nomor 10 dinilai lebih cocok untuk memaksimalkan kemampuan menyerang pemain asal Hungaria tersebut.

Szoboszlai memang mendapat kritik karena pergerakannya yang terlalu luas ketika bermain sebagai gelandang tengah. Ia kerap meninggalkan posisinya demi terlibat dalam berbagai fase permainan, sehingga dapat menciptakan ruang di area tengah.

Memindahkan Szoboszlai ke posisi nomor 10 bisa menjadi solusi untuk masalah tersebut. Liverpool mendapatkan pemain yang lebih agresif di area serang, sementara Wirtz harus membuktikan dari bangku cadangan bahwa dirinya masih layak menjadi bagian penting dari rencana Iraola.

Keputusan tersebut pada akhirnya akan menjadi ujian bagi Iraola sekaligus Wirtz. Liverpool membutuhkan kontribusi yang lebih nyata dari pemain termahalnya, dan waktu untuk sekadar menunggu perubahan performa mulai semakin terbatas.

Sumber: Sports Illustrated

Klasemen

Video Populer

Foto Populer