Michael Carrick Tertekan di MU, Eddie Howe Dibidik Sebagai Pengganti tetapi Enggan Kembali Melatih

Michael Carrick berada di bawah tekanan setelah awal musim yang buruk, dan Eddie Howe dilaporkan dianggap sebagai calon pengganti.

Bola.com, Jakarta - Masa depan Michael Carrick sebagai manajer Manchester United mulai mendapat sorotan setelah hasil buruk pada awal musim.

Namun, nama Eddie Howe yang disebut sebagai satu di antara kandidat pengganti Carrick ternyata belum berminat kembali ke dunia kepelatihan.

Menurut Luke Edwards dalam laporan The Telegraph, Howe saat ini belum memikirkan sepak bola ataupun pekerjaan baru.

Sejumlah sumber dekat pelatih berusia 48 tahun itu menyebut Howe belum memiliki rencana untuk kembali menangani klub.

"Dia tidak memikirkan sepak bola sama sekali, tidak memikirkan pekerjaan lain dan saat ini tidak memiliki rencana untuk kembali menjadi manajer," tulis Edwards berdasarkan keterangan beberapa sumber dekat Howe, dilansir GMS.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Pertimbangkan Calon Lain

Howe meninggalkan Newcastle pada Agustus lalu. Keputusan itu diambil setelah ia merasa bukan sosok yang tepat untuk memimpin proses pembangunan kembali Newcastle, terutama setelah klub menjalani bursa transfer musim panas yang sulit.

Setelah meninggalkan Newcastle, Howe memang berencana mengambil waktu istirahat panjang dari sepak bola.

Situasi itu membuat MU kemungkinan harus mempertimbangkan nama lain jika nantinya memutuskan mengganti Carrick.

Carrick sedang berada dalam tekanan setelah MU hanya meraih dua kemenangan dari tujuh pertandingan di semua kompetisi musim ini.

Satu-satunya kemenangan di lima laga awal Premier League juga belum cukup mengangkat posisi klub.

Hasil di Carabao Cup turut memperburuk situasi. MU tersingkir setelah kalah dari Brighton, meski sempat unggul 2-0 hanya dalam 10 menit pertama pertandingan.

Kendala di Bursa Transfer

Carrick sebelumnya membawa MU finis di posisi ketiga Premier League musim lalu setelah menggantikan Ruben Amorim sebagai manajer interim, Januari 2026.

Pada musim panas, Carrick kemudian mendapat kepercayaan untuk menempati posisi tersebut secara permanen.

Kendati awal musim berjalan buruk, INEOS dan jajaran petinggi MU masih memberikan dukungan kepada Carrick. Karena itu, belum ada keputusan untuk mengganti mantan gelandangnya tersebut.

Carrick juga menghadapi situasi yang tidak mudah setelah MU tidak sepenuhnya memenuhi kebutuhan skuad pada bursa transfer musim panas.

Klub memang melakukan perombakan di lini tengah, tetapi tidak mendatangkan bek kiri maupun penyerang sehingga pilihan pemain yang tersedia menjadi terbatas.

Diberi Kesempatan

Rekrutan terbesar MU pada bursa transfer tersebut adalah Carlos Baleba. Namun, mantan pemain Brighton & Hove Albion belum cukup fit untuk menjalani debut.

Dengan kondisi tersebut, Carrick dinilai membutuhkan kesempatan untuk menerapkan rencananya dan bekerja dengan komposisi pemain terbaik yang tersedia sebelum MU menentukan masa depannya.

Setan Merah tetap dapat memantau sejumlah kandidat sebagai langkah antisipasi apabila perubahan di kursi manajer akhirnya diperlukan.

Namun, untuk saat ini, Carrick masih mendapat kesempatan untuk membuktikan kemampuan dan kepemimpinannya dalam menghadapi periode sulit.

 

Sumber: Give Me Sport

Video Populer

Foto Populer