Dikritik Paul Scholes, Semme Lammens Tak Gentar dan Beri Balasan Menohok

Kiper Manchester United, Senne Lammens, memberikan respons terhadap kritik yang dilontarkan legenda Setan Merah, Paul Scholes.

Bola.com, Jakarta - Kiper Manchester United, Senne Lammens, memberikan respons terhadap kritik yang dilontarkan legenda Setan Merah, Paul Scholes.

Lammens menjadi sorotan setelah MU menelan kekalahan dari Manchester City dalam derby Manchester pada September 2026. Pertandingan tersebut berakhir setelah Erling Haaland mencetak gol yang belakangan diakui seharusnya tidak disahkan wasit.

Namun, kondisi tersebut tidak menghentikan Scholes untuk mengkritik Lammens. Legenda Setan Merah itu mempertanyakan apakah kiper asal Belgia tersebut benar-benar cukup bagus untuk membawa Setan Merah meraih kesuksesan.

"Tim mana yang pernah menjuarai Premier League tanpa kiper kelas dunia? Lammens mungkin bisa menjadi kiper seperti itu, saya tidak tahu. Menurut saya, masih harus dilihat," ujar Scholes.

Lammens kemudian memberikan respons ketika bergabung dengan Timnas Belgia. Ia menegaskan bahwa berbagai komentar dari mantan pemain maupun pengamat tidak akan mengubah karakternya.

"Saya tidak berubah hanya karena bermain sepak bola di Manchester United," kata Lammens, seperti dikutip dari Sport Illustrated, Sabtu (3/10/2026). 

"Anda harus kuat secara mental dan percaya diri ketika menghadapi semua orang yang menyampaikan pendapatnya. Saya bisa membayangkan bahwa hal ini tidak mudah bagi semua orang," lanjutnya.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Menikmati Tekanan Tinggi

Lammens juga mengaku menikmati tekanan bermain di level tertinggi.

"Saya suka bermain di semua pertandingan Premier League. Premier League, Nations League, semuanya terasa sama," ujarnya.

Salah satu alasan Manchester United merekrut Lammens pada 2025 adalah ketenangannya di bawah mistar.

Lammens didatangkan sebagai sosok yang diharapkan bisa memberikan ketenangan setelah periode sulit yang dialami Andre Onana. MU membutuhkan kiper dengan kepala dingin dan mampu memberikan rasa aman di lini belakang.

Meski Lammens juga pernah melakukan kesalahan, termasuk kesalahan yang berujung pada tersingkirnya Belgia di perempat final Piala Dunia, pemain berusia 24 tahun itu tetap mampu bangkit.

 

Pujian dari Van Bommel

Pelatih Timnas Belgia, Mark van Bommel, turut memberikan pujian terhadap karakter Lammens.

"Kekuatan Senne adalah dia selalu tetap sama dalam situasi apa pun. Itulah karakter dan kualitasnya," ujar Van Bommel.

Van Bommel juga menyoroti bagaimana cepatnya Lammens beradaptasi dengan Manchester United.

"Jika melihat betapa cepatnya dia beradaptasi dengan Manchester United... klubnya lebih besar, stadionnya lebih besar dibandingkan saat di Antwerp. Dia memiliki hubungan yang bagus dengan para pemain bertahan. Itu layak mendapatkan pujian," lanjutnya.

MU memahami bahwa bermain di Old Trafford menghadirkan tekanan besar. Karena itu, karakter tenang dan sulit terpengaruh seperti yang dimiliki Lammens menjadi salah satu aset penting bagi Setan Merah.

Sumber: Sport Illustrated

Yuk Tengok Posisi Tim Favoritmu

Video Populer

Foto Populer