Liverpool Diminta Maksimalkan Satu Kelebihan Ini agar Alexander Isak Makin Ganas

Alexander Isak bisa meledak di Liverpool jika senjata utamanya dimaksimalkan.

Bola.com, Jakarta - Alexander Isak mulai menunjukkan kembali performa terbaiknya bersama Liverpool pada musim ini.

Penyerang berusia 27 tahun itu telah mencetak empat gol dalam lima pertandingan Premier League, ditambah satu gol untuk Timnas Swedia pada jeda internasional terakhir.

Mantan pencari bakat Tottenham, Everton, dan Aston Villa, Bryan King, menilai Liverpool perlu memaksimalkan kelebihan utama Isak dengan memberikan umpan ke ruang di sisi pertahanan lawan dan ke dalam kotak penalti.

"Keunggulan utama Isak adalah kecepatannya dan itulah yang harus dia dapatkan kembali," kata King kepada Football Insider.

"Semua juga bergantung pada servis yang dia dapatkan. Pemain seperti dia membutuhkan bola yang diarahkan ke ruang kosong. Dia juga membutuhkan umpan ke dalam kotak penalti," tambah King.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Bantu Ciptakan Peluang

Isak saat ini kembali ke Liverpool setelah mengalami cedera ringan bersama Swedia. Ia berharap bisa pulih dan tampil sejak awal ketika Liverpool menghadapi Manchester City setelah jeda internasional.

Jika fit, Isak akan berhadapan dengan Erling Haaland dalam duel dua penyerang yang dianggap berbahaya di Premier League.

Haaland kembali mencetak gol pada Senin (28-9-2026) dini hari WIB lalu dan kini selalu membobol gawang lawan dalam tujuh pertandingan beruntun bersama klub dan negaranya.

King menilai Liverpool perlu menciptakan peluang untuk Isak seperti Norwegia melakukannya untuk Haaland.

Pemain Termahal

Norwegia memang kalah 1-2 dari Portugal pada matchday kedua Grup D Nations League itu, tetapi Haaland mendapat delapan peluang tembakan dan mencetak satu gol dari 2,4 expected goals on target (xGOT).

Isak masih berstatus sebagai pemain termahal dalam sejarah transfer Premier League setelah Liverpool membelinya dengan nilai 125 juta paun pada musim panas 2025.

Musim pertamanya bersama Liverpool terganggu cedera dan performa yang belum konsisten.

Tekad Isak

Isak pun bertekad memberikan kontribusi lebih besar pada musim ini.

"Ada banyak pertandingan ketika saya merasa seharusnya bisa berkontribusi lebih banyak dan lebih terlibat. Itu hal yang wajar," ujar Isak awal bulan ini.

"Anda tentu ingin melakukannya di semua pertandingan. Namun, dalam beberapa pertandingan Anda terlibat dalam sebagian besar permainan, sementara di pertandingan lain lebih sedikit. Pertandingan ketika saya tidak banyak terlibat adalah yang ingin saya ubah," tuturnya.

"Saya merasa baik, termasuk secara fisik. Saya sudah cukup lama dalam kondisi sehat dan mulai menemukan konsistensi. Itu menjadi dasar bagi saya untuk memainkan sepak bola yang bagus," kata Isak.

 

Sumber: Football Insider

Video Populer

Foto Populer