Mikel Arteta Didesak Mengubah Starting XI Arsenal saat Hadapi Leeds United: Viktor Gyokeres Wajib Starter!

Viktor Gyokeres dinilai layak menjadi starter Arsenal untuk kali pertama di Premier League musim ini.

Bola.com, Jakarta - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mendapat desakan untuk melakukan perubahan besar pada starting XI The Gunners saat menghadapi Leeds United di Emirates Stadium, Sabtu (10/10/2026).

Viktor Gyokeres dinilai layak menjadi starter Arsenal untuk kali pertama di Premier League musim ini. Desakan datang dari penggemar sekaligus content creator Arsenal, Joel Beya.

Ia menilai performa Gyokeres selama jeda internasional menjadi alasan kuat bagi Arteta untuk memberikan kepercayaan lebih besar kepada penyerang asal Swedia tersebut.

Peluang Gyokeres menjadi starter semakin terbuka setelah Kai Havertz mengalami masalah cedera saat membela Jerman pada jeda internasional.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Gyokeres Dijagokan Starter Lawan Leeds

Viktor Gyokeres sejauh ini belum pernah menjadi starter Arsenal di Premier League musim ini.

Dalam lima pertandingan awal kompetisi, pemain berusia 28 tahun itu hanya mendapatkan kesempatan bermain selama 29 menit.

Namun, Beya yakin laga melawan Leeds merupakan momentum yang tepat bagi Gyokeres untuk mendapatkan kepercayaan sejak menit pertama.

"Saya pikir dia akan menjadi starter," ujar Beya dalam acara talkSPORT Breakfast.

Ia juga menyoroti rekor Gyokeres ketika menghadapi Leeds musim lalu. Striker itu mencetak tiga gol dalam dua pertemuan, masing-masing dua gol di kandang dan satu gol saat bertandang.

"Jika melihat rekornya melawan Leeds musim lalu, dia mencetak tiga gol, dua di kandang dan satu tandang. Dia juga sedang dalam performa bagus saat ini," lanjut Beya.

Cedera Havertz Buka Jalan untuk Gyokeres

Masalah kebugaran Kai Havertz turut membuka peluang bagi Gyokeres untuk memimpin lini depan Arsenal.

Havertz menjadi salah satu pemain yang berpotensi mengisi posisi penyerang, tetapi kondisinya kini diragukan setelah mengalami masalah saat jeda internasional.

Beya juga menilai Mikel Merino seharusnya tidak otomatis menjadi pilihan utama sebagai penyerang.

"Saya melihat ada orang yang mengatakan Mikel Merino harus menjadi starter. Saya menyukai Merino, saya pikir dia adalah finisher terbaik di klub, tetapi demi kepercayaan dirinya, Gyokeres harus menjadi starter," kata Beya.

"Jika dia tidak bisa menjadi starter melawan Leeds dengan performanya selama jeda internasional, itu bisa menjadi sinyal waktunya mungkin sudah habis," imbuhnya.

Gyokeres Gacor Bersama Swedia

Meski belum mencetak gol untuk Arsenal di Premier League musim ini, Gyokeres menunjukkan ketajaman luar biasa bersama Timnas Swedia.

Ia tampil dalam empat pertandingan UEFA Nations League selama jeda internasional dan berhasil mencetak gol pada setiap pertandingan.

Swedia mengumpulkan 10 poin dari kemungkinan 12 poin dalam rangkaian pertandingan tersebut. Performa itu menjadi modal positif bagi Gyokeres sebelum kembali ke Arsenal.

Namun, Andy Brassell dari talkSPORT mengingatkan bahwa terlalu cepat menyimpulkan Gyokeres gagal di Arsenal juga tidak masuk akal.

"Kita bisa membicarakan kesulitannya. Namun sebenarnya, kesempatan apa yang benar-benar sudah dia dapatkan sejauh ini? Kita membicarakan sekitar setengah jam bermain, bukan?" ujar Brassell.

"Menurut saya, tidak masuk akal jika ada yang mengatakan dia tidak cukup bagus hanya berdasarkan sekitar 30 menit sepak bola Premier League musim ini," lanjutnya.

Gyokeres Harus Buktikan Diri di Arsenal

Brassell menilai Gyokeres sebenarnya menjalani musim debut yang cukup baik di Premier League. Ia memang belum mampu menyamai statistik ketika bermain untuk Sporting CP, tetapi kehadirannya memberikan opsi berbeda bagi Arsenal di lini depan.

"Saya pikir dia menjalani musim pertama yang cukup baik di Premier League. Dia memberikan Arsenal opsi berbeda di lini depan dan menjadi bagian dari tim yang nyaris memenangkan semuanya," kata Brassell.

Ia bahkan membandingkan situasi Gyokeres dengan Didier Drogba yang juga membutuhkan waktu sebelum benar-benar menjadi striker elite di Premier League.

"Jika dibandingkan dua musim pertama Drogba di Premier League dengan apa yang dilakukan Gyokeres pada musim pertamanya, sebenarnya cukup sebanding," ujarnya.

Meski demikian, Brassell menilai Gyokeres harus segera memberikan bukti melalui gol-gol penting bersama Arsenal.

"Satu-satunya cara dia mengubah pandangan orang adalah dengan mencetak gol-gol besar dalam pertandingan Premier League untuk Arsenal dan laga-laga besar di Liga Champions. Hanya itu yang akan melakukannya," tegasnya.

Laga melawan Leeds pun bisa menjadi kesempatan penting bagi Gyokeres. Setelah tampil tajam bersama Swedia, ia kini memiliki peluang membuktikan dirinya memang pantas mendapatkan kepercayaan lebih besar dari Arteta.

Sumber: talkSPORT

Video Populer

Foto Populer