11 Tahun Bela Man City, Vincent Kompany Akhirnya Buka Suara soal Kasus 115 Dakwaan

Vincent Kompany akhirnya buka Suara terkait kasus Manchester City, begini sikapnya.

Bola.com, Jakarta - Vincent Kompany akhirnya buka suara mengenai kasus pelanggaran aturan keuangan yang menjerat mantan klubnya, Manchester City.

Namun, pelatih Bayern Munchen itu mengaku tidak terlalu memikirkan putusan yang menyatakan The Citizens bersalah.

Premier League mengumumkan pekan lalu bahwa komisi independen menyatakan Man City bersalah atas seluruh dakwaan yang diajukan terhadap mereka.

Man City sebelumnya didakwa pada Februari 2023 atas dugaan pelanggaran yang terjadi sepanjang periode 2009 hingga 2018.

Kompany memiliki keterkaitan erat dengan Man City karena memperkuat The Citizens selama 11 tahun. Ia bergabung pada 2008, dipercaya menjadi kapten pada 2011, dan meninggalkan Etihad Stadium pada 2019.

Hubungan panjangnya dengan Man City membuat pernyataan Kompany dinantikan setelah putusan tersebut diumumkan.

Pelatih berusia 40 tahun itu akhirnya menanggapi persoalan tersebut dalam konferensi pers Bayern Munchen pekan ini.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tanggapan Pertama

Kompany berbicara kepada awak media menjelang pertandingan Bayern Munchen melawan Augsburg, Sabtu (10-10-2026) malam WIB.

Momen tersebut menjadi kesempatan pertamanya memberikan tanggapan kepada media sejak Man City dinyatakan bersalah.

Mantan bek Timnas Belgia itu menegaskan fokus utamanya saat ini adalah menjalankan tugas bersama Bayern Munchen.

Ia juga menyebut jadwal pertandingan yang padat membuat dirinya tidak memiliki banyak waktu untuk memikirkan persoalan di luar pekerjaannya.

"Saya hanya memikirkan pekerjaan saya di Bayern Munchen. Kami akan menghadapi sejumlah pertandingan penting yang membutuhkan banyak waktu. Jadi, tidak banyak kesempatan untuk memikirkan hal lain," ujar Kompany.

Bangga Pencapaian

Ia kemudian mengenang masa-masanya bersama Man City dan mengaku bangga dengan pencapaian yang diraih selama bermain untuk The Citizens.

"Bagi saya, persoalannya sederhana. Saya bermain selama 11 tahun untuk klub itu dan menikmati setiap tahun yang saya lalui di sana. Saya sangat bangga dengan semua pencapaian dan hal-hal yang kami raih di lapangan," katanya.

Meski demikian, Kompany menegaskan urusan di luar lapangan bukanlah sesuatu yang menjadi bagian dari tanggung jawabnya ketika masih berstatus pemain.

"Saya tidak terlibat dalam hal-hal lainnya ketika masih menjadi pemain. Sekarang, sebagai pelatih Bayern Munchen, saya juga tidak terlalu memikirkan persoalan tersebut. Perhatian saya tertuju pada persiapan pertandingan pekan depan, laga yang harus kami menangi besok, dan semua tanggung jawab saya sebagai pelatih," lanjutnya.

11 Tahun Bersama Man City

Kompany menjadi satu di antara figur penting dalam perjalanan Man City.

Selama memperkuat klub yang didirikan pada 1880 tersebut, ia mencatatkan 360 penampilan dan menyumbangkan 20 gol, meski bermain sebagai bek tengah.

Pemain yang gabung dari Hamburg itu juga mengoleksi 12 trofi bersama Man City, termasuk empat gelar Premier League. Namun, tiga gelar liga pertamanya diraih dalam periode yang tercakup dalam dugaan pelanggaran aturan keuangan klub.

Man City telah mengajukan banding atas putusan komisi independen tersebut.

Setelah meninggalkan Man City pada 2019, Kompany kembali ke Anderlecht, klub masa kecilnya. Ia kemudian beralih ke dunia kepelatihan dan kini memasuki musim ketiganya menangani Bayern Munchen.

Bersama klub raksasa Jerman tersebut, Kompany telah mempersembahkan dua gelar Bundesliga secara beruntun. Ia juga membawa Bayern meraih dua gelar domestik sekaligus pada musim lalu.

 

Sumber: Talksport

Video Populer

Foto Populer