Catat Start Terburuk dalam 40 Tahun Terakhir, MU Belum Berniat Memecat Michael Carrick

Hasil imbang 1-1 melawan Tottenham Hotspur di Old Trafford, Sabtu (10/10/2026) malam WIB, membuat Setan Merah mencatatkan awal musim terburuk dalam 40 tahun terakhir.

Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU) belum berencana memecat Michael Carrick meski timnya kembali gagal meraih kemenangan di Premier League.

Hasil imbang 1-1 melawan Tottenham Hotspur di Old Trafford, Sabtu (10/10/2026) malam WIB, membuat Setan Merah mencatatkan awal musim terburuk dalam 40 tahun terakhir.

Menurut laporan TEAMtalk, manajemen MU yang berada di bawah kendali INEOS masih memberi kesempatan kepada Carrick untuk memperbaiki performa tim.

Keputusan tersebut diambil meski tekanan terhadap sang manajer terus meningkat setelah hasil mengecewakan dalam beberapa pertandingan terakhir.

MU sebenarnya sempat berada di jalur kemenangan setelah Bryan Mbeumo mencetak gol pada menit ke-73.

Namun, Tottenham yang bermain dengan 10 orang mampu menyamakan kedudukan melalui Dominic Solanke pada masa injury time.

Hasil tersebut membuat MU tertahan di peringkat ke-12 klasemen sementara Premier League. Mereka baru mengumpulkan enam poin dari enam pertandingan.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

MU Catat Start Terburuk sejak 1986/1987

Hasil imbang melawan Tottenham memperpanjang catatan kurang memuaskan MU pada awal musim ini.

Koleksi enam poin dari enam pertandingan menjadi awal terburuk mereka di liga sejak musim 1986/1987.

Pada periode itu, MU juga mengawali kompetisi dengan hasil mengecewakan setelah gagal memenuhi harapan dalam persaingan perebutan gelar.

Situasi itu berujung pada pemecatan Ron Atkinson, yang kemudian digantikan Sir Alex Ferguson.

Kini, Setan Merah kembali menghadapi tekanan besar setelah gagal mengamankan tiga poin di kandang sendiri.

Para pendukung bahkan meluapkan kekecewaan dengan mencemooh tim saat turun minum dan ketika pertandingan berakhir.

Sorotan terhadap Carrick pun semakin tajam karena MU belum mampu menunjukkan konsistensi yang diharapkan pada awal musim ini.

Sempat Unggul, MU Gagal Mengalahkan 10 Pemain Tottenham

MU sebenarnya memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan ketika Bryan Mbeumo memecah kebuntuan pada menit ke-73.

Gol itu sempat membuka jalan bagi tuan rumah untuk mengamankan tiga poin.

Situasi semakin menguntungkan bagi Setan Merah lima menit kemudian. Gelandang Tottenham, Rodrigo Bentancur, menerima kartu merah setelah terlibat insiden dengan bek MU, Luke Shaw.

Bentancur dilaporkan menanduk Shaw dalam pertengkaran yang terjadi setelah duel keras di antara keduanya.

Bermain dengan 10 pemain, Tottenham justru memperlihatkan semangat juang yang tinggi. Tim tamu terus berusaha mencari gol penyeimbang meski berada dalam situasi sulit.

Upaya itu membuahkan hasil pada menit kedua injury time. Dominic Solanke menyambut umpan silang Sandro Tonali dengan sundulan yang mengarah ke gawang MU.

Gol itu memastikan Tottenham membawa pulang satu poin dari Old Trafford sekaligus menambah tekanan terhadap Carrick.

INEOS Masih Memberikan Kesempatan kepada Carrick

Meski hasil awal musim mengecewakan, MU dilaporkan belum mengambil keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan Carrick.

Menurut TEAMtalk, pemilik MU melalui INEOS masih bersedia memberikan waktu kepada mantan gelandang Setan Merah tersebut untuk membalikkan keadaan.

Michael Carrick baru menjalani musim penuh pertamanya sebagai manajer permanen setelah mendapatkan kontrak berdurasi dua tahun pada Mei lalu.

Sebelumnya, ia ditunjuk sebagai manajer interim pada Januari setelah Ruben Amorim dipecat.

Carrick berhasil mengungguli persaingan dengan legenda klub lainnya, Ole Gunnar Solskjaer, untuk mengisi posisi tersebut.

Di bawah kepemimpinannya, MU finis di peringkat ketiga Premier League dan mengamankan tiket ke Liga Champions.

Pencapaian itu menjadi salah satu alasan manajemen memberinya kepercayaan untuk memimpin tim secara permanen.

Namun, awal musim kali ini menghadirkan tantangan berbeda. Michel Carrick dituntut segera menemukan formula permainan yang mampu mengembalikan MU ke jalur kemenangan.

Jadwal Berat Menanti MU

Tantangan Carrick belum berakhir. MU akan menghadapi rangkaian pertandingan berat sepanjang Oktober, yang berpotensi menjadi ujian penting bagi sang manajer.

Setan Merah dijadwalkan bertandang ke markas Atletico Madrid pada Rabu (14/10/2026) dini hari WIB dalam lanjutan Liga Champions. Setelah itu, mereka akan menghadapi Leeds United, Como, Bournemouth, dan Chelsea.

Rangkaian pertandingan itu memberi kesempatan bagi MU untuk memperbaiki posisi sekaligus membuktikan bahwa hasil buruk pada awal musim tidak akan berlanjut.

Bagi Carrick, kemampuan tim merespons tekanan dalam periode ini akan menjadi sorotan utama.

Meski belum ada rencana pemecatan, dukungan manajemen tetap harus diikuti dengan hasil yang lebih baik di lapangan.

Sumber: Evening Standard

Persaingan di BRI Super League

Video Populer

Foto Populer