Hukuman Manchester City jika Banding 115 Dakwaan Gagal Diklaim Telah Bocor

Hukuman Man City di Liga Champions jika banding 115 tuduhan gagal dikabarkan telah 'bocor'.

Bola.com, Jakarta - Manchester City berpotensi menghadapi sanksi berat dari UEFA jika upaya banding mereka terhadap putusan pelanggaran finansial tidak membuahkan hasil.

Hukuman yang dikabarkan sedang dipertimbangkan bahkan mencakup larangan tampil di kompetisi Eropa selama tujuh hingga 10 tahun.

Man City telah terlibat dalam proses hukum melawan Premier League sejak Februari 2023.

Situasi makin serius setelah liga mengeluarkan pernyataan keras menyusul putusan yang menyatakan mereka bersalah pada September 2026.

The Citizens dituduh melanggar aturan keuangan Premier League dalam rentang sembilan tahun, yakni dari 2009 hingga 2018.

Klub telah mengajukan banding dan tetap menyatakan tidak bersalah. Kini, perhatian tertuju pada hasil akhir proses hukum tersebut.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Penentuan Sanksi

Jika putusan bersalah tetap berlaku, persoalan berikutnya adalah penentuan sanksi bagi Man City, yang telah delapan kali menjuarai Premier League.

Sejumlah hukuman yang dibahas mencakup denda besar, larangan transfer, pengurangan poin, pencabutan gelar, hingga degradasi.

Premier League diperkirakan akan menjadi pihak pertama yang menentukan langkah terhadap klub, mengingat perkara ini berkaitan langsung dengan masa depan Man City di sepak bola Inggris.

Namun, hasil proses hukum itu juga dapat menempatkan UEFA dalam posisi harus mengambil keputusan.

Secara teori, Man City masih bisa kembali bersaing di Premier League apabila lebih dahulu terdegradasi dan kemudian berhasil promosi. Klub juga berpeluang kembali mengejar tiket ke Liga Champions, Liga Europa, atau Conference League.

UEFA Dikabarkan Siapkan Larangan Panjang

Namun, jurnalis asal Kolombia, Cesar Augusto Londono, mengklaim melalui akun X bahwa UEFA sedang bersiap menjatuhkan hukuman larangan mengikuti kompetisi Eropa dalam jangka panjang kepada Man City.

"UEFA dikabarkan hampir mengumumkan bahwa Manchester City akan dilarang mengikuti seluruh kompetisi Eropa selama tujuh hingga 10 tahun jika dinyatakan bersalah setelah proses banding. Dengan hukuman itu, mereka tidak akan bisa tampil di Liga Champions, Liga Europa, maupun Conference League. Pada putusan tingkat pertama, klub dinyatakan bersalah atas 115 pelanggaran finansial," tulis Londono.

Jika sanksi itu benar-benar diterapkan, Man City tidak akan bisa mengikuti kompetisi antarklub Eropa hingga satu dekade, terlepas dari hukuman yang dijatuhkan Premier League.

Dugaan Pengurangan 60 Poin

Kendati keputusan terkait sanksi belum dapat ditentukan sebelum proses banding selesai, pembahasan mengenai kemungkinan hukuman Man City sudah beredar di kalangan media dan sepak bola.

Presenter talkSPORT sekaligus mantan pemain Timnas Skotlandia, Alan Brazil, mengungkap informasi yang ia dengar mengenai kemungkinan hukuman dari Premier League.

Pada awal Oktober, Brazil menyebut pengurangan 60 poin sebagai satu di antara sanksi yang dibicarakan.

"Saya mendengar kemungkinan pengurangan 60 poin. Hukuman itu akan menyenangkan banyak orang, tetapi Manchester City masih memiliki peluang untuk bertahan," ujar Brazil.

Ia mengaku belum mengetahui kapan hukuman tersebut berpotensi diberlakukan. Menurutnya, penerapan pada musim ini sulit dilakukan karena persoalan waktu dan proses yang harus dilalui.

"Saya tidak bisa membayangkan hukuman itu diterapkan musim ini karena waktunya. Ketika semuanya selesai diproses, waktunya mungkin sudah terlambat. Apakah baru musim depan? Namun, yang dibicarakan adalah pengurangan 60 poin," katanya.

 

Sumber: Give Me Sport

Video Populer

Foto Populer