Sukses


MotoGP: Bersyukur Punya Banyak Haters, Alex Marquez Justru Tambah Semangat

Bola.com, Jakarta - Alex Marquez tak pelak lagi kerap berada di bawah bayang-bayang sang kakak, Marc Marquez, terutama sejak naik ke MotoGP pada 2020. Ia pun menyadari punya banyak haters alias pembenci, meski ia terbukti merupakan salah satu rider tangguh dan mengantongi dua gelar dunia.

Saat menjalani debutnya di Repsol Honda, Marquez kerap disebut tak layak mendapatkan kursi di tim tersebut, meski kala itu ia menjadi penyelamat wajah Honda karena meraih dua podium. Saat dipindahkan ke LCR Honda Castrol pada 2021 dan sulit kompetitif, ia pun kembali banjir hujatan.

Meski begitu, Marquez kembali menunjukkan tajinya ketika pindah ke Ducati lewat Gresini Racing pada 2023. Ia mampu konsisten tampil kompetitif, meraih beberapa podium, dan bahkan memenangi Sprint. Kini, haters pun mulai mengurangi kritikan kepada pembalap berusia 27 tahun ini.

--

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 3 halaman

Kritik Tajam Jadi Bahan Bakar Semangat

Lewat El des Marque pada Rabu (3/1/2024), Marquez mengakui bahwa haters ini justru melecut semangatnya untuk tampil baik. "Para haters memberi saya motivasi. Kalian mau mengkritikku? Oke, itu bahan bakar bagiku. Mendengar banyak hal baik akan membuat Anda terlena," ungkapnya.

"Sementara itu, kebencian membuat Anda berpikir, 'Aku akan tutup mulut dan akan bekerja lebih keras'. Ketika Anda berada di sini, Anda akan sadar bahwa penting jika orang-orang membicarakan Anda. Ketika mereka berhenti bicara, maka artinya semuanya berakhir," lanjut Marquez.

Juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019 ini menyatakan bahwa untuk menghindari rasa sakit hati gara-gara omongan haters, para pembalap MotoGP memang seharusnya lebih fokus mengapresiasi orang-orang yang memang tulus mendukung mereka, seperti keluarga, teman-teman, dan penggemar.

3 dari 3 halaman

Awalnya Memang Menyakitkan

"Awalnya, kritik akan terasa menyakitkan karena Anda tak terbiasa. Namun, seperti yang saya bilang, Anda harus fokus pada kritik yang membangun. Jika kritik yang datang membuat Anda sakit hati, mengapa Anda buang-buang waktu memikirkannya? Singkirkan saja semuanya," tutur Marquez.

"Akan selalu ada orang yang ingin jadi jahat, padahal sejatinya iri. Yang penting adalah mengelilingi diri Anda dengan hal-hal positif. Ada banyak orang yang masih mau mendukung Anda, dekatkan diri dengan keluarga dan orang-orang yang menjaga Anda tetap membumi," tutupnya.

Marquez akan kembali turun lintasan dalam tes pramusim MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pada 6-8 Februari 2024. Sebelumnya, ia akan menghadiri acara peluncuran dan presentasi Gresini Racing di Italia pada 20 Januari 2024.

Sumber: El des Marque

Disadur dari: Bola.net (Anindhya Danartikanya, 7/1/2024)

Sepak Bola Indonesia

Video Populer

Foto Populer