Jorge Lorenzo Bangun La Masia-nya MotoGP, Jadi Manajer Bintang Muda Spanyol Víctor Cubeles

Legenda MotoGP Jorge Lorenzo kembali mencuri perhatian, kali ini bukan dari lintasan balap, melainkan dari perannya dalam membangun masa depan pembalap muda.

Bola.com, Jakarta - Legenda MotoGP Jorge Lorenzo kembali mencuri perhatian, kali ini bukan dari lintasan balap, melainkan dari perannya dalam membangun masa depan pembalap muda. Juara dunia MotoGP tiga kali itu resmi menjadi manajer olahraga bagi talenta muda Spanyol, Víctor Cubeles.

Langkah tersebut diumumkan tak lama setelah Lorenzo menjalin kerja sama sebagai performance coach dengan Maverick Viñales. Keterlibatan aktif Lorenzo di balik layar menegaskan komitmennya untuk tetap berkontribusi besar di dunia balap motor, meski telah pensiun sejak akhir musim 2019.

Dalam pernyataan resmi, kolaborasi Lorenzo dan Cubeles disebut sebagai lahirnya model baru pengembangan bakat di dunia balap motor, yang terinspirasi dari sistem pembinaan elite di cabang olahraga lain.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Terinspirasi La Masia, Fokus Jangka Panjang

Proyek ini disebut-sebut mengadopsi filosofi La Masia, akademi legendaris milik Barcelona yang melahirkan banyak bintang sepak bola dunia. Pendekatannya menitikberatkan pada metode, pembinaan menyeluruh, serta pengambilan keputusan jangka panjang sejak usia dini.

“Sistem yang tidak hanya mencetak pembalap cepat, tetapi juga atlet yang utuh, siap secara teknis, mental, dan strategis untuk mencapai level elite,” demikian isi pernyataan resmi proyek tersebut.

Bagi Lorenzo, proyek ini menjadi bentuk pengabdian setelah puluhan tahun hidup di dunia balap motor. Ia menegaskan bahwa tujuannya bukan sekadar mencetak juara, melainkan membangun fondasi karier yang kokoh bagi generasi berikutnya.

“Saya telah menjalani hidup di dunia balap motor dari dalam. Sekarang saatnya saya mengembalikan apa yang telah diberikan olahraga ini kepada saya, dengan menciptakan sistem yang membantu pembalap muda berkembang dengan metode, kriteria, dan visi yang jelas,” ujar Lorenzo.

 

3 dari 4 halaman

Peran Aktif Jorge Lorenzo

Keterlibatan Lorenzo dalam proyek ini tidak bersifat simbolis. Mantan juara dunia lima kali itu akan terlibat langsung dan berkelanjutan dalam pengambilan keputusan penting, sekaligus menanamkan standar, mentalitas, dan tuntutan profesional yang membentuk kariernya sebagai juara dunia.

Pilihan terhadap Víctor Cubeles juga bukan tanpa alasan. Ayah Jorge Lorenzo, Chicho Lorenzo, diketahui telah melatih Cubeles pada fase-fase penting perkembangan kariernya, sehingga hubungan dan pemahaman antara kedua pihak sudah terbangun sejak awal.

Cubeles sendiri dikenal dengan julukan “Chico Maravilla”. Ia merupakan mantan juara Spanish Moto5 dan MIR Racing Cup, serta digadang-gadang sebagai salah satu prospek paling menjanjikan di dunia balap motor Spanyol saat ini.

 

4 dari 4 halaman

Peluang Emas bagi Cubeles

Bagi Cubeles, bergabung dalam proyek yang dipimpin Jorge dan Chicho Lorenzo merupakan kesempatan langka yang tak ingin disia-siakan. Ia menyadari bahwa proyek ini bukan sekadar soal hasil balapan, melainkan membangun karier jangka panjang.

“Menjadi bagian dari proyek yang dipimpin Jorge dan Chicho Lorenzo adalah kesempatan unik. Ini bukan hanya tentang bertanding, tetapi tentang belajar membangun karier dengan fondasi yang kuat,” tutur Cubeles.

Dengan visi besar dan keterlibatan langsung salah satu ikon terbesar MotoGP, proyek ini berpotensi menjadi pabrik pembalap elite baru. Jika berjalan sesuai rencana, dunia balap motor bisa segera memiliki ‘La Masia’ versinya sendiri.

Video Populer

Foto Populer