Rival Veda Ega Pratama di Moto3, Adrian Fernandez, Didiskualifikasi dari 6 Balapan Musim Ini

Pembalap Moto3 dari Leopard Racing, Adrian Fernandez, didiskualifikasi dari enam balapan musim ini.

Bola.com, Jakarta - Adrian Fernandez harus menerima hukuman berat menjelang Moto3 Hungaria 2026. Pembalap Leopard Racing itu didiskualifikasi dari enam balapan pertama musim ini setelah dua mesin motornya ditemukan memiliki indikasi manipulasi.

Keputusan tersebut diumumkan steward pada Jumat sore waktu setempat, melalui dua laporan terpisah.

Dalam temuan itu disebutkan bahwa dua mesin Honda yang digunakan rival rider kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, itu telah dibuka tanpa izin resmi.

Mesin bernomor #810, yang sudah tidak digunakan lagi sejak seri keempat di Jerez, menjadi satu di antara fokus pemeriksaan. Direktur teknis menemukan segel kawat pada mesin tersebut tidak sesuai prosedur pemasangan standar yang diwajibkan regulasi.

Temuan lain muncul pada mesin #811 yang digunakan Fernandez saat balapan di Le Mans dan Barcelona.

Federasi Balap Motor Internasional (FIM) menyatakan mesin tersebut memiliki segel pengaman yang telah dirusak serta menunjukkan bukti pembongkaran dan perakitan ulang tanpa otorisasi.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Pelanggaran dan Konsekuensi

Kejanggalan itu pertama kali ditemukan oleh Honda saat melakukan pemeriksaan rutin terhadap mesin yang digunakan para pembalap.

Berdasarkan hasil investigasi, steward menyimpulkan Leopard Racing melanggar Pasal 2.6.3.3 regulasi Moto3 yang mengatur ketahanan mesin, serta Pasal 3.3.2.2 yang berkaitan dengan tindakan curang, manipulatif, atau perbuatan yang merugikan jalannya kejuaraan maupun kepentingan olahraga balap motor.

Sebagai konsekuensi, Fernandez kehilangan seluruh hasil yang diraihnya pada enam seri awal musim, dari Grand Prix Thailand hingga Grand Prix Catalunya.

Meski begitu, hasil finis keempat yang diraihnya pada Grand Prix Italia di Mugello pekan lalu tetap dinyatakan sah dan tidak terpengaruh oleh hukuman tersebut.

Posisi Merosot

Sebelum sanksi dijatuhkan, pembalap asal Spanyol yang juga adik Raul Fernandez itu, sempat mengoleksi dua podium. Ia finis kedua di Jerez dan kembali menempati posisi runner-up di Le Mans.

Namun, penghapusan hasil dari enam balapan awal membuat posisinya merosot drastis di klasemen. Fernandez kini berada di peringkat ke-19 dengan hanya menyisakan 13 poin yang diperolehnya dari seri Mugello.

Dampak hukuman tersebut tidak berhenti pada pengurangan poin. FIM juga memutuskan kedua mesin yang segelnya ditemukan telah dimanipulasi akan diperlakukan sebagai mesin yang telah dibangun ulang.

Konsekuensinya, masing-masing mesin akan dihitung dua kali dalam alokasi mesin yang diperbolehkan untuk Fernandez sepanjang musim.

Mesin Dicoret

Khusus mesin #811, FIM menyatakan unit tersebut tidak lagi layak digunakan untuk kompetisi.

Pemeriksaan menemukan sejumlah komponen berada dalam kondisi yang tidak memenuhi standar keselamatan setelah proses perakitan ulang yang terlihat jelas.

Lantaran alasan keselamatan, mesin itu resmi dicoret dari jatah mesin milik Fernandez untuk sisa musim ini.

Aturan Moto3 sendiri hanya memperbolehkan setiap pembalap menggunakan enam mesin sepanjang satu musim kompetisi.

 

Sumber: Motorsport

Video Populer

Foto Populer