Hampir Podium di MotoGP Jepang 2026, Enea Bastianini: Sudah Lama Menantikan Momen Ini

La Bestia nyaris meraih podium MotoGP Jepang 2026 setelah finis keempat dan hanya terpaut 0,078 detik dari Marco Bezzecchi.

Bola.com, Jakarta - Enea Bastianini mengakhiri MotoGP Jepang 2026 dengan hasil yang membuatnya puas. Pembalap Tech3 KTMĀ itu finis di posisi keempat setelah terlibat duel sengit dengan Marco Bezzecchi untuk memperebutkan podium terakhir.

Bastianini tampil semakin cepat pada fase akhir balapan di Sirkuit Motegi. Ia bahkan mampu memangkas jarak sekitar satu detik dari Bezzecchi dan memberikan tekanan hingga garis finis.

Namun, usaha pembalap asal Italia itu belum cukup untuk merebut posisi ketiga. Bezzecchi mampu mempertahankan posisinya dengan keunggulan hanya 0,078 detik dalam duel menuju garis finis.

Meski gagal naik podium, hasilĀ itu menjadi salah satu penampilan terbaik Bastianini bersama Tech3 KTM.

Ia juga menjadi pembalap KTM dengan posisi finis tertinggi pada balapan tersebut setelah Pedro Acosta hanya mampu menempati posisi ketujuh.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Bastianini Puas dengan Performa di Motegi

Bastianini mengaku sangat senang dengan performanya di MotoGP Jepang 2026. Ia merasa akhirnya mampu menunjukkan penampilan yang selama ini ingin ia berikan.

"Saya merasa sangat baik karena sudah lama menunggu momen seperti ini, untuk bisa berkendara seperti itu. Hari ini momen tersebut akhirnya datang," ujar Bastianini seusai balapan.

Komentar tersebut menggambarkan kepuasan Bastianini setelah melalui periode yang cukup sulit sejak meninggalkan tim pabrikan Ducati pada akhir 2024.

Selama memperkuat Tech3 KTM, pembalap berjulukan La Bestia itu tidak banyak mendapatkan kesempatan untuk bersaing di barisan depan.

Penampilan di Motegi menjadi salah satu pengecualian penting pada musim 2026.Ā Bastianini bahkan mampu menunjukkan kecepatannya ketika balapan memasuki fase akhir.

Ia mencatat empat lap tercepat secara beruntun dan hampir menggeser Bezzecchi dari posisi ketiga.

Hampir Rebut Podium dari Bezzecchi

Pertarungan Bastianini dan Bezzecchi menjadi salah satu duel menarik pada akhir MotoGP Jepang 2026.

Setelah tertinggal sekitar satu detik, Bastianini secara perlahan memangkas jarak dengan pembalap Aprilia tersebut.

Kecepatan Bastianini semakin terlihat pada lap-lap terakhir. Ia terus mendekati Bezzecchi dan akhirnya berada tepat di belakangnya menjelang tikungan terakhir.

Bastianini mendapatkan momentum bagus ketika keluar dari tikungan terakhir. Namun, jarak yang tersisa tidak cukup untuk melakukan manuver menyalip sebelum garis finis.

Bezzecchi akhirnya mengamankan posisi ketiga dengan selisih hanya 0,078 detik. Bastianini pun harus puas finis keempat, tetapi tetap menjadi pembalap KTM terdepan dalam balapan itu.

Ā 

Bastianini Temukan Kekuatan pada Ban Hard

Salah satu faktor yang membantu performa Bastianini adalah penggunaan ban belakang hard.

Seluruh pembalap akhirnya memilih kompon tersebut setelah mencobanya dalam sesi warm-up Minggu pagi.

Bastianini merasa komponĀ itu cocok dengan gaya balapnya. Setelah mencoba ban hard dalam warm-up, ia kembali ke garasi dengan keyakinan bahwa dirinya bisa tampil kuat dalam balapan.

"Saya merasa punya sesuatu yang bisa digunakan. Ban ini sangat cocok dengan gaya saya, jadi saya yakin bisa melakukan sesuatu yang kuat dalam balapan," kata Bastianini, mengutip penjelasan manajer tim Tech3 KTM, Nicolas Goyon.

GoyonĀ menilai kemampuan Bastianini dalam mengelola ban menjadi salah satu kekuatannya, terutama ketika balapan memasuki paruh kedua.

Bastianini pun membuktikannya di Motegi. Ia tampil semakin cepat menjelang akhir balapan dan hampir mendapatkan hadiah berupa podium setelah melakukan tekanan besar kepada Bezzecchi.

Jadi Pembalap KTM Terbaik di Motegi

Finis keempat juga memiliki arti khusus bagi Bastianini karena ia menjadi pembalap KTM dengan posisi terbaik di MotoGP Jepang 2026.

Pedro Acosta, yang memperkuat tim pabrikan KTM, hanya finis ketujuh. Ini menjadi kali kedua sepanjang musim 2026 Bastianini berhasil finis lebih tinggi dariĀ Acosta dalam balapan utama.

Sebelumnya, ia juga mengungguli pembalap Spanyol tersebut pada MotoGP Spanyol ketika finis kedelapan.

HasilĀ itu menjadi penutup yang lebih memuaskan setelah Bastianini mengalami kekecewaan pada sprint race sehari sebelumnya.

Ia kehilangan posisi tiga besar karena mendapat hukuman akibat melampaui batas lintasan di tikungan terakhir.

Kini, Bastianini akan meninggalkan Tech3 KTM setelah musim 2026 berakhir. Mulai 2027, ia akan memperkuat Trackhouse Aprilia dengan kontrak dua musim.

Performa di Motegi setidaknya memberikan Bastianini alasan untuk menatap sisa musim dengan lebih percaya diri.

Setelah lama menunggu kesempatan untuk kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya, ia akhirnya hampir membawa pulang podium dari Jepang.

Sumber: Motorsport.com

Ā 

Video Populer

Foto Populer