Aleix Espargaro Mundur dari MotoGP Mandalika 2026, Ini Alasannya

Pembalap penguji Honda HRC Castrol, Aleix Espargaro, dipastikan tidak mengikuti balapan utama MotoGP Mandalika 2026.

Bola.com, Jakarta - Pembalap penguji Honda HRC Castrol, Aleix Espargaro, dipastikan tidak mengikuti balapan utama MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10/2026). Keputusan tersebut diambil karena kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih setelah mengalami cedera serius pada awal tahun ini.

Espargaro yang kini berusia 37 tahun sejatinya ditugaskan Honda untuk menggantikan Joan Mir. Pembalap Spanyol itu absen karena belum dinyatakan fit secara medis sejak pertengahan September.

Namun, comeback Espargaro di Mandalika tidak berjalan sesuai harapan. Setelah menjalani dua hari aktivitas di lintasan, ia mengaku mengalami kelelahan fisik dan mempertimbangkan untuk tidak tampil dalam balapan utama.

Honda kemudian mengonfirmasi pengunduran diri Espargaro melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Minggu pagi, sebelum sesi pemanasan atau warm-up.

"Akibat periode tidak aktif secara fisik karena cedera yang dialami pada awal 2026, serta tuntutan fisik khusus Sirkuit Internasional Mandalika, Aleix Espargaro dan Honda HRC Castrol memutuskan menarik motor nomor 41 dari GP Indonesia karena ketidaknyamanan fisik yang terus berlanjut," demikian pernyataan Honda, seperti dikutip dari Motorsport. 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Merasakan Sakit

Sebelumnya, Espargaro juga mengungkapkan kondisinya setelah menyelesaikan Sprint Race MotoGP Indonesia pada Sabtu (10/10/2026). Ia finis di posisi ke-20, tertinggal 38 detik dari pemenang, Marc Marquez.

"Saya sangat kelelahan. Lengan bawah saya terasa sangat sakit. Kita lihat bagaimana kondisi saya ketika bangun besok. Namun, mengingat kami harus segera menjalani tes, ada kemungkinan saya tidak mengikuti balapan," ujar Espargaro.

Keputusan mundur dari GP Indonesia tidak terlepas dari agenda penting Honda dalam mengembangkan prototipe motor 850cc untuk menghadapi regulasi teknis baru MotoGP yang mulai berlaku pada 2027.

Espargaro mengalami cedera punggung serius pada April 2026 ketika menjalankan tugas sebagai pembalap penguji dan pengembang motor Honda. Ia bahkan harus menjalani operasi pada ruas tulang belakang T3 dan T4 sebelum menjalani rehabilitasi panjang.

Masa pemulihan tersebut membuatnya kehilangan banyak waktu latihan dan aktivitas fisik. Kondisi itu pun berdampak pada kebugarannya ketika kembali mengendarai motor MotoGP di Mandalika.

 

Kembangkan Prototipe Motor 850cc

Honda juga menghadapi tantangan lain dalam program pengembangan motor terbarunya. Pembalap penguji Takaaki Nakagami mengalami cedera saat sesi latihan GP Jepang pekan lalu, ketika tampil sebagai pembalap wildcard.

Situasi tersebut membuat Espargaro menjadi tumpuan Honda untuk mengembangkan prototipe motor 850cc menjelang tes penting di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 14-15 Oktober 2026.

Espargaro mengonfirmasi akan langsung bertolak ke Malaysia setelah meninggalkan Mandalika.

"Saya akan langsung pergi dari sini ke Sepang untuk menjalani tes karena Taka masih mengalami cedera," tuturnya.

Sementara itu, Honda masih harus menentukan pembalap pengganti Joan Mir untuk MotoGP Australia yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Oktober 2026. Keputusan tersebut akan bergantung pada perkembangan kondisi Mir dan apakah ia sudah dinyatakan fit untuk kembali berkompetisi.

Sumber: Motorsport

Video Populer

Foto Populer