Sukses


    Pasca Piala Dunia U-17 2023, Seto Nurdiyantoro: Masih Banyak PR untuk Sepak Bola Indonesia

    Bola.com, Jakarta - Indonesia dinilai sukses menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 dan mendapat apresiasi dari FIFA selaku induk organisasi sepak bola dunia.

    Meski begitu, masih banyak pekerjaan rumah alias PR yang harus dibenahi untuk sepak bola Indonesia pasca Piala Dunia U-17 tahun ini. Hal ini diungkapkan mantan pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro.

    PR utama yang kudu segera diperbaiki yaitu meliputi pembinaan pemain, kualitas pelatih, hingga kompetisi. Menurut Seto, tiga faktor tersebut penting demi perubahan dan kemajuan sepak bola Tanah Air.

    "Setelah Piala Dunia U-17 masih banyak PR untuk sepak bola Indonesia. Mulai pembinaan pemain, kualitas pelatih, hingga kompetisi," ungkap Seto lewat akun Instagram pribadinya pada Minggu (3/12/2023).

    "Jalan Indonesia masih panjang. Doa terbaik untuk sepak bola Indonesia," sambung pria asal Kalasan, Sleman tersebut.

    Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

     

     

     

    2 dari 4 halaman

    Harapan Seto

    Indonesia punya mimpi besar untuk lolos ke putaran final Piala Dunia. Demi mewujudkan terget tersebut, PSSI pun telah membuat roadmap atau peta jalan Indonesia menuju Piala Dunia 2034.

    Seto Nurdiyantoro mengatakan, perjalanan Indonesia menembus turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia itu masih sangat panjang.

    Pemilik lisensi kepelatihan AFC Pro itu pun berharap, infrastruktur serta sumber daya manusia bisa dibenahi dan ditingkatkan.

     

    3 dari 4 halaman

    Perbaiki Infrastruktur

    "Indonesia memang bermimpi di tahun 2034 ingin menjadi salah satu kontestan Piala Dunia. Dan saya pikir banyak sekali pekerjaan pembinaan infrastruktur kompetisi yang sehat. Ini yang harus diperbaiki," papar Seto.

    "Dalam artian kenapa pembinaan? Di situ harusnya mempunyai kualitas pelatih yang lebih. Kemudian infrastrukturnya bagaimana? Sekarang banyak SSB yang berlatih animonya cukup banyak, tapi lapangannya banyak debu, tidak standar,".

    "Harapannya ke depan infrastruktur dan SDM-nya diperbaiki, kompetisinya diperbaiki semuanya. Kalau memang itu jadi tujuan dari federasi, itu salah satunya yang harus kita perbaiki," pungkas Seto.

     

     

     

    4 dari 4 halaman

    Kiprah Timnas Indonesia U-17

    Piala Dunia U-17 2023 resmi berakhir pada Sabtu (2/12/2023) malam WIB. Jerman menjadi jawara setelah menekuk Prancis melalui adu penalti 4-3 (2-2) di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah.

    Sementara Timnas Indonesia U-17 sendiri gagal melangkah jauh dalam Piala Dunia U-17 2023. Pasukan Bima Sakti itu terhenti pada fase grup, setelah hanya mampu finis di peringkat ketiga klasemen Grup A.

    Skuad Garuda Muda meraih dua hasil imbang dan menelan sekali kekalahan dari tiga pertandingan. Tim Merah-Putih juga berhasil mencetak tiga gol plus lima kebobolan.

    Gol perdana Indonesia tercipta ketika mereka sukses menahan imbang 1-1 tim kuat, Ekuador. Ini sekaligus menjadi poin perdana Timnas U-17 dalam debut di Piala Dunia U-17 2023.

    Hasil seri lainnya didapat kala Garuda Muda berjumpa Panama. Sedangkan pada partai terakhir, Indonesia harus menelan pil pahit seusai dihajar Maroko dengan skor 1-3.

    Video Populer

    Foto Populer