Transportasi Mahal Jadi Kontroversi Baru di Piala Dunia 2026, Tiket Kereta di Boston Naik 400 Persen

Piala Dunia 2026: Lonjakan harga transportasi menuju stadion menjadi sorotan terbaru yang menuai kritik luas dari para suporter di Boston, AS.

Bola.com, Boston - Para penggemar sepak bola yang berencana menghadiri ajang Piala Dunia FIFA 2026 di Boston kini harus bersiap menghadapi kenyataan pahit: biaya transportasi menuju stadion melonjak drastis.

Otoritas transportasi setempat, Massachusetts Bay Transportation Authority (MBTA), mengumumkan bahwa harga tiket kereta pulang-pergi dari pusat kota Boston menuju Gillette Stadium mencapai $80 atau sekitar Rp1.360.000 (dengan kurs Rp17.000 per dolar AS). Angka ini naik empat kali lipat dari tarif normal yang biasanya hanya sekitar $20 atau Rp340.000.

Kenaikan harga ini langsung memicu keluhan dari para penggemar, terutama karena lokasi Gillette Stadium yang berada di Foxborough, cukup jauh dari pusat kota Boston, membuat transportasi menjadi kebutuhan utama bagi penonton.

Tak hanya kereta, opsi transportasi lain juga tak kalah mahal. Panitia tuan rumah Boston dikabarkan menyiapkan layanan bus dengan tarif mencapai $90 atau sekitar Rp1.530.000 untuk perjalanan pulang-pergi. Biaya ini tentu semakin membebani fans yang sebelumnya sudah dihadapkan pada mahalnya tiket pertandingan.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

7 Pertandingan

Stadion ini sendiri dijadwalkan menggelar tujuh pertandingan selama Piala Dunia FIFA 2026, termasuk laga yang melibatkan Timnas Inggris. Besarnya antusiasme diprediksi akan berbanding lurus dengan tingginya permintaan transportasi.

Kritik keras datang dari kelompok suporter Inggris, Free Lions, bagian dari Football Supporters' Association. Mereka menilai kebijakan ini tidak adil bagi para pendukung yang ingin datang langsung ke stadion.

“Untuk perjalanan yang biasanya hanya $20 (Rp340.000), kami sangat kecewa dengan kenaikan ini. Penyelenggara seharusnya memastikan akses yang terjangkau dan ramah bagi suporter,” tulis mereka dalam pernyataan di media sosial.

Makin Banyak Kontroversi

Kontroversi ini menambah daftar panjang sorotan terhadap Piala Dunia FIFA 2026 yang disebut-sebut sebagai salah satu edisi termahal sepanjang sejarah. Selain transportasi, harga tiket pertandingan juga mengalami lonjakan signifikan.

Badan sepak bola dunia, FIFA, bahkan mematok harga tiket final di MetLife Stadium hingga $10.990 atau sekitar Rp186.830.000, naik dari sebelumnya $8.680 (Rp147.560.000).

Untuk kategori lainnya, tiket kategori 2 kini dijual seharga $7.380 (sekitar Rp125.460.000) dari sebelumnya $5.575 (Rp94.775.000). Sementara tiket kategori 3 naik menjadi $5.785 atau sekitar Rp98.345.000 dari sebelumnya $4.185 (Rp71.145.000).

New York-New Jersey Juga

Tak hanya di Boston, isu transportasi juga muncul di wilayah New York-New Jersey. Penn Station dilaporkan akan membatasi akses kereta pada hari pertandingan di MetLife Stadium, di mana hanya pemegang tiket laga yang diizinkan menggunakan layanan tertentu dalam beberapa jam menjelang kick-off.

Pihak penyelenggara wilayah tersebut menyatakan masih menyusun rencana mobilitas bersama FIFA dan mitra transportasi, dan detail lengkapnya akan diumumkan dalam waktu dekat.

Dengan berbagai lonjakan biaya ini, banyak penggemar mulai mempertanyakan apakah Piala Dunia FIFA 2026 masih bisa dinikmati oleh semua kalangan. Alih-alih menjadi pesta sepak bola global yang inklusif, turnamen ini justru dinilai semakin eksklusif dan sulit dijangkau oleh fans biasa.

 

Sumber: Yahoo

Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer