Tony Popovic Tunggu Donald Trump di Tribune, Laga Australia Vs AS di Piala Dunia 2026 Bisa Jadi Lebih Panas

Pelatih Timnas Australia, Tony Popovic, berharap Presiden AS, Donald Trump, nonton laga Australia vs AS di Piala Dunia 2026.

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Australia, Tony Popovic, menyambut kemungkinan kehadiran Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dalam laga Piala Dunia 2026 melawan tuan rumah Amerika Serikat. Menurutnya, kehadiran tokoh penting seperti Trump justru bisa menjadi dorongan tambahan bagi timnya.

Australia dijadwalkan menghadapi Amerika Serikat pada fase grup Piala Dunia 2026 di Seattle, 19 Juni. Laga tersebut akan digelar di stadion berkapasitas 72 ribu penonton.

"Saya tidak tahu apakah dia ingin datang menyaksikan Amerika Serikat bermain, tapi saya kira itu wajar dalam ajang Piala Dunia," kata Popovic kepada wartawan di Sydney, Senin waktu setempat.

"Kalau dia memilih menonton Australia, itu akan jadi hal yang luar biasa bagi kami. Itu akan membuat pertandingan ini semakin spesial dalam upaya kami meraih kemenangan," lanjutnya.

Trump disebut berpotensi hadir di sejumlah pertandingan tim tuan rumah selama Piala Dunia 2026 berlangsung.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Kritik ke FIFA

Di sisi lain, gelandang Australia, Jackson Irvine, sebelumnya melontarkan kritik terhadap FIFA.

Ia menilai pemberian penghargaan perdamaian (Peace Prize) perdana kepada Trump bertentangan dengan kebijakan hak asasi manusia badan sepak bola dunia tersebut, sekaligus menyinggung kekhawatiran terkait hak LGBT di Amerika Serikat.

Namun, Popovic memilih tidak terlibat dalam polemik tersebut. Ia menegaskan fokusnya tetap pada persiapan tim menjelang turnamen.

Piala Dunia 2026, yang juga digelar di Kanada dan Meksiko, akan dimulai pada 11 Juni. Australia akan menggelar pemusatan latihan di Sarasota, Florida.

"Kami sudah berada di Amerika Serikat pada Oktober dan November lalu. Tidak ada masalah," ujar Popovic, merujuk pada tur uji coba sebelumnya.

"Kami menikmati pengalaman itu, baik di dalam maupun luar lapangan. Kami diperlakukan dengan baik, menjalani latihan dan pertandingan dengan lancar," katanya.

Menanggapi pernyataan Irvine, Popovic memilih meredam situasi.

"Jackson sudah dewasa dan punya pandangannya sendiri. Fokus saya tetap pada tim. Itu bukan hal yang saya habiskan energi untuk memikirkannya," ucapnya.

Gelar Pemusatan Latihan

Sebanyak delapan pemain dijadwalkan bergabung lebih awal dalam pemusatan latihan di Florida, termasuk dua pemain berpengalaman dari Piala Dunia 2022, Harry Souttar dan Mathew Leckie.

Pemain lain akan menyusul setelah kompetisi klub masing-masing berakhir.

Souttar, bek yang bekiprah di Inggris, hampir tidak bermain selama satu setengah tahun terakhir akibat cedera Achilles pada akhir 2024. Sementara Leckie, yang kini berusia 35 tahun dan bermain untuk Melbourne City, sedang berusaha kembali ke kondisi terbaik setelah menjalani operasi pinggul.

Popovic membuka peluang bagi keduanya masuk skuad final, dengan catatan mampu menunjukkan kebugaran selama pemusatan latihan.

"Mathew Leckie adalah pemain terbaik di lapangan pada usia 35 tahun, bahkan tanpa banyak pertandingan sebelumnya," ujarnya, merujuk pada penampilannya saat Melbourne City kalah adu penalti dari Auckland FC di babak playoff A-League.

“Itulah perbedaannya, dan itu yang dibutuhkan di Piala Dunia. Apakah dia akan masuk skuad? Itu tergantung kondisi fisiknya," kata Popovic.

 

Sumber: Reuters

Video Populer

Foto Populer