Antoine Semenyo Diduga Langgar Aturan Seragam saat Hadapi Inggris, Eks Wasit FIFA Bereaksi

Laga Inggris versus Ghana diwarnai dugaan pelanggaran Antoine Semenyo. Eks wasit FIFA angkat bicara.

Bola.com, Jakarta - Laga Timnas Inggris kontra Ghana di Piala Dunia 2026 kembali memunculkan sorotan di luar jalannya pertandingan.

Kali ini, perhatian tertuju kepada winger Ghana, Antoine Semenyo, yang diduga melanggar aturan seragam FIFA.

Inggris harus puas bermain imbang tanpa gol setelah kesulitan menembus pertahanan rapat Ghana. Tim asuhan Thomas Tuchel itu minim menciptakan peluang bersih, sementara Jude Bellingham juga sempat lolos dari ancaman kartu merah.

Di tengah jalannya pertandingan, seorang suporter menyoroti penampilan Semenyo yang mengenakan kaus kaki berwarna putih.

Unggahan tersebut kemudian memicu pembahasan mengenai kemungkinan pelanggaran terhadap regulasi perlengkapan pertandingan.

Semenyo menggunakan grip socks, yakni kaus kaki dengan lapisan karet di bagian telapak yang berfungsi menjaga kaki tetap stabil di dalam sepatu.

Perlengkapan tersebut memang umum digunakan pesepak bola di berbagai level.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Isi Regulasi IFAB

Namun, Pasal 4 Regulasi IFAB menyebutkan bahwa setiap pita atau material yang dipasang di bagian luar kaus kaki harus memiliki warna yang sama dengan bagian kaus kaki yang ditutupinya.

Pada laga tersebut, Ghana menggunakan kaus kaki dominan kuning. Warna putih grip socks yang terlihat di bagian pergelangan kaki Semenyo dinilai tidak sesuai ketentuan tersebut.

Meski begitu, perangkat pertandingan tidak mengambil tindakan apa pun selama pertandingan berlangsung.

Sorotan itu kemudian mendapat tanggapan dari mantan wasit Premier League sekaligus eks kepala PGMOL, Keith Hackett.

Dugaan Pelanggaran Nakamura

Melalui akun X, Hackett membalas unggahan suporter yang pertama kali menyoroti insiden tersebut.

"Pengamatan yang bagus, Pat. Jelas aturan itu tidak diterapkan," tulis Hackett.

Pernyataan itu mendukung anggapan bahwa perangkat pertandingan telah melewatkan dugaan pelanggaran tersebut.

Hackett juga sebelumnya mengomentari dugaan Keito Nakamura tidak mengenakan pelindung tulang kering saat Jepang menghadapi Belanda.

Menurut sumber yang sama, kedua insiden itu kembali memunculkan pertanyaan mengenai konsistensi penerapan aturan oleh perangkat pertandingan selama Piala Dunia 2026.

Unggahan tersebut juga menyebut Hackett beberapa kali mengkritik standar kepemimpinan wasit sepanjang turnamen berlangsung.

 

Sumber: Sportbible

Video Populer

Foto Populer