Turki Gagal di Piala Dunia 2026, Vincenzo Montella Tolak Mundur

Vincenzo Montella menegaskan tak akan mundur, meski Turki tersingkir dari Piala Dunia 2026.

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Turki, Vincenzo Montella, menegaskan tidak akan mengundurkan diri, meski timnya sudah dipastikan gagal melaju ke babak gugur Piala Dunia 2026 setelah menelan dua kekalahan.

Turki kalah 0-2 dari Australia dan kemudian takluk 0-1 dari Paraguay. Dua hasil tersebut memastikan langkah Turki terhenti di fase grup sebelum menghadapi tuan rumah Amerika Serikat pada laga terakhir, Jumat (26-6-2026) pagi WIB.

Dalam konferensi pers, Rabu waktu setempat, Montella menepis kemungkinan mundur dari jabatannya.

"Apakah saya akan mengundurkan diri? Jawabannya, tidak. Saya masih memiliki energi, masih memiliki antusiasme, dan bahkan merasa lebih kuat setelah pengalaman ini. Mungkin jika ada yang ingin saya mundur, mereka harus menerima bahwa saya tidak akan melakukannya," kata Montella.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Pembelaan Montella

Pelatih asal Italia itu juga menanggapi kritik yang diterima timnya, baik melalui media sosial maupun secara langsung.

Menurutnya, para pemain timnas tetap layak mendapat dukungan dan penghormatan.

"Mereka adalah pemain yang sama yang ada di sini hari ini dan mungkin akan tetap berada di sini pada masa depan. Karena itu, saya benar-benar meminta Anda menghormati mereka. Mereka adalah pemain kita. Saya melihat serangan yang bersifat pribadi dan saya tidak bisa menerimanya," ujar Montella.

Terima Ejekan

Turki sempat mendapat ejekan dari sekelompok kecil suporter saat tiba di hotel tim di Los Angeles, Selasa waktu setempat.

Salah seorang suporter meneriakkan "Montella pulang saja!" dalam bahasa Inggris, juga menyebut nama Presiden Federasi Sepak Bola Turki (TFF), Ibrahim Hacisomanoglu, sebelum mencoba memancing reaksi kapten tim, Hakan Calhanoglu.

Montella mengatakan dirinya tidak selalu mengharapkan pujian, tetapi juga tidak menyangka menerima perlakuan seperti itu.

Ia menegaskan hanya tiga atau empat orang yang melakukan ejekan, sementara masih banyak suporter lain yang terus memberikan dukungan.

Mantan pelatih AC Milan, Sampdoria, dan Fiorentina itu juga berulang kali menyinggung statistik pertandingan yang dinilainya menunjukkan Turki tampil baik, meski gagal meraih kemenangan.

Statistik Bagus, tapi...

Pendapat serupa disampaikan Kenan Yildiz. Menurutnya, Turki sebenarnya bermain lebih baik dalam dua pertandingan, melawan Australia dan Amerika Serikat, unggul dalam sejumlah statistik, termasuk jumlah tembakan dan duel yang dimenangkan.

Namun, starboy Juventus itu mengakui statistik tidak menentukan hasil akhir pertandingan.

Montella juga menegaskan tetap termotivasi menjalani tugasnya. Ia mengatakan mendapat dukungan dari Presiden TFF dan para pemain, yang menurutnya menjadi hal terpenting.

Montella berharap Turki mampu menutup kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan hasil positif saat menghadapi Amerika Serikat.

 

Sumber: AP News

Jangan Lewatkan Laporan Eksklusif dari AS

Nikmati liputan eksklusif Piala Dunia 2026 di Bola.com. Kami menyajikan berbagai liputan menarik, unik, dan analisis yang konferhensif dengan datang langsung ke Amerika Serikat. Klik link ini!

 

Jurnalis KLY Sports, Hery Kurniawan, peliput Piala Dunia 2026. (Multimedia KLY)

Video Populer

Foto Populer