Tim Asia Paling Banyak Rontok di Piala Dunia 2026, Pengamat Khawatir Jatah AFC Akan Dikurangi

Tim Asia Paling Banyak Rontok di Piala Dunia 2026, Pengamat Ini Khawatir Jatah AFC Akan Dikurangi di Piala Dunia 2030

Bola.com, Jakarta - Dari 48 negara perwakilan negara Konferensi Benua di Piala Dunia 2026, wakil Asia yang paling banyak rontok di fase grup. Di antara sembilan negara, tujuh tim telah kandas.

Praktis AFC hanya tinggal menyisakan Jepang dan Australia yang berhasil melangkah ke Babak 32 Besar. Sementara tiga anggota UEFA yakni Ceko, Turki, dan Skotlandia senasib dengan Korsel, Iran, Irak, Saudi Arabia, Qatar, Uzbekistan, serta Jordania.

Tim-tim dari Conmebol dan CAF cukup perkasa. Wakil Konfederasi Amerika Latin dan Afrika ini cuma masing-masing satu negara yang terlempar di fase grup, yaitu Uruguay dan Tunisia. Skotlandia satu-satunya duta Oceania pun bernasib buruk.

Sedangkan tiga utusan Concacaf yang tersingkir di babak awal antara lain Haiti, Curacao, dan Panama. Tapi tiga tuan rumah seperti AS, Meksiko, dan Kanada menjaga marwah kawasan ini. Bahkan Kanada telah memastikan tiket ke putaran 16 Besar usai menang tipis atas Afsel 1-0.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tidak Mudah bagi Asia

Pengamat asal Malaysia, Raja Isa Raja Akram Syah

"Piala Dunia selalu tak mudah bagi siapa pun. Terutama negara-negara yang belum punya tradisi kuat di ajang ini. Di Piala Dunia 2026 kali ini tim-tim semenjana hanya mengejutkan di pertandingan pertama. Tapi laga selanjutnya mereka mulai tampak kesulitan," kata Raja Isa Raja Akram Syah.

Pengamat sepak bola asal Malaysia ini menyorot wakil Asia yang paling banyak terjegal di fase grup. Seperti diketahui FIFA memberi jatah tiap Konfederasi mengirimkan wakil masing-masing di Piala Dunia 2026.

9 Negara

AFC diwakili sembilan negara, UEFA (16), Conmebol (6), Concacaf (6), Oceania (1), dan CAF (9).

"Miris melihat banyaknya wakil Asia yang telah rontok di fase grup. Dengan jumlah tujuh negara yang rontok, maka jika kegagalan Asia mencapai 80 persen dibandingkan Konfederasi lainnya. Ini bukti AFC gagal dalam memajukan performa negara anggotanya," jelasnya.

Dengan persentase kegagalan sangat besar ini, Raja Isa khawatir FIFA akan mengurangi jatah AFC ke Piala Dunia 2030 mendatang.

"FIFA selalu ingin gelaran Piala Dunia kompetitif. Saya khawatir dengan prestasi ini kuota AFC bisa dikurangi dan diberikan kepada Konfederasi lainnya empat tahun nanti," ucapnya.

Video Populer

Foto Populer