Prediksi Kolombia Vs Ghana di 32 Besar Piala Dunia 2026: Los Cafeteros Diuji Pertahanan Kukuh The Black Star

Simak prediksi Kolombia versus Ghana di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pasti seru.

Bola.com, Jakarta - Kolombia dan Ghana bakal berjumpa untuk pertama kalinya saat mereka berhadapan di babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Arrowhead Stadium, Kansas City, Sabtu (4-7-2026) pukul 08.30 WIB.

Di fase grup, Kolombia mengukir pencapaian yang impresif setelah menumbangkan Uzbekistan (3-1) dan Kongo (1-0). Di laga pamungkas, mereka menahan imbang Portugal untuk mengunci puncak klasemen Grup K.

Sementara itu, Ghana melewati fase yang tak mudah setelah menumbangkan Panama (1-0), menahan imbang Inggris (0-0), dan terakhir kalah dari Kroasia (1-2). Mereka lolos lewat jalur peringkat ketiga terbaik.

Bagi Kolombia, mereka tentu ingin mencapai babak 16 besar untuk keempat kalinya. Sementara itu, Ghana punya rekor yang tak begitu mengesankan saat berjumpa tim asal Amerika Selatan di fase gugur Piala Dunia.

Dari dua pertemuan sebelumnya, tim berjuluk The Black Star itu selalu tumbang saat bersua, masing-masing Brasil pada edisi 2006 dan Uruguay pada perempat final edisi 2010.

Berikut Bola.com menyajikan ulasan dan prediksinya.

 

 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Menguji Taji Kolombia

Kolombia racikan Nestor Lorenzo adalah tim yang cair, bermain lepas, dan mengutamakan serangan. Meski mampu bertahan secara rapat saat dibutuhkan, tim berjuluk Los Cafeteros ini jauh lebih suka mengambil inisiatif permainan sejak awal.

Biasanya, jika bek kanan seperti Daniel Munoz menjadi pencetak gol terbanyak, itu bisa menjadi indikasi lini serang yang tumpul.

Namun, dalam kasus ini, hal itu justru berarti Munoz memiliki kebebasan untuk 'menyamar' sebagai penyerang tengah saat situasi mendesak.

Permainan ofensif yang cepat dan cair ini mungkin menjadi kunci utama yang dibutuhkan untuk membongkar pertahanan blok rendah alias low block ala Carlos Queiroz. Ghana harus sangat waspada terhadap pergerakan tanpa bola dari Muñoz.

Tidak hanya itu, visi James Rodriguez seolah kembali ke masa jayanya dalam melepaskan umpan-umpan terobosan mematikan di sepertiga akhir lapangan. Luis Diaz pun juga kerap muncul di area-area paling berbahaya.

Pertahanan Kukuh Ghana

Ketika menunjuk Carlos Queiroz untuk menjadi nakhoda, Ghana sudah tahu persis apa yang akan didapatkan: kekukuhan, sepak bola minim risiko yang sering kali terasa membosankan, dan sebuah yang semua pemainnya memikul tanggung jawab defensif yang besar.

Itulah alasan mengapa lini serang Ghana, yang sebenarnya dihuni oleh Inaki Williams dan Antoine Semenyo, tidak bertransformasi menjadi unit penyerang yang cepat dan langsung menusuk seperti yang menjanjikan di atas kertas.

Direkrut tepat sebelum turnamen ini untuk membawa stabilitas bagi tim yang performanya sempat merosot tajam, Queiroz terbukti berhasil melakukannya. Lihat saja bagaimana kukuhnya mereka saat menahan imbang Inggris tanpa gol.

Gaya sepak bola seperti ini memang bisa membawa sebuah tim melangkah jauh di fase gugur. Namun, saat menghadapi lini serang berkualitas seperti Kolombia, patut dinantikan apakah strategi ini akan berhasil tanpa adanya opsi serangan balik yang mumpuni.

Prakiraan Susunan Pemain

Kolombia (4-3-3): Camilo Vargas; Daniel Munoz, Davinson Sanchez, Jhon Lucumí, Johan Mojica; James Rodriguez, Jefferson Lerma, Gustavo Puerta; Jhon Arias, Jhon Cordoba, Luis Diaz

Pelatih: Nestor Lorenzo

Ghana (4-3-3): Benjamin Asare; Marvin Senaya, Jonas Adjetey, Jerome Opoku, Gideon Mensah; Caleb Yirenkyi, Thomas Partey, Kwasi Sibo; Iñaki Williams, Jordan Ayew, Antoine Semenyo

Pelatih: Carlos Queiroz

Video Populer

Foto Populer