Julian Ryerson Beralas Sandal saat Jumpa Raja Harald, Media Norwegia Sorot 'Kartu Merah'

Pahlawan Piala Dunia 2026 disambut 100.000 lebih warga Oslo, namun sandal jepit Julian Ryerson saat audiensi dengan Raja Harald V memicu perbincangan.

Bola.com, Jakarta - Timnas Norwegia kembali ke Oslo sebagai pahlawan usai menembus perempat final Piala Dunia 2026. Di tengah euforia nasional itu, sorotan justru tertuju pada Julian Ryerson yang tampil dengan sandal jepit saat berjabat tangan dengan Raja Harald V di Istana Kerajaan.

Lebih dari 100.000 penggemar memadati jalan-jalan ibu kota pada Senin (13/7/2026), merayakan penampilan pertama Norwegia di turnamen sejak 1998 yang berujung ke delapan besar. Perayaan meluber ke pusat kota, mengubah kekecewaan atas kekalahan menjadi pesta besar.

Rombongan tim bahkan dikawal dua jet tempur F-35A Angkatan Udara Kerajaan Norwegia yang mengapit pesawat A33200 yang dioperasikan National Airlines. Momen itu direkam dan diunggah tim di akun TikTok mereka.

Perjalanan Norwegia berakhir pada 12 Juli 2026 di Miami Gardens, Florida, AS, seusai kalah 1-2 dari Inggris lewat perpanjangan waktu. Sebelumnya, mereka menyingkirkan Pantai Gading di Babak 32 Besar dan Brasil di Babak 16 Besar.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Euforia Kepulangan Timnas Norwegia di Oslo

Setibanya di tanah air, skuad menerima salut meriam air tradisional sebelum memulai parade pahlawan. Para pemain dan staf menaiki bus terbuka, bergerak perlahan menyusuri rute yang dipenuhi suporter menuju pusat kota.

Antusiasme yang membuncah membuat arak-arakan beberapa kali tersendat. Pada satu titik, bus bahkan harus mundur karena pengawal polisi kesulitan membuka jalan di tengah kerumunan yang sangat padat.

Parade megah itu berakhir di City Hall Square. Di lokasi ini, puluhan ribu pendukung lain telah menanti kehadiran tim, menegaskan skala selebrasi nasional atas capaian bersejarah tersebut.

Audiensi Kerajaan dan 'Viking Row'

Agenda kenegaraan di Istana Kerajaan menghadirkan Raja Harald V, Putra Mahkota Haakon, Putri Ingrid Alexandra, dan Pangeran Sverre Magnus. Kapten tim, Martin Odegaard, menyebut bahwa Raja Harald menyampaikan ucapan selamat atas penampilan bersejarah mereka.

Di momen lain, Putra Mahkota Haakon memimpin "Viking row" dengan iringan drum, yang kemudian diikuti puluhan ribu penggemar yang berkumpul di luar istana. Koreografi khas itu merayakan kedekatan tim dengan publik.

Sementara itu, Erling Haaland tidak dapat bergabung dalam tahap akhir perayaan. Ia harus mengejar penerbangan lain setelah pesawat tim dari AS mengalami penundaan empat jam.

Sandal Jepit Julian Ryerson Jadi Perbincangan

Di tengah prosesi resmi, insiden mode mencuri perhatian. Bek Julian Ryerson terlihat mengenakan sandal jepit hitam di bawah setelan formal saat berjabat tangan dengan Raja Harald V, sebuah pelanggaran etiket kerajaan yang lekas menuai sorotan.

Media Norwegia seperti 'Netavisen', 'Kveldsposten', dan 'VG' mengulas kejadian itu. 'Netavisen' bahkan menulis tajuk provokatif: "Sandal jepit di audiensi kerajaan: kartu merah yang jelas".

Di sisi lain, atmosfer euforia membuat banyak reaksi publik cenderung santai dan mendukung. Ahli mode Norwegia, Marianne Iemtegor, menilai ini pertama kalinya sandal jepit terlihat di istana, namun memberikan "pengampunan khusus" kepada Ryerson. Sang pemain pun tampak menikmati perhatian, mengunggah foto dirinya bersandal jepit di media sosial saat parade.

Video Populer

Foto Populer