2 Pemain Argentina Abaikan Donald Trump saat Penyerahan Medali Piala Dunia 2026

Dua pemain Timnas Argentina melewati Donald Trump begitu saja saat seremoni medali usai laga final Piala Dunia 2026.

Bola.com, Jakarta - Timnas Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol pada final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, New Jersey, Senin (20-7-2026) dini hari WIB.

Gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu memastikan kemenangan 1-0 untuk La Roja.

Dalam seremoni penyerahan medali, Presiden FIFA, Gianni Infantino, menempatkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebagai satu di antara tokoh utama. Trump juga mendapat tugas menyerahkan trofi Piala Dunia kepada kapten Spanyol, Rodri.

Namun, dua pemain Argentina, Emiliano Martinez dan Cristian Romero, tidak berjabat tangan dengan Trump saat menerima medali perak.

Martinez memilih tidak berjabat tangan dengan Infantino maupun Trump, yang mengalungkan medali kepadanya.

Sementara itu, Romero berjabat tangan dengan Infantino setelah menerima medali Piala Dunia. Namun, bek Tottenham Hotspur tersebut langsung melewati Trump dan memilih berjabat tangan dengan Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, serta Perdana Menteri Kanada, Mark Carney.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Scaloni Menangis

Di sisi lain, pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, tampak menangis dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Scaloni, yang membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar dan dua edisi Copa America, mengaku masih perlu memikirkan masa depannya bersama timnas.

"Saya merasa perlu berpikir karena saya tidak tahu apakah saya masih mampu melakukan sesuatu sebesar ini," kata Scaloni saat ditanya mengenai masa depannya bersama Timnas Argentina.

"Kami harus membicarakannya. Posisi saya adalah impian semua orang. Kami sudah berusaha hingga momen terakhir sebagai staf pelatih, begitu juga para pemain, dan saya rasa wajar jika saya mempertimbangkannya. Tempat ini luar biasa."

"Saya tidak pernah membayangkan bisa berada di sini. Untuk melangkah maju, banyak hal yang dibutuhkan. Yang terpenting, kami harus memulai lagi dan membangun kelompok seperti ini, yang mungkin tidak akan pernah terbentuk lagi. Hati saya hancur. Maaf," tuturnya.

Messi Menangis

Sementara itu, Lionel Messi juga tampak menangis ketika para pemain Spanyol merayakan keberhasilan mengangkat trofi Piala Dunia.

Laga tersebut diperkirakan menjadi penampilan terakhir Messi bersama Timnas Argentina di ajang Piala Dunia.

"Dia berusia 39 tahun, sungguh luar biasa," ujar Scaloni.

"Sejak awal saya selalu yakin dia akan terus bermain sampai dia sendiri memutuskan berhenti, dan semua orang akan mendukungnya."

"Saya berharap semua orang bangga kepadanya karena dia adalah pesepak bola terbaik yang pernah menginjakkan kaki di lapangan," imbuh Scaloni.

 

Sumber: Metro

Trilogi Sepak Bola Wanita
Trilogi Sepak Bola Wanita
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer