Rudi Garcia Resmi Tinggalkan Kursi Pelatih Timnas Belgia

Rudi Garcia resmi berpisah dengan Timnas Belgia usai kontraknya berakhir akhir Juli. Belgia finis perempat final Piala Dunia 2026, federasi siapkan era baru.

Bola.com, Jakarta - Rudi Garcia resmi mengakhiri kiprahnya sebagai pelatih kepala Timnas Belgia. Federasi Sepak Bola Belgia dan Garcia sepakat untuk tidak memperpanjang kontrak yang berakhir pada akhir Juli.

Penutupan masa tugas ini merangkum periode 18 bulan yang membawa Setan Merah menembus perempat final Piala Dunia 2026 sebelum terhenti oleh Spanyol, yang kemudian keluar sebagai juara.

Meski mencapai delapan besar, performa Belgia sepanjang turnamen dinilai belum konsisten. Salah satu penampilan terbaik hadir saat menang 4-1 atas Amerika Serikat pada babak 16 besar.

Di sisi lain, federasi memastikan tengah menyusun siklus baru bagi tim nasional dan mulai menyiapkan proses penunjukan pelatih untuk periode berikutnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Akhir Kerja Sama Rudi Garcia dengan Timnas Belgia

Keputusan berpisah diambil setelah rangkaian pembicaraan antara Rudi Garcia dan Federasi Sepak Bola Belgia. Kesepakatan itu menutup masa kontrak yang berakhir pada akhir Juli, tepat setelah rangkaian agenda internasional musim panas ini.

"Setelah berdiskusi dengan Federasi Sepak Bola Belgia, kami memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanan luar biasa yang telah kami jalani selama 18 bulan."

"Saya meninggalkan Belgia di Liga A UEFA Nations League dan sebagai salah satu dari delapan tim terbaik dunia."

Garcia menyampaikan apresiasi kepada para pemain, Direktur Olahraga Vincent Mannaert, serta para pendukung Belgia. Ia berharap proses regenerasi yang telah dimulai bisa terus berlanjut dan memberi ruang bagi perkembangan berikutnya.

Jejak 18 Bulan: Piala Dunia 2026 dan Nations League

Di Piala Dunia 2026, Belgia melaju hingga perempat final sebelum tumbang dari La Roja yang kemudian meraih gelar juara. Hasil itu menjaga posisi Setan Merah di jajaran delapan besar dunia pada turnamen tersebut.

Sepanjang kompetisi, konsistensi menjadi pekerjaan rumah. Namun, kemenangan telak 4-1 atas Amerika Serikat pada babak 16 besar menghadirkan salah satu puncak performa Belgia di fase gugur.

Pada periode kepemimpinannya, Garcia juga memastikan Belgia bertahan di Liga A UEFA Nations League. Mereka menyingkirkan Ukraina lewat babak play-off dengan agregat 4-3, sebuah simpul penting yang mempertegas posisi tim di level atas.

Garcia mulai menangani tim nasional pada Februari 2025, merumuskan ulang struktur permainan sekaligus mengelola transisi skuad dalam fase regenerasi yang tengah berjalan.

Apresiasi Vincent Mannaert dan Agenda Baru Belgia

Direktur Olahraga Belgia, Vincent Mannaert, memberi penghargaan atas kontribusi Garcia sejak mengambil alih kursi pelatih. Menurutnya, komitmen dan pengalaman sang pelatih berperan menghidupkan kembali kekompakan ruang ganti.

"Rudi Garcia tanpa diragukan memainkan peran penting dalam membangkitkan kembali Timnas Belgia. Berkat komitmen dan pengalamannya, kekompakan tim kembali terbangun dan hasil positif diraih pada Piala Dunia terakhir."

Di luar performa di Piala Dunia 2026, pencapaian bertahan di Liga A UEFA Nations League melalui kemenangan agregat 4-3 atas Ukraina di play-off menjadi salah satu tonggak dari masa kepemimpinan Garcia.

Mannaert memastikan federasi kini mulai menyusun siklus baru bagi tim nasional. Salah satu agenda utamanya adalah mencari pelatih yang akan memimpin Belgia pada periode berikutnya, seiring upaya menjaga arah regenerasi yang sudah dimulai.

Sumber: 101 Great Goals

Trilogi Sepak Bola Wanita
Trilogi Sepak Bola Wanita
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer