Sukses


PON 2016: Lepas Kontingen DKI, Ahok Bicara soal Target

Bola.com, Jakarta - Gubernur Basuki Tjahaja Purnama melepas kontingen DKI Jakarta yang akan bertarung dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat 2016, di Balaikota, Jakarta,  Rabu (7/9/2016). Di hadapan para atlet, dia menyatakan tak mempermasalahkan jika Kontingen DKI Jakarta tak menjadi juara umum.

Pria yang akrab disapa Ahok ini mengaku akan lebih senang jika banyak atlet DKI yang mempersembahkan meraih medali emas pada ajang SEA Games atau Asian Games.

"Tentu target kita sebenarnya bukan PON, tapi Asian Games 2018 karena Jakarta tuan rumah. Tapi jadikan ini menjadi suatu persiapan," kata Ahok. 

"Tak masalah jika tak menjadi juara umum, tapi saat SEA Games atau ASIAN Games, atlet DKI menjadi penyumbang medali terbanyak. Justru itu yang membuat saya bangga," tambahnya.

Pada PON kali ini, DKI Jakarta mengirimkan 902 atlet. Mereka akan tampil pada 624 nomor dari 44 cabang olahraga.

Kontingen DKI Jakarta untuk PON XIX Jawa Barat saat mengikuti pelepasan oleh Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama di Kantor Gubernur, Jakarta, Rabu (7/9/2016). (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta, Raja Sapta Ervian, menegaskan seluruh atlet akan berusaha tampil maksimal pada pesta olahraga antar-provinsi itu. Dia menyebut DKI bakal lebih fokus pada cabang yang berpotensi besar mendapatkan medali.

Ketika ditanya soal bonus, Ervian tak menyebut secara terperinci nominal yang akan diguyurkan kepada atlet peraih medali. "Bonus sudah kami siapkan. Jumlahnya lebih besar daripada PON Riau," tutur Ervian.

Sementara itu, Bank DKI siap memberikan dukungan kepada para atlet yang bakal berjuang di PON 2016. "Kami siap mendukung dan memberikan semangat, meski jumlahnya tidak seberapa tapi itu bentuk dari perhatian Bank DKI. Bukan bonus, tapi bentuk kerja sama dan perhatian kami saja," ujar Corporate Secretary Bank DKI, Zulfarshah.

Atlet DKI Jakarta untuk PON XIX Jawa Barat saat antre pada loket layanan Mobil Bank DKI di Kantor Gubernur, Jakarta, Rabu (7/9/2016). (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Video Populer

Foto Populer