Sukses


30 Kata-kata Bijak Buya Hamka Mengenai Kehidupan, Dapat Dijadikan Inspirasi

Bola.com, Jakarta - Buya Hamka adalah ulama dan sastrawan Indonesia. Buya merupakan satu di antara sekian banyak tokoh penting yang disegani dan dihormati di negeri ini.

Semasa hidupnya, Buya Hamka sering mengeluarkan kata-kata bijak yang tak jarang membuat orang menjadi lebih semangat dalam menjalani hidup.

Pria kelahiran Sumatra Barat, 17 Februari 1908 ini juga tokoh politik yang cukup berpengaruh di Indonesia.

Banyak karya tulis dan karya ilmiah yang telah diterbitkan oleh Hamka semasa hidupnya. Hamka banyak menulis mengenai sastra, agama, budaya, sejarah, hingga politik.

Banyak buku dan tulisannya yang masih dibaca hingga saat ini, dan menjadi referensi banyak orang, satu di antaranya adalah buku Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck.

Banyak kata-kata bijak yang pernah ditulis atau dikatakan Buya Hamka semasa hidupnya, mengenai kehidupan dan cinta, yang tak jarang menjadi pemantik semangat banyak kalangan.

Berikut adalah beberapa kata-kata bijak dari Buya Hamka yang kami rangkum dari Jago Kata dan Liputan6, Senin (25/5/2020).

2 dari 4 halaman

Kata-kata Bijak Buya Hamka

1. "Cinta itu perang, yakni perang yang hebat dalam rohani manusia. Jika ia menang, akan didapati orang yang tulus ikhlas, luas pikiran, sabar dan tenang hati. Jika ia kalah, akan didapati orang yang putus asa, sesat, lemah hati, kecil perasaan dan bahkan kadang-kadang hilang kepercayaan pada diri sendiri".

2. "Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat".

3. "Jangan takut jatuh, kerana yang tidak pernah memanjatlah yang tidak pernah jatuh. Yang takut gagal, kerana yang tidak pernah gagal hanyalah orang-orang yang tidak pernah melangkah. Jangan takut salah, kerana dengan kesalahan yang pertama kita dapat menambah pengetahuan untuk mencari jalan yang benar pada langkah yang kedua".

4. "Takut akan kena cinta, itulah dua sifat dari cinta, cinta itulah yang telah merupakan dirinya menjadi suatu ketakutan, cinta itu kerap kali berupa putus harapan, takut cemburu, hiba hati dan kadang-kadang berani".

5. "Agama tidak melarang sesuatu perbuatan kalau perbuatan itu tidak merusak jiwa. Agama tidak menyuruh, kalau suruhan tidak membawa selamat dan bahagia jiwa."

6. "Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah. "

7. " Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan yang kemudian anda dapat".

8. "Bahwasanya air mata tiadalah ia memilih tempat untuk jatuh, tidak pula memilih waktu untuk turun."

9. " Iman tanpa ilmu bagaikan lentera di tangan bayi. Namun ilmu tanpa iman, bagaikan lentera di tangan pencuri."

10. "Di belakang kita berdiri satu tugu yang bernama nasib, di sana telah tertulis rol yang akan kita jalani."

3 dari 4 halaman

Kata-kata Bijak Buya Hamka

11. "Kalau hidup sekadar hidup, babi di hutan juga hidup. Kalau bekerja sekadar bekerja, kera juga bekerja".

12. " Kehidupan itu laksana lautan. Orang yang tiada berhati-hati dalam mengayuh perahu, memegang kemudi dan menjaga layar, maka karamlah ia digulung oleh ombak dan gelombang. Hilang di tengah samudera yang luas. Tiada akan tercapai olehnya tanah tepi".

13. "Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setetes embun yang turun dari langit, bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus, tumbuhlah oleh kerana embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur, di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji".

14. "Kemerdekaan sauatu negara dapat dijamin teguh berdiri apabila berpangkal pada kemerdekaan jiwa".

15. "Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku seperti orang yang terus memeras jerami untuk mendapatkan santan".

16. "Air mata berasa asin itu karenanya air mata adalah garam kehidupan".

17. "Bahwasanya cinta yang bersih dan suci (murni) itu, tidaklah tumbuh dengan sendirinya".

18. "Ikhlas dan sejati akan bertemu di dalam senyuman anak kecil, senyum yang sebenarnya senyum, senyum yang tidak disertai apa-apa".

19. "Janji Tuhan sudah tajalli, mulialah umat yang teguh iman. Allah tak pernah mungkir janji tarikh riwayat jadi pedoman".

20. "Satu hati lebih mahal dari pada senyuman. Satu jiwa lebih berharga dari pada sebentuk cincin".

4 dari 4 halaman

Kata-kata Bijak Buya Hamka

21. "Adil ialah menimbang yang sama berat, menyalahkan yang salah dan membenarkan yang benar, mengembalikan hak yang empunya dan jangan berlaku zalim di atasnya. Berani menegakkan keadilan, walaupun mengenai diri sendiri, adalah puncak segala keberanian".

22. "Kenal akan keindahan dan sanggup menyatakan keindahan itu kepada orang lain adalah bahagia".

23. "Semangat yang lemah buanglah jauh jiwa yang kecil segera besarkan yakin percaya iman pun teguh zaman hadapan penuh harapan"

24. "Membaca buku-buku yang baik berarti memberi makanan rohani yang baik"

25. "Hanya menumpahkan air mata itulah kepandaian yang paling penghabisan bagi seorang wanita".

26. "Orang berakal hidup untuk masyarakatnya, bukan buat dirinya sendiri".

27. "Riwayat lama tutuplah sudah sekarang buka lembaran baru. Baik hentikan termenung gundah, apalah guna lama terharu".

28 "Bertobat tidak hanya berarti menyesali dosa tetapi juga membenci dosa".

29. "Satu-satunya alasan kita untuk hadir di dunia ini adalah untuk menjadi saksi atas keesaan Allah".

30. "Supaya engkau mendapat sahabat, hendaklah diri engkau sendiri sanggup menyempurnakan menjadi sahabat orang".

 

Sumber: Jago Kata, Liputan6

Video Populer

Foto Populer