Sukses


VIDEO: Wawancara Eksklusif Eko Yuli Irawan, Legenda Angkat Besi yang Merasakan Sensasi 4 Medali Olimpiade

Bola.com, Jakarta - Eko Yuli Irawan sudah bisa disebut sebagai legenda angkat besi Indonesia. Atlet berusia 32 tahun tersebut sudah mempersembahkan 4 medali dari 4 ajang Olimpiade secara beruntun. Terkini, lifter kelahiran Metro, Lampung, 24 Juli 1989 itu meraih medali perak di Olimpiade Tokyo 2020.

Eko Yuli Irawan, yang berjuang pada nomor 61 kilogram putra, sukses meraih medali perak Olimpiade Tokyo 2020 lewat catatan angkatan 302 kilogram. Snatch terbaik miliknya terdapat di angka 137 kilogram, lalu berikutnya angkatan 165 kg untuk clean and jerk. Adapun emas diraih atlet China, Li Fabin, yang mencatatkan total angkatan 313kg.

Meski belum berhasil mendapatkan medali emas, Eko Yuli Irawan tetap sukses meraih catatan manis. Ia bahkan mencetak rekor sebagai atlet Indonesia pertama yang berhasil menyumbangkan medali berurut-turut dalam 4 ajang Olimpiade.

Sebelum Tokyo 2020, Eko Yuli ketika berjuang di Olimpiade Beijing 2008 dan London 2012 berhasil mendapatkan medali perunggu. Kemudian, saat tampil di Olimpiade Rio de Janiero pada 2016, Eko Yuli membawa pulang medali perak.

Menurut Eko, keempat Olimpiade yang diikutinya tersebut, masing-masing punya kesan tersendiri. Namun, bila melihat perjuangannya, tanpa mengesampingkan usaha di 3 ajang Olimpiade yang lainnya, saat tampil di London 2012 kondisinya sedang cedera.

"Kalau segi perjuangannya, lebih berkesan yang di London. Memang medalinya perunggu, tetapi perjuangannya sudah luar biasa di sana. Karena kondisi tulang kering yang retak, kita harus bertanding, dan masih bisa meraih medali perunggu di sana," ujar Eko Yuli dalam wawancara eksklusif bersama Bola.com dan Bola.net.

Mau tahu apa lagi yang dibahas bersama Eko Yuli Irawan, legenda angkat besi Indonesia yang sudah meraih 4 medali di 4 Olimpiade secara beruntun? Kalian bisa menyimaknya dalam tayangan lengkap wawancaranya di atas bersama presenter Iqri Widya.

Video Populer

Foto Populer