Sukses


MOTION GRAFIS: Ekspresifnya Para Pemain Tim Bulutangkis Indonesia Ini di Momen Penting Piala Thomas

Bola.com, Jakarta - Piala Thomas akan segera bergulir. Mari kita "tengok" ke masa lalu dengan melihat beberapa foto bagaimana ekspresifnya para pemain Tim putra Bulutangkis Indonesia saat menghadapi momen-momen penting dalam turnamen yang diprakarsai bangsawan Inggris, Sir George Alan Thomas tersebut.

Salah satu momen menarik yang layak dilihat adalah saat gelaran Piala Thomas 2018. Ketika itu, Tim Bulutangkis Indonesia bisa mencapai babak semifinal. Namun, Marcus Gideon / Kevin Sanjaya dan kawan-kawan tidak bisa melangkah ke partai puncak. Hal itu karena kalah 1-3 dari China.

Satu-satunya poin untuk Tim Bulutangkis Indonesia itu dari kemenangan salah satu ganda putra andalan yang dijuluki Minions. Marcus Gideon / Kevin Sanjaya bisa meraih kemenangan meski harus melalui pertandingan yang tak mudah. Mereka sempat kalah pada gim pertama dengan 12-21, tetapi bisa membalahnya pada dua gim selanjutnya dengan skor 21-17 dan 21-15.

Momen penting dan menarik lainnya terjadi pada edisi Piala Thomas sebelumnya, yaitu pada 2016. Tim Bulutangkis Indonesia punya peluang besar menjadi juara setelah masuk ke babak final menghadapi Denmark. Kedudukan tertinggal 1-2 setelah Tommy Sugiarto dan Jonatan Christie kalah dan Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan menang.

Ganda putra kedua, Angga Pratama / Ricky Karanda Suwardi membuka peluang Tim Indonesia menjadi juara dengan mengalahkan pasangan Kim Astrup / Anders Rasmussen dengan skor 21-16 dan 21-14. Namun, hasil akhir Indonesia takluk 2-3 setelah tunggal putra Ihsan Maulana Mustofa ditundukkan Hans-Kristian Vittinghus.

Momen lainnya adalah saat Nova Widianto / Alvent Yulianto mengantarkan Tim Bulutangkis Indonesia ke partai final. Pasangan tersebut memastikan Indonesia meraih kemenangan 3-1 atas Jepang pada babak semifinal. Nova/Alvent mengalahkan pasangan Hiroyuki Endo / Noriyasu Hirata dengan 21-14 dan 22-20.

Tim Bulutangkis Indonesia terakhir kali menjadi juara Piala Thomas yaitu pada 2002, di mana Hendrawan menjadi penentu kemenangan atas Malaysia dengan total skor 3-2. Pada edisi sebelumnya, 2000, Tim Merah Putih menang 3-0 atas China di partai puncak, di mana Taufik Hidayat menjadi penentu dengan mengalahkan Ji Xinpeng 15-9 dan 17-14.

Video Populer

Foto Populer