Sukses


Daftar Tragedi Sepak Bola di Stadion yang Menelan Banyak Korban Jiwa

Bola.com, Jakarta - Sabtu malam (1/10/2022) dan Minggu (2/10/2022) akan dikenang sebagai hari kelam bagi Indonesia. Pada hari Sabtu malam, klub Liga 1, Arema FC menjamu tim rival, Persebaya Surabaya, di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Selepas pertandingan yang berakhir dengan kekalahan Arema, suporter tuan rumah turun ke lapangan untuk melampiaskan kekecewaan. Aksi ini dihadang aparat keamanan yang bertugas. Situasi menjadi tidak kondusif.

Korban berjatuhan setelah aparat keamanan menembakkan gas air mata. Setidaknya 129 orang meninggal dunia dan ratusan orang luka-luka akibat kejadian tersebut

Banyaknya korban meninggal dunia membuat peristiwa di Stadion Kanjuruhan tersebut menjadi sorotan dunia. Sejarah mencatat, ada insiden-insiden sepak bola di stadion yang berujung tragedi.

Beberapa di antaranya, Tragedi Heysel (tahun 1985), Tragedi Hillsborough (1989), Tragedi Lima (1964), dan Tragedi Accra (2001).

Berikut daftar tragedi sepak bola di stadion yang menelan banyak korban jiwa dalam 40 tahun terakhir, dilansir dari Reuters, Minggu (2/9/2022).

2 dari 4 halaman

Tragedi Sepak Bola di Stadion yang Menelan Banyak Korban Jiwa

Kamerun, Januari 2022

Sedikitnya delapan orang tewas dan 38 lainnya cedera akibat terinjak-injak di Stadion Yaounde Olembe di Kamerun sebelum pertandingan babak 16 besar Piala Afrika melawan Komoro.

Mesir, Februari 2012

Fans membuat kerusuhan di akhir pertandingan antara tim rival Al-Masry dan Al-Ahly di kota Port Said. Setidaknya 73 orang tewas dan lebih dari 1.000 terluka, dan liga Mesir ditangguhkan selama dua tahun.

Pantai Gading, Maret 2009

Sedikitnya 19 orang tewas dalam insiden tembok stadion runtuh, di stadion Felix Houphouet-Boigny Abidjan sebelum pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Malawi.

Ghana, Mei 2001

Sekitar 126 orang tewas terinjak-injak di stadion sepak bola utama Accra ketika polisi menembakkan gas air mata ke arah pendukung kerusuhan dalam satu di antara bencana sepak bola terburuk di Afrika.

Afrika Selatan, April 2001

Sedikitnya 43 orang tewas terinjak-injak ketika para penggemar sepak bola mencoba memaksa masuk ke Stadion Ellis Park yang besar di Johannesburg di tengah pertandingan liga papan atas Afrika Selatan.

3 dari 4 halaman

Tragedi Sepak Bola di Stadion yang Menelan Banyak Korban Jiwa

Guatemala, Oktober 1996

Setidaknya 82 orang tewas dan sedikitnya 147 terluka ketika suporter berjatuhan dari kursi dan tangga pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia antara Guatemala dan Kosta Rika di Guatemala City akibat berdesakan dalam stadion yang penuh sesak.

Prancis, Mei 1992

Sebuah tribune di Stadion Furiani Bastia runtuh sebelum semifinal Piala Prancis melawan Olympique de Marseille, menewaskan 18 orang dan melukai lebih dari 2.300 orang.

Tahun lalu, parlemen Prancis mengesahkan undang-undang yang melarang pertandingan profesional yang berlangsung di negara itu pada 5 Mei untuk mengenang para korban.

Afrika Selatan, Januari 1991

42 orang tewas terinjak-injak selama pertandingan pra-musim di Stadion Oppenheimer di kota pertambangan Orkney antara Kaizer Chiefs dan Orlando Pirates.

Inggris, April 1989

98 pendukung Liverpool berdesakan hingga tewas di kandang yang penuh sesak dan berpagar di Stadion Hillsborough di Sheffield sebelum semifinal Piala FA antara Liverpool dan Nottingham Forest.

Satu korban meninggal Juni lalu, 32 tahun setelah menderita kerusakan otak parah dan tidak dapat disembuhkan di Hillsborough.

4 dari 4 halaman

Tragedi Sepak Bola di Stadion yang Menelan Banyak Korban Jiwa

Nepal, Maret 1988

Ribuan suporter terjebak dalam stadion sepak bola nasional Nepal di Kathmandu saat badai hujan es. Penonton kesulitan keluar karena dari delapan pintu keluar, hanya satu pintu yang terbuka. Insiden ini menewaskan lebih dari 90 suporter.

Belgia, Mei 1985

39 penggemar meninggal dan lebih dari 600 terluka dalam kekerasan penggemar sebelum final Piala Eropa antara Juventus dan Liverpool di Stadion Heysel di Brussels.

Inggris, Mei 1985

Sedikitnya 56 orang tewas dan lebih dari 200 terluka ketika kebakaran terjadi di tribune stadion Valley Parade di Bradford selama pertandingan divisi tiga melawan Lincoln City.

Rusia, Oktober 1982

Sebanyak 66 suporter tewas ketika meninggalkan pertandingan Piala UEFA antara Spartak Moscow dan tim Belanda HFC Haarlem di Stadion Luzhniki di Moskow.

Pejabat dari bekas Uni Soviet tidak mengungkapkan tragedi itu selama bertahun-tahun. Ketika mereka melakukannya, mereka memberikan angka kematian resmi 66,  meski jumlah yang meninggal diperkirakan bisa mencapai 340 orang.

 

Sumber: Reuters

Silakan klik tautan ini untuk artikel daftar dari berbagai tema lain. 

Mengintip Markas Latihan Mbappe, dkk di Piala Dunia 2022

Video Populer

Foto Populer