Sukses


8 Dampak Buruk Begadang bagi Kesehatan Tubuh

Bola.com, Jakarta - Bermain gim, nongkrong, suka meminum kopi di malam hari, hingga menonton pertandingan sepak bola menyebabkan seseorang harus begadang atau tidak tidur hingga larut malam.

Apakah kamu termasuk orang yang sering begadang? Kebiasaan begadang sesekali sejatinya tidak masalah.

Namun, jika dilakukan secara terus-menerus akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Sudah seharusnya kita menjaga kualitas tidur dengan baik karena bagian dari gaya hidup sehat.

Tidur berperan penting untuk menghasilkan energi, memperbaiki kondisi fisik, mental, serta jaringan tubuh yang rusak.

Normalnya, seseorang memerlukan waktu untuk tidur selama 7-9 jam per hari. Jika kurang, akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

Berikut delapan dampak buruk begadang bagi kesehatan tubuh yang penting untuk diketahui, dikutip dari laman Medicalnewstoday dan Clevelandclinic, Rabu (20/9/2023).

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 5 halaman

Dampak Buruk Begadang bagi Kesehatan Tubuh

1. Menurunkan Sistem Imun

Kebiasaan begadang ternyata dapat menurunkan sistem imun sehingga menjadi gampang sakit. Begadang membuat tubuh kita tidak beristirahat cukup.

Kurangnya waktu tidur/istirahat membuat sirkulasi sel darah putih terganggu. Sel darah putih yang terganggu inilah yang dapat menurunkan sistem imun kita.

2. Obesitas

Begadang berpotensi menyebabkan obesitas. Hal ini disebabkan oleh kurangnya hormon leptin dalam darah karena kekurangan waktu tidur.

Hormon leptin diproduksi ketika seseorang sedang tidur. Tugas hormon leptin adalah memberikan rasa kenyang pada tubuh.

Jadi, bila kekurangan hormon leptin dapat memicu kamu tidak kunjung merasa kenyang sehingga akan terus makan, bahkan mencari makanan yang tinggi kadar lemak demi memperoleh rasa kenyang.

3 dari 5 halaman

Dampak Buruk Begadang bagi Kesehatan Tubuh

3. Menyebabkan Masalah Mental

Dampak buruk begadang berikutnya adalah dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah mental. Saat kurang tidur, tubuh akan lebih rentan mengalami stres. Lantaran, hormon kortisol yang memicu terjadinya stres akan diproduksi oleh tubuh dalam jumlah banyak ketika begadang.

Jika terjadi dalam jangka panjang, stres akan menimbulkan masalah mental lain yang cukup serius, seperti gangguan cemas (anxiety disorder) hingga depresi.

4. Menurunkan Fokus atau Konsentrasi

Penurunan fokus atau konsentrasi menjadi dampak buruk begadang berikutnya. Kurang tidur diketahui akan membuat tubuh terasa lelah sehingga mengganggu perhatian, konsentrasi serta kewaspadaan seseorang.

Di samping itu, efek begadang juga berdampak pada daya ingat seseorang. Lantaran, sel-sel saraf pada otak tidak memiliki waktu yang cukup untuk melakukan regenerasi apabila begadang sering dilakukan.

4 dari 5 halaman

Dampak Buruk Begadang bagi Kesehatan Tubuh

5. Memicu Diabetes

Penyakit diabetes akan meningkat risikonya apabila kamu sering begadang dalam jangka waktu lama. Pasalnya, kurang tidur dalam kurun waktu tiga hari berturut-turut akan membuat metabolisme tubuh terganggu.

Satu di antaranya yaitu sekresi hormon insulin. Hormon insulin berperan mengatur kadar gula darah pada tubuh.

Apabila sekresi hormon insulin terganggu, kadar gula darah akan menumpuk dan memicu terjadinya penyakit diabetes.

6. Menurunkan Gairah Seksual

Dampak buruk begadang bagi tubuh selanjutnya adalah menurunkan gairah seksual. Terlalu sering begadang dapat menurunkan libido serta menurunkan keinginan untuk melakukan hubungan seksual.

Alasannya adalah terlalu banyak energi yang terkuras dan rasa kantuk yang berlebihan. Kondisi ini bukan hanya terjadi pada pria saja, wanita pun memiliki risiko yang sama.

5 dari 5 halaman

Dampak Buruk Begadang bagi Kesehatan Tubuh

7. Peningkatan Risiko Kanker

Dampak buruk begadang juga berkaitan dengan peningkatan risiko seseorang untuk terkena kanker.

Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang memiliki kebiasaan kurang tidur, atau sering bekerja shift malam, lebih berisiko terkena kanker jika dibandingkan dengan orang yang tidurnya cukup sehari-hari.

Belum diketahui pasti apa dampak buruk begadang terhadap kemunculan kanker, tetapi diduga berkaitan dengan stres dan kerusakan sel-sel tubuh.

8. Penuaan Dini

Saat begadang, tubuh akan menghasilkan lebih banyak hormon stres (kortisol). Hormon ini dapat memecah dan merusak struktur kolagen pada kulit, yakni protein yang berfungsi untuk membuat kulit lebih kencang dan elastis.

Akibat sering begadang, kulit dan wajahmu akan menjadi lebih kusam dan kering. Rusaknya kolagen di wajah juga bisa menyebabkan munculnya garis-garis atau kerutan di wajah, flek atau bintik-bintik kehitaman di wajah, serta mata bengkak dan muncul lingkaran hitam di sekitar mata (mata panda).

 

Sumber: Medicalnewstoday, Clevelandclinic

Dapatkan artikel dampak berbagai tema lain dengan mengeklik tautan ini.

Sepak Bola Indonesia

Video Populer

Foto Populer