Sukses


5 Jenis Jembatan Berdasarkan Bahan Bangunannya

Bola.com, Jakarta - Jembatan merupakan sebuah sarana dengan struktur tertentu yang dibangun untuk menghubungkan dua atau lebih rentang hambatan fisik seperti sungai, jurang, teluk, lembah, dan jalan sehingga dapat melintas dengan lancar dan aman.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) versi daring, jembatan adalah jalan (dari bambu, kayu, beton, dan sebagainya) yang direntangkan di atas sungai (jurang, tepi pangkalan, dan sebagainya).

Jembatan berperan penting dalam memfasilitasi pergerakan manusia, kendaraan, dan barang. Selain itu, jembatan berkontribusi pada pengembangan ekonomi, menghubungkan komunitas yang terpencil, dan membuka akses ke wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.

Jembatan dapat memiliki berbagai bentuk dan ukuran tergantung kebutuhan dan kondisi lingkungan di lokasi tertentu. Jembatan yang ada saat ini dapat dikelompokkan menjadi berbagai jenis, tergantung dasar pengelompokkannya.

Berdasarkan bahan bangunan utamanya, jembatan dapat dikelompokkan menjadi jembatan kayu, pasangan batu dan batu bata, beton bertulang, baja, dan komposit.

Berikut ini penjelasan tentang jenis-jenis jembatan berdasarkan bahan bangunan utamanya, dilansir dari Buku Prakarya kelas VII Edisi Revisi terbitan Kemdikbud, Senin (25/9/2023).

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Fungsi Sosial Jembatan

Sebelum mengetahui jenis-jenis jembatan berdasarkan bahan bangunannya, ketahui terlebih dahulu fungsinya.

Fungsi utama sebuah jembatan adalah untuk menghubungkan dua wilayah yang berbeda. Setelah itu, dengan adanya jembatan dapat menimbulkan berbagai macam kemajuan di kedua wilayah tersebut, baik di bidang transportasi, ekonomi, budaya, dan bidang-bidang lainya.

Selain berfungsi untuk menghubungkan dua wilayah, jembatan berfungsi untuk mengatasi rintangan baik berupa air atau kemacetan.

Fungsi lainnya adalah dapat dijadikan sebagai tempat pariwisata. Keindahan konstruksi sebuah jembatan dapat menarik perhatian para wisatawan.

Apalagi jika jembatan tersebut dikelola dengan baik dan didukung dengan keindahan alam di sekitarnya jembatan akan makin memiliki daya tarik untuk dikunjungi. Jika banyak wisatawan yang datang, tentunya hal itu dapat membantu perekonomian masyarakat di sekitarnya.

3 dari 4 halaman

Jenis Jembatan Berdasarkan Bahan Bangunannya

1. Jembatan Kayu

Jembatan kayu merupakan jembatan yang berbahan kayu. Jembatan ini biasanya mempunyai panjang relatif pendek dengan beban yang diterima relatif ringan.

Kendati terlihat sederhana, proses pembuatan struktur jembatan kayu harus memperhatikan dan mempertimbangkan ilmu gaya (mekanika) agar jembatan yang dibuat menjadi lebih kukuh.

2. Jembatan Pasangan Batu dan Batu Bata

Jembatan pasangan batu dan bata merupakan jembatan yang konstruksi utamanya terbuat dari batu dan bata.

Untuk membuat jembatan dengan batu dan bata, konstruksi jembatan umumnya dibuat melengkung. Namun, seiring perkembangan zaman, jembatan ini sudah tidak digunakan lagi.

4 dari 4 halaman

Jenis Jembatan Berdasarkan Bahan Bangunannya

Jembatan Beton Bertulang dan Jembatan Beton Pratekan

Jembatan ini biasanya digunakan untuk bentang jembatan yang pendek. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, ditemukan beton pratekan.

Adanya beton pratekan memungkinkan bentang jembatan yang panjang dapat dibuat dengan mudah.

Jembatan Baja

Jembatan ini berbahan dasar baja sebagai bahan konstruksi utamanya. Jembatan ini umumnya digunakan untuk jembatan dengan bentang yang panjang dengan beban yang diterima cukup besar.

Seperti halnya beton pratekan, penggunaan jembatan baja banyak digunakan dan bentuknya lebih bervariasi karena dengan jembatan baja bentang yang panjang, biaya yang harus dikeluarkan menjadi lebih sedikit.

Jembatan Komposit

Jembatan komposit merupakan sebuah jembatan yang dibuat dari perpaduan dua bahan yang sama ataupun berbeda dengan mempertimbangkan sifat kedua bahan tersebut sehingga dihasilkan struktur jembatan yang lebih kuat.

 

Sumber: Kemdikbud

Baca artikel seputar edukasi lainnya dengan mengeklik tautan ini.

Video Populer

Foto Populer