Sukses


Arti Mitos Makan Asinan pada Malam Hari

Bola.com, Jakarta - Asinan merupakan satu di antara makanan tradisional Indonesia yang cukup populer. Asinan merupakan hidangan yang terdiri dari berbagai macam sayuran dan buah-buahan yang diiris dan dicampur dengan bumbu khusus.

Hidangan ini berbeda dengan salad karena menggunakan bumbu khas Indonesia yang memberikan cita rasa yang khas dan unik.

Definisi asinan dapat bervariasi di setiap daerah di Indonesia. Di Jakarta, misalnya, asinan biasanya terdiri dari sayur-sayuran seperti ketimun, kol, taoge, dan tahu. Sedangkan di Bandung, asinan dikenal dengan variasi sayur dan buah yang lebih beragam, seperti pepaya, nanas, timun, dan mangga.

Bumbu asinan juga dapat berbeda-beda, tergantung daerahnya. Bumbu yang umum digunakan adalah campuran air asam, gula, cabai rawit, dan garam.

Asinan biasanya disajikan sebagai appetizer atau makanan penutup. Rasanya yang segar dan asam membuat asinan cocok untuk menyegarkan selera sebelum memulai hidangan utama.

Memakan asinan pada waktu tertentu juga memiliki mitos atau kepercayaan tertentu. Berikut mitos memakan asinan pada malam hari, Rabu (24/4/2024).

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 2 halaman

Arti Mitos Makan Asinan pada Malam Hari

Mitos makan asinan di malam hari telah menjadi bagian dari budaya masyarakat di beberapa daerah di Indonesia.

Asinan adalah makanan khas Indonesia yang terbuat dari campuran sayuran segar yang diolah dengan saus pedas atau manis. Kendati asinan bisa dinikmati kapan saja, makan asinan di malam hari diyakini memiliki manfaat kesehatan yang lebih baik.

Makan asinan di malam hari diyakini dapat membantu pencernaan dan meredakan gangguan lambung seperti maag. Kandungan serat dalam sayuran yang terdapat dalam asinan dapat memperlancar sistem pencernaan dan membantu mengurangi masalah perut.

Selain itu, konsumsi sayuran sebelum tidur diklaim dapat memberikan makanan yang ringan, tetapi tetap mengenyangkan tanpa menimbulkan rasa kantuk berlebihan.

Mitos makan asinan di malam hari juga didasarkan pada keyakinan bahwa mengonsumsi makanan pedas saat cuaca dingin dapat membantu meningkatkan suhu tubuh.

Di malam hari, suhu tubuh kita cenderung turun. Makanan pedas diyakini dapat membantu tubuh agar tetap hangat dan menjaga keseimbangan suhu tubuh. Rasa pedas juga dapat meningkatkan keringat dan membantu dalam proses detoksifikasi tubuh.

Kendati mitos ini belum secara ilmiah terbukti, masyarakat tetap meyakini dan terus menjalankan tradisi makan asinan di malam hari. Selain memberikan rasa kenyang dan kelezatan, asinan memiliki nilai budaya yang tinggi.

Makan asinan di malam hari bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga memperkuat ikatan antaranggota keluarga dan menjaga tradisi nenek moyang yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

 

Yuk, baca artikel mitos lainnya dengan mengikuti tautan ini.

Serunya Lari di Maybank Marathon

Video Populer

Foto Populer