Sukses


9 Tahun Bola.com Memberi Warna Sinergi yang Menginspirasi: Kami Datang, Hadir, Menyapa, Memberi, dan Mengisi

Bola.com, Jakarta - Langit cerah menyapa tanah Indonesia

Seluruh insan Nusantara kompak menyatukan jiwa

Selamat ultah ke-9 Bola.com tercinta

Selalu sukses jaya dan menginspirasi penggila olahraga

***

Kata orang, waktu berlalu tak terasa begitu cepat, begitu juga dengan rentang sembilan tahun. Namun, dari frasa awal kalimat tadi, ada yang tidak saya tak setuju. Satu yang pasti, sembilan tahun adalah periode yang 'sangat terasa' bagi saya. Periode tersebut memberi banyak kisah, warna, kebahagiaan, kegembiraan serta keberkahan.

***

Pada satu paragraf di atas, sengaja kami menggunakan kata ganti orang pertama tunggal, 'saya'. Bukan berarti tak memiliki arti, melainkan mengirim pesan yang sangat berarti bagi kami, setelah sembilan tahun, yang penuh dengan pesona informasi, edukasi dan inspirasi.

Hari ini, tepat sembilan tahun lalu, kami sepakat menjadikan momen tersebut sebagai hari jadi Bola.com. Tak terasa, puluhan ribu konten kami sudah menggema, tak hanya dari Titik Nol di Pulau Sabang sampai Merauke dan Pulau Rote, melainkan sampai ke Norwegia dan Alaska.

Sombong? Tidak juga. Jika melihat tools analisis, memang itulah adanya. Kalaupun alat analitik itu rusak atau error, bagi kami pun tak masalah. Setidaknya, seluruh konten kami bisa memberi manfaat bagi stakeholder utama yang sekaligus tercinta; pembaca dan klien.

Sembilan tahun lalu, kami membuka jendela Bola.com dengan unggahan pertama tentang sebuah kisah jalinan asmara. Konten bernuansa kedamaian, "Jenson Button Nikahi Pacar Seksinya," mendarat di laptop, tablet, ponsel sampai browser apapun pada siang hari, tepat pukul 12.00 WIB.

 

Artikel tersebut menjadi fondasi bagaimana kami berproduksi di kemudian hari. Tentu saja, pilihan konten perdana tersebut memberi banyak makna. Setidaknya, diksi 'nikahi' bisa memberi arti non-harfiah sebagai sebuah proses yang berujung manis, penuh idaman, berujung kebahagiaan dan memberi warna baru. Di Indonesia, 'nikah' identik dengan 'selamat menjalani dan menikmati hidup baru'.

Begitu juga dengan keberadaan Bola.com saat itu. Kami memutuskan berdikari, 'menikah' dengan pembaca dunia digital yang semakin bervariasi, agar bisa melakoni serta merasakan semangat dalam lajur baru. Tentu saja, itikad baik adalah sumber mas kawin utama, yang kami ejawantahkan dalam bentuk beragam konten dengan sebagian besar memberi vibes positif, plus memberi nilai lebih terhadap para klien yang bekerja sama dengan kami.

Kini, dalam sebuah keluarga baru, sembilan tahun Bola.com bersiap tinggal landas dengan semangat selalu memberi, menginspirasi dan mengajak mencetak warna sinergi. Artinya, kami akan selalu datang, hadir, menyapa, menyodorkan banyak warna di dunia olahraga, sekaligus mengisi serta menginfiltrasi alam pikiran pembaca agar punya semangat sejati setiap hari.

Jika pembaca hidup dalam alam filsafat, begitu dalam falsafah dari angka 9. Di sana, banyak komponen yang sangat berkorelasi dengan keluarga besar Bola.com, baik dari sisi masing-masing pribadi, berhubungan dengan orang lain, ataupun bertindak ketika memproduksi sajian. Di sanalah ada falsafah angka 9 yang menginspirasi: sifat suportif.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Selalu Berlari

Tak terbatas angan, kontribusi kami terlihat dengan berbagai langkah yang sesuai dengan filsafat 'laku 9'. Yup, di sanalah ada perlambang kesuksesan atau pencapaian tertinggi.

Sekadar mengajak bermain dan memberi senyuman, angka 9 selalu istimewa. Fakta membuktikan, penjumlahan dari 2 digit angka hasil perkalian angka 9 dengan angka lain, akan memberi jawaban atau hasil 9. Contoh nyata, 9x5=45, kalau dua angka hasil itu ditambahkan, 4+5, hasilnya 9. (Operasi matematika yang lain pikir sendiri ya)

Belum cukup betapa spesialnya angka 9. Ini ada contoh lagi. Penjumlahan dari hasil perkalian angka 9 dengan 2 digit, 3 digit atau bahkan 4 digit angka apapun, akan menghasilkan angka yang jika dijumlahkan lagi, akan bernilai 9. Ini mungkin agak ribet, tapi cukup seperti ini: 9x75 = 675. Nah, 6+7+5=18, lalu operasi penjumlahan terakhir 1+8=9.

Sifat operasional yang istimewa itulah yang selalu memberi kami inspirasi. Bukan hanya satu yang membuat kami selalu optimistis. Di sana ada penggabungan falsafah angka 9 berikutnya, yang ada dalam budaya kebijakan masyarakat Tiongkok kuno, yakni menandakan awal yang baru. Apalagi, jika diperdalam dan berbicara tentang simbolis, angka 9 mewakili puncak kebijaksanaan dan pengalaman.

Penggabungan beberapa 'penanda' di atas membuat Bola.com selalu berusaha agar seperti judul lagu yang sedang viral dari Ndarboy Genk, "Koyo Jogja Istimewa", yang bisa kami yakinkan kepada Sahabat Bola.com layak menjadi 'Koyo Bola.com Istimewa'.

Ketika kami berjalan selama sembilan tahun, Bola.com mengalami banyak momen. Di sana, ada percampuran beragam bukti yang memberi kami vitamin pendorong luar biasa agar selalu berkreasi setiap waktu. Perubahan demi perubahan, terutama dari sisi pembaca serta adaptasi teknologi, membuat Bola.com sanggup menggeliat untuk terus mencatatkan posisi kuat di hati pembaca.

Kondisi terkini Bola.com, selama 9 tahun berkarya dalam segala aspek, merealisasikan apa yang dalam angka 9 di falsafah Jawa. Di sana ada Nawa, yang menjadi simbol dari semangat serta kemuliaan. Lalu, ada juga persamaan kata dengan Hanggatra, yang menjurus kepada kesempurnaan. Terakhir, 'songo' dalam bahasa Jawa, punya makna bunga, yang menjadi representasi dari kata 'keindahan.'

 

3 dari 4 halaman

Selalu Ingin Bersinergi

Seabreg rona perjalanan selama 9 tahun itulah yang membuat Bola.com selalu ingin bersinergi, tak semata memberi lalu menyuruh pembaca sekadar menikmati. Pola kami datang, hadir, menyapa, memberi dan mengisi, akan selalu menjadi bagian dari sinergi itu sendiri.

Kami sadar, tanpa sinergi, Bola.com tak bisa memberi arti serta isi secara maksimal dalam sembilan tahun. Bukan berarti jika sudah terealisasi kami akan berhenti, justru sebaliknya. Situasi itulah yang membuat kami merilis semboyan ultah ke-9 Bola.com dengan 'Encouraging Us'.

Bagi kami, makna dua kata tersebut sangat mendalam. Kami tak ingin orang lain yang justru menderita, tapi kami ingin para pembaca tinggal duduk manis sembari menikmati secangkir teh Walini atau kopi Kapal Api (ini bukan iklan lho ya, sekadar cocok rimanya saja, hehehe...). Arti lain, pembaca tak perlu repot juga berselancar dan berinteraksi dengan kami.

Apa yang terjadi sepanjang tahun ini, atau setidaknya pada kuartal terakhir tahun lalu, membuat kami berpikir menyendiri. Para pelaku olahraga, baik atlet, pelatih, staf administrasi, ballboy sampai masseur, sukses membuat menciptakan 'Encouraging Us' di Bola.com.

Tentu saja, ketika tulisan ini terbit, publik Indonesia sedang euforia dengan prestasi timnas sepak bola Indonesia, baik di level senior maupun senior. Hype tinggi sejak awal tahun, sepertinya tak bisa tertandingi dengan kegembiraan yang lain.

Timnas Indonesia sanggup melangkah ke Babak 16 Besar Piala Asia 2023. Lalu, armada senior didikan Shin Tae-yong, juga tampil luar biasa dalam perjalanan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Bahkan, bukan tak mungkin bakal mencetak sejarah, setidaknya bisa lolos ke putaran terakhir kualifikasi zona Asia. Siapa tahu kan?

Lalu, ketika ultah ke-9 Bola.com, sedang terjadi momen yang membuat semua pihak kini berbicara sepak bola, terutama timnas. Ada yang pro dan kontra, itu sudah pasti. Tapi, semua itu terhempas dengan bukti prestasi Timnas Indonesia, meski ada di segmen Piala Asia U-23. Mereka sedang merintis jalan, tak sekadar rekor di kancah Asia, tapi juga jalan menuju cabang sepak bola Olimpiade!

Lalu, jangan lupakan juga beragam prestasi dari puluhan, atau bahkan mungkin ratusan, atlet Indonesia yang berjibaku di luar negeri dari banyak cabang. Bola.com menjadi saksi keberhasilan All Indonesian Final di final tunggal putra All England 2024. Kepakan sayap Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting membuat publik riang. Kini, publik berharap ke Chico Aura Dwi Wardoyo dan Alwi Farhan.

 

4 dari 4 halaman

Saksi Kejayaan dan Impian

Di Birmingham, Fajar Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengukir prestasi menawan ketika sukses mempertahankan gelar. Jika tahun 2023 mereka menundukkan sang senior, Hendra/Ahsan, edisi tahun ini Fajri menghajar pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Kini, publik berharap pasangan lain bisa terbang bersama Fajri, seperti Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana, Leo Carnando/Daniel Marthin dan anak muda, Sabar Karyaman Gutama/Reza Pahlevi. Nama terakhir menjadi jawara di Spain Masters 2024.

Gelombang semangat yang menjadi bagian dari spirit Bola.com juga datang dari perhelatan lain. Publik akan selalu menunggu sepak terjang jagoan tenis putri Indonesia, seperti sang peraih medali emas SEA Games 2023, Priska Madelyn Nugroho dan yang tengah wara-wiri di Eropa, Aldila Sutjiadi.

Jangan salah, asa cerah di dunia tenis juga tersaji di depan mata, dan Bola.com akan selalu menjadi bagian dari perjalanan tersebut. Simak saja, para jagoan junior sudah mulai berkembang, seperti di tunggal putri ada Noya Myeisha Nafeeza dan Johanna Nesya Rose. Lalu, ada pejuang tunggal putra junior yang siap berdiri sendiri, Ethan Jake Frans, Komang Bagus Wahyu Purustama dan masih banyak yang lain.

Keberadaan 9 Tahun Bola.com juga beriringan dengan semangat para atlet menembus prestasi dunia, termasuk Olimpiade. Publik pasti mengenal Rio Waida, yang tahun ini menjadi pengalaman musim kedua di Championship Tour, divisi tertinggi dalam liga selancar ombak dunia. Niatan Rio sama dengan Bola.com, yakni menggapai prestasi tinggi. Kalau kami demi pembaca, sementara Rio bertarung demi bangsa di kancah Olimpiade ataupun Championship Tour.

Belum cukup wadah 9 tahun Bola.com? Kami juga menjadi saksi, sekaligus mencuri ilmu spirit perjuangan serta berkreasi dari keberhasilan Timnas Esports Indonesia, ketika menjadi juara Piala Asia eFootball 2023. Trio Rizky Faidan, Elga Cahya dan Akbar Paudie, membersamai kami dengan pantang menyerah.

 

Sebenarnya, banyak lagi bukti yang membuat 9 tahun Bola.com memiliki tagline 'Encouraging Us'. Para atlet yang memberi kami semangat serta inspirasi juga datang dari cabang angkat besi, panjat tebing, catur, biliar sampai renang.

Nama seperti Rizki Juniansyah (angkat besi), Eko Yuli Irawan (angkat besi), Rahmat Erwin Abdullah (angkat besi), Rahmad Adi Mulyono (panjat tebing) , Veddriq Leonardo (panjat tebing) dan Desak Made Rita Kusuma Dewi (panjat tebing), sudah pasti menyapa kami dengan pesan penuh perjuangan.

Belum lagi rekan-rekan yang sudah berprestasi dahsyat dari cabang catur seperti Susanto Megaranto (Indonesia) Novendra Priasmoro (Indonesia), Yoseph Theolifus Taher (Indonesia), Aditya Bagus Arfan (Indonesia), Azarya Jodi Setyaki (Indonesia), Medina Warda Aulia (Indonesia) dan Gilbert Elroy Tarigan (Indonesia). Mereka adalah wakil Tanah Air yang luar biasa, termasuk dua jagoan catur yang masih junior, Laysa Latifah dan Satria Duta.

Keajaiban prestasi hasil kerja keras Felix Viktor Iberle kala menjadi pemenang kejuaraan dunia junior nomor 50 meter gaya dada putra, juga sanggup mengirim energi. Bayangkan saja, kumpulan nama-nama yang sudah tertera, dan ratusan atau ribuan yang tak sempat tersemat di sini, menjadi bagian dari perjalanan 9 tahun Bola.com.

Kini, kami akan selalu beriringan dengan falsafah 'Encouraging Us', yang selalu memberi seluruh keluarga besar Bola.com, spirit istimewa. Sifat itulah yang akan mendorong kami untuk selalu konsisten memberi konten terbaik bagi publik, dan melayani sepenuh hati untuk seluruh pihak yang bekerja sama, tak hanya tahun ini, tapi juga tahun ke-10, tahun ke-11, dan seterusnya.

Fase terakhir tulisan kami, terima kasih tak terhingga untuk seluruh Sahabat Bola.com yang sudah bersama kami selama 9 tahun ini. Terima kasih tak terhingga, karena Anda semua juga telah "Datang, Hadir, Menyapa, Memberi dan Mengisi" hari-hari Bola.com.

Salam Sehat, Salam Sukses, dan Salah Olahraga!

 

* Penulis adalah Editor Senior Bola.com, Nurfahmi Budiarto

Serunya Lari di Maybank Marathon

Video Populer

Foto Populer