Alwi Farhan Menyala di Istora: Lolos ke Semifinal Indonesia Masters 2026

Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, sukses mencatatkan pencapaian membanggakan dengan melangkah ke babak semifinal Indonesia Masters 2026.

Bola.com, Jakarta - Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, sukses mencatatkan pencapaian membanggakan dengan melangkah ke babak semifinal Indonesia Masters 2026.

Tampil di hadapan publik sendiri di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (23/1/2026), Alwi menundukkan wakil Jepang, Yushi Tanaka, lewat kemenangan dua set langsung dalam pertandingan yang berlangsung penuh intensitas.

Kemenangan ini terasa sangat spesial bagi Alwi. Selain memastikan tiket ke semifinal turnamen level Super 500, hasil tersebut juga menjadi momen “pecah telur” setelah sebelumnya selalu kalah dari Yushi Tanaka dalam dua pertemuan terdahulu. Dukungan luar biasa dari ribuan penonton Istora menjadi energi tambahan yang membantu Alwi tampil penuh determinasi hingga laga berakhir.

Usai pertandingan, Alwi mengaku sangat bersyukur bisa meraih kemenangan penting di depan pendukung sendiri. Ia mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya tidak berada dalam kondisi fisik ideal, namun berusaha memaksimalkan kemampuan yang dimiliki sepanjang pertandingan.

“Alhamdulillah sekali saya amat diberkati hari ini. Saya tidak dalam kondisi 100 persen, tapi saya mencoba memaksimalkan yang ada. Dukungan masyarakat Indonesia, khususnya yang di Istora, sangat membantu saya untuk tidak putus asa,” ujar Alwi.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 3 halaman

Kondisi Tak Ideal

Menurutnya, atmosfer Istora yang bergemuruh justru memberikan tekanan tersendiri bagi lawan. Alwi berharap dukungan penuh seperti ini dapat terus hadir di laga-laga berikutnya, terutama saat ia berjuang di fase krusial turnamen.

Alwi juga mengakui bahwa sepanjang pertandingan ia sempat merasakan ketidaknyamanan secara fisik. Meski demikian, tekad untuk terus berjuang membuatnya memilih bertahan dan mengerahkan seluruh kemampuan di lapangan.

“Saya tidak di dalam kondisi yang 100 persen, tapi ketika saya sudah turun di lapangan, win or nothing. Jadi main saja, saya bakal berusaha semaksimal mungkin. Selagi saya masih main berarti saya masih mau mencoba untuk menang,” tuturnya.

Perjuangan Alwi paling terasa pada set pertama yang berjalan sangat ketat. Ia harus berjuang hingga poin kritis sebelum akhirnya menutup set dengan skor 22-20. Alwi mengungkapkan bahwa ia sama sekali tidak merasa pertandingan berada dalam posisi aman, bahkan ketika sempat unggul.

“Mau ketinggalan berapa pun, selama shuttlecock belum jatuh, itu bakal saya kejar. Instruksi dan taktik dari coach sangat membantu, terutama untuk menjaga fokus dan tidak menyerah,” kata Alwi.

3 dari 3 halaman

Tantang Loh Kean Yew

Selain performa di lapangan, Alwi juga menyoroti peran penting pelatih tunggal putra Indonesia, Indra Wijaya, dalam pencapaiannya sejauh ini. Menurut Alwi, kehadiran sang pelatih membawa perubahan signifikan, bukan hanya dari sisi teknis permainan, tetapi juga dalam mengelola emosi dan mental bertanding.

“Ko Indra sangat disiplin dan tahu cara mengelola pemain. Dia bikin suasana latihan dan pertandingan jadi hangat dan nyaman. Masukannya bukan cuma teknis, tapi juga mental dan taktik,” jelas Alwi.

Ia menegaskan bahwa keberhasilannya melangkah hingga semifinal tidak terlepas dari kerja keras tim pelatih dan dukungan penuh tim pendukung PBSI. Dengan jadwal padat dan kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih, Alwi kini mengalihkan fokus pada pemulihan dan persiapan menghadapi laga berikutnya.

Di babak semifinal, Alwi Farhan dijadwalkan berhadapan dengan wakil Chinese Taipei, Chi Yu Jen. Pertandingan tersebut diprediksi akan kembali menjadi ujian berat, namun Alwi menegaskan siap memberikan yang terbaik demi melangkah lebih jauh di hadapan publik Istora.

Video Populer

Foto Populer