Debut Menang di ONE Friday Fights 175, Sanjaya Hutagaol Akhiri Paceklik Petarung Indonesia

Sanjaya Hutagaol kunci kemenangan via rear-naked choke atas Javier Cabrera di ONE Friday Fights 175, mengakhiri puasa kemenangan Indonesia sejak Feb 2023.

Bola.com, Jakarta - Sanjaya Hutagaol mengakhiri paceklik kemenangan Indonesia di ONE Championship. Pada debutnya di ONE Friday Fights 175, ia menaklukkan Javier Cabrera di Lumpinee Stadium, Bangkok, Thailand, Jumat (16/10/2026).

Kemenangan diraih lewat kuncian rear-naked choke pada ronde kedua. Petarung MMA asal Indonesia itu tampil disiplin dan efektif saat momentum datang.

Hasil ini menjadi penanda kebangkitan wakil Merah Putih di panggung MMA internasional. Performa Sanjaya juga memberi dorongan baru bagi kontingen Indonesia di ajang tersebut.

Sebelumnya, kemenangan terakhir Indonesia di ONE Championship dicatatkan Adrian Mattheis yang mengalahkan Zelang Zhaxi melalui knockout (KO) pada Februari 2023. Sejak saat itu, Eko Roni Saputra kalah melalui technical knockout (TKO) dari Lito Adiwang pada Mei lalu, sementara Susanti Ndapataka juga menelan kekalahan dalam penampilan debutnya pada bulan sebelumnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Sempat Tertekan, Sanjaya Hutagaol Bangkit pada Ronde Kedua

Laga kontra Cabrera tidak berjalan mudah bagi Sanjaya. Pada ronde pertama, ia menerima tendangan keras yang mengarah ke tubuhnya.

Cabrera memanfaatkan keunggulan jangkauan untuk menyerang dari jarak jauh. Dengan tinggi badan 174 sentimeter, petarung Spanyol itu unggul sekitar 11 sentimeter dari Sanjaya.

Kendati tertekan, Sanjaya tidak mengubah rencana permainan. Ia terus menutup jarak dan mencari peluang melakukan takedown ke atas kanvas.

Kesabaran itu berbuah pada ronde kedua. Sanjaya berhasil mengangkat tubuh Cabrera dan membantingnya ke kanvas untuk mengambil alih kendali pertarungan.

Saat lawan berusaha bangkit, petarung berjuluk Banteng Toba tersebut mendaratkan serangan lutut dari belakang sebelum kembali menjatuhkan Cabrera. Ia kemudian mengambil posisi di belakang dan mengunci leher lawan dengan teknik rear-naked choke.

Cabrera tak mampu keluar dari kuncian. Ia menyerah pada menit ke-2:52 ronde kedua, memastikan kemenangan untuk Sanjaya.

Rekor Sempurna Lewat Rear-Naked Choke

Kemenangan atas Cabrera menegaskan spesialisasi Sanjaya di pertarungan bawah. Catatan profesionalnya kini menjadi 6 kemenangan dan 1 kekalahan (6-1).

Seluruh enam kemenangan Sanjaya diraih melalui teknik rear-naked choke. Efektivitas kuncian tersebut kembali menjadi senjata andalannya di arena.

Bagi Cabrera, hasil ini adalah kekalahan pertama dalam karier profesionalnya. Sebelum bertemu Sanjaya, petarung Spanyol itu memiliki rekor sempurna tiga kemenangan tanpa kekalahan (3-0).

Bidik Kontrak Utama ONE Championship

Start positif di ONE Friday Fights 175 membuka jalan bagi Sanjaya untuk melangkah lebih jauh di ONE Championship.

Ajang ONE Friday Fights menjadi panggung pembuktian bagi para petarung yang ingin bersaing mendapatkan kontrak atlet utama ONE Championship. Kontrak tersebut memiliki nilai mencapai 100 ribu dolar AS atau sekitar Rp1,8 miliar.

Untuk meraih kesempatan itu, para petarung umumnya perlu menunjukkan performa konsisten dan mengoleksi kemenangan dalam sejumlah pertarungan.

Bagi Sanjaya, kemenangan atas Cabrera menjadi modal berharga untuk melanjutkan perjalanan kariernya. Selain memperbaiki rekor, hasil ini juga mengangkat kembali harapan terhadap kiprah petarung Indonesia di salah satu ajang bela diri campuran terbesar di dunia tersebut.

Video Populer

Foto Populer