Bernabeu Membara, Para Pemain Real Madrid Sakit Hati Disoraki Suporternya Sendiri

Real Madrid kembali ke Santiago Bernabeu dengan membawa beban berat setelah melewati periode terburuk mereka dalam beberapa pekan terakhir.

Bola.com, Jakarta - Real Madrid kembali ke Santiago Bernabeu dengan membawa beban berat setelah melewati periode terburuk mereka dalam beberapa pekan terakhir. Rentetan hasil mengecewakan di laga tandang membuat Los Blancos sadar betul bahwa respons publik akan menjadi ujian tersendiri.

Dalam hitungan hari, Real Madrid kehilangan segalanya. Mereka kalah dari Barcelona di final Piala Super Spanyol, memecat Xabi Alonso dari kursi pelatih, lalu tersingkir dari Copa del Rey. Semua terjadi dalam tempo singkat dan mengguncang stabilitas klub.

Situasi tersebut memuncak saat Madrid menjamu Levante. Alih-alih mendapat dukungan penuh, para pemain justru disambut dengan siulan, cemoohan, dan teriakan bernada protes dari tribun Bernabeu.

Atmosfer stadion pun berubah drastis. Sepanjang laga, tekanan dari suporter sendiri membuat pertandingan terasa seperti laga tandang bagi Real Madrid, mencerminkan jarak yang mulai terbentuk antara tim dan pendukungnya.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Ruang Ganti Real Madrid Dihantui Rasa Kecewa

Menurut laporan COPE, reaksi keras dari suporter ternyata memberi dampak emosional yang besar bagi para pemain Real Madrid. Meski telah memprediksi adanya ketidakpuasan, skala protes yang muncul tetap mengejutkan banyak pihak di internal klub.

Perasaan sedih, terkejut, dan kecewa menyelimuti ruang ganti serta jajaran manajemen. Para pemain mengaku tidak menyangka dukungan negatif itu berlangsung nyaris sepanjang 90 menit pertandingan.

“Jika Anda hanya bertepuk tangan saat kejayaan, tetapi menghilang saat kekalahan, maka Anda tidak pernah benar-benar menjadi bagian dari kami,” demikian perasaan yang berkembang secara internal di ruang ganti Real Madrid.

Para pemain merasa terpukul karena reaksi tersebut tidak berhenti di awal laga, melainkan terus berlanjut hingga akhir pertandingan, membuat mereka merasa tidak didukung ketika berada di masa sulit.

 

3 dari 4 halaman

Hubungan Pemain dan Suporter Kian Renggang

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran akan hubungan jangka panjang antara tim dan suporter. Ketegangan tersebut dinilai bisa semakin dalam jika performa Real Madrid tak kunjung membaik.

Saat ini, arah perubahan masih belum terlihat jelas. Masa depan hubungan antara pemain dan publik Bernabeu sepenuhnya bergantung pada hasil di lapangan, sesuatu yang untuk sementara belum menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.

Jika situasi ini terus berlarut, Bernabeu yang selama ini dikenal sebagai benteng mental Real Madrid justru bisa berubah menjadi tekanan tambahan bagi para pemainnya sendiri.

Sumber: Madrid Universal

4 dari 4 halaman

Persaingan di Liga Spanyol

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer