Barcelona Geram, Joan Laporta Soroti Peran Agen dalam Transfer Dro Fernandez ke PSG

Presiden Barcelona, Joan Laporta, kecewa terkait kepindahan gelandang muda Dro Fernandez ke Paris Saint-Germain (PSG).

Bola.com, Jakarta - Presiden Barcelona, Joan Laporta, secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya terkait kepindahan gelandang muda Dro Fernandez ke Paris Saint-Germain (PSG).

Laporta mengaku sejalan dengan rasa frustrasi yang sebelumnya ditunjukkan pelatih Hansi Flick, menyusul keputusan sang pemain yang memilih meninggalkan Camp Nou di usia sangat muda.

Dro Fernandez, yang dianggap sebagai salah satu talenta paling menjanjikan dari akademi La Masia, dipastikan akan bergabung dengan PSG setelah klub raksasa Prancis tersebut menyepakati pembayaran klausul pelepasan senilai 6 juta yang tercantum dalam kontraknya bersama Barcelona.

Kepindahan ini menjadi pukulan tersendiri bagi manajemen Blaugrana, yang sebelumnya merasa telah mencapai kesepakatan jangka panjang dengan sang pemain.

Dalam pernyataannya pada Minggu malam waktu setempat, Laporta tidak menutupi rasa kecewanya terhadap situasi yang terjadi.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Situasi Buruk

Ia menilai keputusan tersebut sebagai sesuatu yang tidak menyenangkan, terlebih karena Barcelona merasa telah menyiapkan rencana matang untuk masa depan Dro Fernandez di klub.

“Kami akan membahasnya ketika semuanya sudah benar-benar final. Dia telah mengumumkan bahwa dirinya tidak akan melanjutkan di Barcelona. Ini adalah situasi yang tidak menyenangkan,” ujar Laporta.

“Kami sebenarnya bisa memperbaiki situasi sesuai dengan apa yang sejak awal telah direncanakan. Ini sungguh sebuah kejutan bagi kami.”

Laporta kemudian mengungkapkan bahwa Barcelona sejatinya telah mencapai kesepakatan lain dengan Dro Fernandez, khususnya terkait masa depannya setelah sang pemain menginjak usia 18 tahun. Namun, rencana tersebut mendadak berantakan akibat keputusan yang datang dari pihak agen sang pemain.

“Kami sudah sepakat dengan solusi lain untuk Dro ketika dia berusia 18 tahun. Namun secara mengejutkan, agen pemain memberi tahu kami bahwa kesepakatan itu tidak bisa dihormati,” lanjut Laporta.

Miskomunikasi?

Pernyataan tersebut memperjelas adanya ketegangan di balik layar, terutama terkait komunikasi antara Barcelona dan perwakilan Dro Fernandez.

Situasi ini juga memunculkan kekecewaan besar di internal klub, mengingat Barcelona tengah berupaya keras mempertahankan talenta-talenta muda terbaik mereka di tengah kondisi finansial yang masih belum sepenuhnya stabil.

Meski demikian, Laporta menegaskan bahwa Barcelona akan tetap berusaha menyelesaikan proses kepindahan ini dengan cara yang paling baik dan profesional. Ia menekankan pentingnya menjaga citra klub serta hubungan baik dengan PSG, meskipun merasa dirugikan oleh situasi tersebut.

“Kami akan berusaha memastikan semuanya berakhir dengan cara terbaik bagi Barça,” tegas Laporta.

Dorong PSG

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Barcelona dilaporkan tengah mendorong PSG untuk menambahkan bonus sebesar 2,5 juta euro di luar klausul pelepasan utama. Langkah ini diambil bukan hanya demi keuntungan finansial tambahan, tetapi juga untuk menjaga hubungan institusional yang positif antara kedua klub.

Barcelona menyadari bahwa PSG merupakan salah satu kekuatan besar Eropa dan kerap terlibat dalam transfer pemain muda bertalenta. Dengan meminta tambahan bonus, Blaugrana berharap proses kepindahan Dro Fernandez dapat memberikan nilai yang lebih sepadan sekaligus menghindari potensi konflik berkepanjangan di masa depan.

Kasus Dro Fernandez kembali menyoroti tantangan besar yang dihadapi Barcelona dalam mempertahankan pemain muda mereka dari godaan klub-klub kaya Eropa. Meski La Masia tetap menjadi salah satu akademi terbaik di dunia, tekanan finansial dan klausul kontrak yang relatif rendah sering kali membuka celah bagi klub lain untuk merekrut talenta muda sebelum benar-benar matang di tim utama.

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer