Alejandro Balde Kirim Pesan Tegas, Barcelona Tak Gentar Hadapi Real Madrid

Alejandro Balde menegaskan Barcelona tak takut Real Madrid asuhan Jose Mourinho; fokus konsistensi di La Liga, target berkembang, dan puji Lamine Yamal.

Bola.com, Jakarta - Alejandro Balde menegaskan Barcelona tidak gentar menghadapi Real Madrid di La Liga, sekalipun rivalnya itu aktif berbenah pada bursa transfer musim panas dan kini dilatih Jose Mourinho. Bek kiri berusia 22 tahun itu percaya peluang meraih gelar tetap besar jika timnya konsisten.

Madrid menyambut musim baru dengan kedatangan sejumlah pemain anyar bersamaan dengan kehadiran Mourinho di kursi pelatih. Namun, Balde menilai Blaugrana harus menatap musim ini dengan fokus pada peningkatan performa sendiri.

Selain membahas persaingan dengan Madrid, Balde mengungkap target pribadinya untuk musim 2026-2027, membidik perkembangan berkelanjutan dan kontribusi lebih besar agar Barcelona menambah koleksi trofi. Ia juga menyoroti kekuatan skuad serta perkembangan Lamine Yamal.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Fokus Barcelona di La Liga, Bukan Real Madrid

Balde menyebut Madrid sebagai salah satu tim terbaik di dunia, tetapi menekankan hasil kompetisi akan dipengaruhi oleh cara Barcelona mengeksekusi permainan. Ia memandang duel El Clasico penting, namun bukan penentu tunggal dalam perebutan gelar.

Menurutnya, konsistensi sepanjang kalender kompetisi menjadi faktor krusial. Liga Spanyol berjalan panjang, sehingga hasil kandang-tandang melawan Madrid tidak cukup merefleksikan peluang juara tanpa stabilitas performa di pekan-pekan lain.

“Real Madrid tetaplah Real Madrid, salah satu tim terbaik di dunia. Namun kami harus fokus kepada diri sendiri. Jika kami melakukan segalanya dengan benar, kami bisa meraih hal-hal besar,” ujar Balde.

“Kami tidak takut kepada Real Madrid. Sepak bola dimainkan oleh 11 lawan 11, dan ketika berada di lapangan nama besar tidak berarti apa pun. Liga Spanyol berlangsung panjang dan kami hanya menghadapi mereka dua kali. Nasib La Liga bergantung kepada kami sendiri,” tegas Balde.

Bagi Balde, mentalitas untuk menjaga standar di setiap pertandingan menjadi pembeda. Ia menilai kehadiran Mourinho di Madrid dan aktivitas transfer rival tak mengubah prinsip dasar: Barcelona harus mengendalikan diri mereka sendiri.

Target Pribadi dan Ambisi Trofi Barcelona

Berstatus bek kiri muda, Balde menempatkan pengembangan diri sebagai prioritas. Di musim 2026-2027, ia ingin terus belajar demi mendorong level permainan pribadi dan membantu tim di berbagai ajang.

“Target pertama saya, seperti setiap musim, adalah terus berkembang dan terus belajar. Saya masih pemain muda, baru berusia 22 tahun, dan masih memiliki banyak ruang untuk berkembang,” kata Balde.

Ambisi kolektif juga tegas ia sampaikan. “Kami menjalani dua musim yang sangat baik bersama Hansi Flick dan hampir memenangkan semua gelar domestik dalam dua tahun terakhir. Kami menginginkan lebih dan ingin terus berada di jalur yang sama. Liga Champions memang kompetisi paling bergengsi dan menjadi target kami, tetapi kami tidak boleh terobsesi.

“Kami harus melangkah sedikit demi sedikit dan bekerja keras karena hasil akan datang dengan sendirinya. Kami juga memiliki delapan juara dunia yang kembali dengan kepercayaan diri tinggi dan skuad yang luar biasa. Saya yakin hal-hal besar menanti kami,” lanjut Balde.

Balde meyakini kedalaman skuad membuat Barcelona cukup kuat untuk kembali bersaing di semua kompetisi. Ia menilai kepercayaan diri dan kualitas individu yang merata menjadi modal untuk menjaga ritme kemenangan sepanjang musim.

Lamine Yamal di Mata Balde

Balde ikut menyoroti perkembangan Lamine Yamal yang terus menanjak. Ia melihat rekan setimnya itu memiliki potensi istimewa jika konsistensi dijaga dari musim ke musim.

“Apa yang sudah dia lakukan pada usia 19 tahun benar-benar luar biasa dan kami jarang melihat pemain seperti itu dalam dunia sepak bola. Jika dia menginginkannya dan menjadikannya sebagai target, dia bisa menjadi salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah,” ucap Balde.

“Dia adalah salah satu sahabat terbaik saya di ruang ganti, sosok yang rendah hati dan dekat dengan semua orang. Saya hanya bisa mengatakan hal-hal baik tentang dirinya,” tutur Balde.

Ketika ditanya soal duel keduanya di sesi latihan, Balde menjawab sambil tertawa bahwa menghentikan Yamal bukan perkara mudah, tapi tetap mungkin terjadi. “Ya, dia tetap bisa dihentikan, meskipun memang sulit. Kami sudah bermain bersama selama bertahun-tahun, dia mengenal saya dan saya juga mengenalnya,” kata Balde.

Persaingan Sengit di Liga Spanyol

Trilogi Sepak Bola Putri
Trilogi Sepak Bola Putri
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer